Wisata Unik Gunung Batutara di Lembata

Gunung Batutara (ist)
 Kabupaten Lembata, NTT memiliki satu tempat wisata unik, yakni di Gunung Api Batutara. Gunung berapi ini berada di Pulau Komba.Gunung tersebut terletak di Laut Flores sebelah utara Pulau Lembata.

Gunung Batutara adalah gunung dengan jenis stratovolcano. Berbagai jenis vegetasi menghiasi gunung Batutara. Letusan pertama yang diketahui terjadi pada tahun 1852 dengan menyemburkan lava. Letusan terakhir dari gunung Batutara terjadi pada tahun 2008.

"Keunikan Gunung Batutara adalah meletus setiap 20 menit, disertai lahar panas pijar membara dan membentuk bunga api yang indah disertai tsunami kecil tetapi tidak membahayakan dan dapat disaksikan dari jarak lebih kurang 20 meter," kata Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday beberapa waktu lalu.

Menurut Thomas, aktivitas gunung ini berlangsung sepanjang hari tiada henti. Paling indah disaksikan pada malam hari, terutama di saat magrib dan subuh.

Jarak tempuh dengan kapal cepat dari Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata sekitar 90 menit.

Gunung Ile Batutara merupakan salah satu dari tiga gunung di dunia dengan keunikan yang sama. Selain di Lembata, gunung unik berada di Sisilia dan Atlantik.

Pada tanggal 20 Oktober 2017, Gunung Ile Batutara dikunjungi oleh 35 wisatawan asing dari Amerika Latin.

"Kami mengajak semua wisatawan domestik untuk menjadi orang pertama yang mengunjungi dan menikmati keajaiban dan keunikan Ile Batutara, sebelum wisatawan mancanegara menikmatinya," sebutnya.

Wisatawan menyaksikan Gunung Batutara (ist)
Pada Sabtu (25/11/2017) lalu, keunikan Gunung Api Batutara mendapat penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2017 diserahkan di Jakarta. Penghargaan itu diserahkan Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara kepada para pemenang dari 15 kategori, juara favorit, dan juara umum.

Wakil Bupati Lembata Dr. Thomas Ola Langodai melalui menyatakan, menyambut baik penghargaan tersebut yang akan dijadikannya sebagai harapan bagi perkembangan pariwisata Lembata


"Tentu ini menjadi dorongan bagi kami di Lembata untuk memajukan pariwisata, ekonomi kreatif di Lembata, " katanya.

Dr.Thomas Ola juga berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga NTT mendapat tiga award dalam penganugerahan penghargaan tersebut yaitu Teluk Maumere sebagai destinasi menyelam terpopuler,  Gunung Api Batutara yg meletus setiap 20 menit di Lembata sebagai destinasi wisata unik terpopuler dan Pantai Tarimbang di Sumba Timur sebagai tempat selancar terpopuler.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Dr Marius Ardu Jelamu, Gunung Batutara yang meletus setiap 20 menit itu di Lembata mendapatkan branding sebagai destinasi unik terpopuler.

"Branding ini memperbesar popularitas dari tempat tersebut," kata Marius Jelamu yang dikonfirmasi Minggu (26/11 /2017).

Gunung Batutara (ist)
Marius mengatakan, dengan penghargaan ini maka diharapkan Pemkab Lembata memberikan perhatian penuh pada tempatnya ini. Terutama untuk jalan harus dipastikan bagus sehingga bisa menyaksikan tempat ini tidak hanya dari jalur laut. Sebab selama ini untuk melihat keindahan tempat wisata ini hanya menggunakan jalur laut.

"Kalau bisa buka jalan sehingga bisa menyaksikan keindahan ini dari darat juga, tidak hanya dari laut saja," katanya.

Khusus untuk Lembata, katanya, tidak hanya gunung Batutara tetapi juga gunung Ilelewo Tolok yang kawah bisa bermain bola karena seluas lapangan bola.

"Bisa ditata dengan lebih baik agar suatu saat bisa menjadi tempat wisata yang menarik bagi wisatawan sehingga ketika wisatawan ke Lembata tidak hanya melihat penangkapan ikan paus tapi bisa menikmati gunung api," ujarnya.

Penghargaan API 2017 melibatkan 214.000 pemilih melalui pooling online dengan 15 kategori yang ditawarkan.

Anda tertarik untuk menikmati sensasi wisata gunung berapi? Silakan berkunjung ke Gunung Batutara. (Kompas.com/dari berbagai sumber)
   

Sumber: Pos Kupang 17 Desember 2017 hal 4
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes