Profil Joe Biden (6): Presiden AS Tertua dan Kedua Beragama Katolik


Joe Biden

Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden  berperan besar dalam kampanye presiden 2016. Selama masa jabatan keduanya sebagai wapres, Biden sering disebut sedang mempersiapkan kemungkinan tawaran untuk pencalonan presiden dari Partai Demokrat 2016. 

Dukungan keluargaa,  teman, dan donatur serta menurunnya  peringkat elektabilitas  Hillary Clinton pada tahun 2015, membuat  Joe Biden sempat berpikir serius mempertimbangkan prospek ikut pencalonan tahun2016.

Hingga 11 September 2015, Biden masih belum yakin untuk mencalonkan diri. Kematian putranya ikut mempengaruhi keputusan Joe Biden.

Pada 21 Oktober 2015, berbicara dari podium di Rose Garden bersama istri dan Presiden Barack  Obama di sisinya, Joe Biden mengumumkan keputusannya tidak mencalonkan diri sebagai presiden pada 2016.  

Keputusan yang memberi jalan bagi Hillary Clinton maju bertarung melawan Donald Trump.

Pada Januari 2016, Joe Biden menegaskan bahwa itu adalah keputusan yang tepat.

Setelah  Obama mendukung Hillary Clinton pada 9 Juni 2016, Biden mendukungnya pada hari itu juga.  Sepanjang pemilu 2016, Joe Biden mengkritik keras lawan Hillary Clinton, Donald Trump, dalam istilah yang sering kali penuh warna.

Hasil Pilres AS 2016 memang menyakitkan kubu Partai Demokrat. Meskipun Hillary unggul popular vote namun kalah dari sisi elektoral sehingga memberi jalan bagi kemenangan Donald Trump.

Setelah meninggalkan jabatan wakil presiden tahun 2017, Joe Biden menjadi profesor di Universitas Pennsylvania, sambil terus memimpin upaya untuk menemukan pengobatan kanker. 

Biden menulis memoarnya Promise Me, Dad pada tahun 2017 dan mengikuti tur buku.  Biden memperoleh 15,6 juta dolar AS pada tahun 2017.

Pada tahun 2018, ia menyampaikan pidato menawan untuk teman dekatnya John McCain, senator AS dari Arizona. Dia  memuji pelukan McCain terhadap cita-cita Amerika dan persahabatan bipartisan. 

Joe Biden tetap berada di mata publik Amerika Serikat, mendukung kandidat sambil terus mengomentari politik, perubahan iklim, dan kepresidenan Donald Trump yang sedang berlangsung. 

Dia juga terus berbicara untuk mendukung hak-hak LGBT, melanjutkan advokasi tentang masalah yang menjadi fokusnya selama masa jabatannya sebagai wakil presiden. 

 Pada tahun 2019, Joe Biden dan istrinya melaporkan aset mereka telah meningkat menjadi antara 2,2 juta dan  8 juta dolar AS, berkat  ceramah dan kontrak untuk menulis satu set buku. 

Kampanye presiden 2020

Antara 2016 dan 2019, media Amerika Serikat  sering menyebut Joe Biden sebagai calon presiden pada 2020.  Ketika ditanya apakah dia akan ikut,  Joe Biden memberikan jawaban yang bervariasi dan ambivalen. 

Cukup sering Joe Biden berkata,  "jangan pernah katakan tidak pernah".  Sungguh bahasa seorang politisi kawakan.

Kadang dia berkata  tidak melihat skenario  dia akan mencalonkan diri lagi, tetapi beberapa hari kemudian, dia mengatakan,  "Saya akan mencalonkan diri jika saya bisa berjalan." 

Sebuah komite aksi politik yang dikenal sebagai Time for Biden dibentuk pada Januari 2018, mengusahakan agar Biden dapat ikut serta dalam perlombaan menuju Gedung Putih. 

Joe Biden mengatakan dia akan memutuskan ikut  mencalonkan diri atau tidak pada Januari 2019, tetapi tidak membuat pengumuman pada saat itu. 

Teman-teman dekatnya mengatakan dia "sangat dekat untuk mengatakan ya" tetapi prihatin tentang pengaruh pencalonan presiden terhadap keluarga dan reputasinya,  perjuangan penggalangan dana dan persepsi tentang usianya yang sepuh dan sentrisme relatifnya. 

Di sisi lain, Joe Biden mengaku  didorong untuk menjalankan tanggung jawabnya bagi negara, terutama melihat kinerja pemerintahan  Trump yang kurang memuaskan.

Apalagi calon  Demokrat lainnya minim pengalaman dalam hal kebijakan luar negeri.   Itulah yang membuat Joe Biden akhirnya memutuskan siap maju.

Ia meluncurkan kampanyenya menuju Gedung Putih  pada 25 April 2019.  Genderang perang melawan Trump bergaung.
 
Pada September 2019, dilaporkan bahwa Trump telah menekan presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menyelidiki dugaan pelanggaran oleh Joe Biden dan putranya Hunter Biden. 

Terlepas dari tuduhan tersebut, hingga September 2019, tidak ada bukti apapaun atas kesalahan  yang dilakukan Joe Biden.  

Media secara luas menafsirkan tekanan untuk menyelidiki Joe Biden sebagai upaya Donald Trump melukai peluang Biden memenangkan kursi kepresidenan. 

Tekanan itu berujung  skandal politik  dan pemakzulan Donald  Trump oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS. Dua kali malah hingga Trump merupakan presiden pertama yang dimakzulkan dua kali.

Mulai tahun 2019, Donald  Trump dan sekutunya secara keliru menuduh Biden memecat jaksa agung Ukraina Viktor Shokin karena dia diduga sedang melakukan penyelidikan terhadap Burisma Holdings, yang mempekerjakan Hunter Biden. 

Joe Biden dituduh menahan 1 miliar dolar AS  bantuan dari Ukraina dalam upaya ini. Pada 2015, Biden menekan parlemen Ukraina untuk mencopot Shokin karena Amerika Serikat, Uni Eropa, dan organisasi internasional lainnya menganggap Shokin korup dan tidak efektif. 

Khususnya karena Shokin tidak menyelidiki Burisma secara tegas.  Pemotongan bantuan sebesar  1 miliar dolar AS  adalah bagian dari kebijakan resmi ini. 

Sepanjang 2019, Joe Biden secara umum unggul atas kandidat Demokrat lainnya dalam jajak pendapat nasional.  Meskipun demikian, ia finis keempat di kaukus Iowa, dan delapan hari kemudian, kelima di primer New Hampshire. 

Dia tampil lebih baik di kaukus Nevada, mencapai 15 persen dukungan yang dibutuhkan untuk delegasi, tetapi masih berada di belakang Bernie Sanders dengan 21,6 poin persentase. 

Sukses menarik simpati pemilih kulit hitam di jalur kampanye dan dalam debat Carolina Selatan, Joe Biden memenangkan pemilihan pendahuluan Carolina Selatan dengan lebih dari 28 poin. 

Setelah penarikan dan dukungan berikutnya dari kandidat Pete Buttigieg dan Amy Klobuchar, dia memperoleh keuntungan besar dalam pemilihan primer Super Tuesday 3 Maret 2019.

Joe Biden memenangkan 18 dari 26 kontes berikutnya, termasuk Alabama, Arkansas, Maine, Massachusetts, Minnesota, North Carolina, Oklahoma, Tennessee, Texas, dan Virginia, menempatkannya di posisi teratas secara keseluruhan. 

Elizabeth Warren dan Mike Bloomberg segera keluar dari lomba, dan Biden memperluas keunggulannya dengan kemenangan atas Sanders di empat negara bagian (Idaho, Michigan, Mississippi, dan Missouri) pada tanggal 10 Maret 2019.

Ketika  Bernie Sanders menangguhkan kampanyenya pada 8 April 2020, Joe Biden menjadi calon presiden dari Partai Demokrat. 

Pada 13 April 2019, Bernie Sanders mendukung Biden dalam diskusi streaming langsung dari rumah mereka. Mantan Presiden Barack Obama mendukung Biden keesokan harinya. 

Pada Maret 2020, Joe Biden berkomitmen untuk memilih seorang wanita sebagai pasangannya.  
Pada bulan Juni, Biden memenuhi ambang batas 1.991 delegasi yang diperlukan untuk mengamankan nominasi presiden dari partai tersebut. 

Pada 11 Agustus 2020, ia mengumumkan Senator AS Kamala Harris dari California sebagai pasangannya, menjadikannya calon wakil presiden Amerika keturunan Afrika dan Asia Selatan pertama dengan tiket partai besar.

Pada 18 Agustus 2020, Biden secara resmi dinominasikan pada Konvensi Nasional Demokrat 2020 sebagai calon presiden dari Partai Demokrat pada pemilu 2020. 

Tuduhan kontak fisik yang tidak pantas

Joe Biden tidak terlepas dari tuduhan  melakukan kontak non-seksual yang tidak pantas, seperti berpelukan, berciuman, dan mencengkeram, dan sekali melakukan pelecehan seksual.  

Pada tahun 2015, serangkaian pengambilan sumpah dan acara lainnya saat Biden  menempatkan tangannya pada orang-orang dan berbicara dekat dengan mereka,  menarik perhatian pers dan  media sosial. 

Berbagai orang membela Joe Biden, termasuk seorang senator dan  Stephanie Carter. Carter yang fotonya dengan Biden menjadi viral,  menyebut foto itu sebagai "diambil secara menyesatkan dari momen lama antara teman dekat" . 

Pada 28 Februari 2016, Biden memberikan pidato tentang kesadaran pelecehan seksual di Academy Awards ke-88, sebelum memperkenalkan Lady Gaga. 

Pada Maret 2019, mantan anggota dewan Nevada, Lucy Flores, menuduh Biden telah menyentuhnya tanpa persetujuannya pada kampanye  2014 di Las Vegas. 

Dalam sebuah opini, Lucy  Flores menulis Biden telah berjalan di belakangnya, meletakkan tangan  di pundaknya, mencium rambutnya, dan mencium bagian belakang kepalanya.

Juru bicara Biden mengatakan Biden tidak mengingat perilaku yang dijelaskan Flores.

Dua hari kemudian, Amy Lappos, mantan asisten kongres Jim Himes, mengatakan Biden menyentuhnya dengan cara non-seksual tapi tidak pantas yaitu memegangi kepalanya saat acara  penggalangan dana politik di Greenwich pada 2009. 

Keesokan harinya, dua wanita lagi melapor dengan tuduhan melakukan tindakan yang tidak pantas. 

Caitlin Caruso berkata Biden meletakkan tangannya di pahanya, dan DJ Hill bilang Joe Biden mengusap tangannya dari bahu ke punggungnya. 

Pada awal April 2019, tiga wanita memberi tahu The Washington Post Biden telah menyentuh mereka dengan cara yang membuat mereka merasa tidak nyaman. 

April 2019, mantan staf Biden,  Tara Reade mengatakan bahwa dia merasa tidak nyaman pada beberapa kesempatan ketika Biden menyentuhnya di bahu dan lehernya selama bekerja di kantor Senat tahun 1993. 

Pada Maret 2020, Reade menuduhnya melakukan pelecehan seksual pada 1993.  Joe Biden dan tim kampanyenya dengan keras membantah semua tuduhan tersebut. 

Joe Biden meminta maaf karena tidak memahami bagaimana orang akan bereaksi atas tindakannya.  Dia mengatakan niatnya itu terhormat dan  dia akan lebih "memperhatikan ruang pribadi orang". 

Presiden terpilih Amerika Serikat

Joe Biden terpilih sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat pada 3 November 2020. 

Dia mengalahkan petahana, Donald Trump. Dia  menjadi kandidat pertama yang mengalahkan presiden yang masih duduk di Gedung Putih  sejak Bill Clinton mengalahkan George HW Bush pada tahun 1992. 

Joe Biden merupakan wakil presiden non-incumbent kedua, setelah Richard Nixon pada tahun 1968,  yang terpilih sebagai  presiden. 

Ia pun menjadi presiden Amerika Serikat tertua,   presiden pertama yang kampung halamannya adalah Delaware (meskipun ia lahir di Pennsylvania), dan presiden Amerika Serikat kedua yang beragama Katolik setelah John F Kennedy. 

Penghargaan

Joe Biden menerima Chancellor Medal (1980) dan George Arents Pioneer Medal (2005) dari Syracuse University. 

Pada tahun 2008, Biden menerima Penghargaan Kongres Terbaik dari majalah Working Mother untuk "meningkatkan kualitas hidup Amerika melalui kebijakan kerja yang ramah keluarga". 

Pun pada tahun 2008, ia berbagi dengan sesama senator Richard Lugar tentang penghargaan Hilal-i-Pakistan dari Pemerintah Pakistan, sebagai pengakuan atas dukungan mereka yang konsisten untuk Pakistan. 

Pada tahun 2009, Kosovo memberi Biden Medali Emas Kebebasan, penghargaan tertinggi di kawasan itu, atas dukungan vokal untuk kemerdekaannya pada akhir 1990-an. 

Joe Biden adalah penerima Hall of Fame Asosiasi Relawan Pemadam Kebakaran Delaware.  Dia dinobatkan sebagai Hall of Excellence Liga Kecil pada tahun 2009. 

Pada 15 Mei 2016, Universitas Notre Dame memberi Biden Medali Laetare, yang dianggap sebagai penghargaan tertinggi bagi umat Katolik Amerika Serikat. 

Medali tersebut secara bersamaan diberikan kepada John Boehner, ketua Dewan Perwakilan Amerika Serikat. 

Pada tanggal 25 Juni 2016, Joe Biden menerima Freedom of the City of County Louth di Republik Irlandia. 

Pada 12 Januari 2017, Obama mengejutkan Biden dengan menganugerahinya Presidential Medal of Freedom with Distinction‍ — ‌ untuk "kepercayaan pada sesama orang Amerika, untuk kecintaan Anda pada negara dan layanan seumur hidup yang akan bertahan dari generasi ke generasi". 

Itu adalah satu-satunya penghargaan Obama dari Medal of Freedom with Distinction; penerima lainnya termasuk Ronald Reagan, Colin Powell dan Paus Yohanes Paulus II. 

Pada 11 Desember 2018, Universitas Delaware mengganti nama Sekolah Kebijakan dan Administrasi Publiknya menjadi Sekolah Kebijakan dan Administrasi Publik Joseph R Biden Jr. Institut Biden bertempat di sana. 

Pada tanggal  10 Desember 2020, Joe  Biden dan Kamala  Harris bersama-sama dinobatkan Majalah Time sebagai Person of the Year.  (osi/wikipedia/berbagai sumber)

Profil Joe Biden (5): Nyaris Diganti Hillary Clinton pada Pilpres 2012


Joe Biden

Joseph Robinette Biden Jr atau  Joe Biden dua kali terpilih dalam Pilres AS  merupakan bukti betapa rakyat Amerika Serikat mendukung kepemimpinannya.

Tanggal 20 Januari 2009 Joe Biden resmi menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat. Pada hari yang sama Barack Obama dilantik sebagai presiden ke-44 Amerika Serikat menggantikan George W Bush.

Joe Biden merupakan wakil presiden ke-47 Amerika Serikat, ‌ wakil presiden pertama dari Delaware  dan wakil presiden Amerika Serikat pertama yang beragama Katolik Roma.

Pertama kali menjabat wapres, Joe Biden mengatakan dia bermaksud  menghilangkan beberapa peran eksplisit yang diambil oleh wakil presiden George W Bush, Dick Cheney, dan tidak juga tidak mau meniru wakil presiden sebelumnya. 

Dia memimpin tim transisi Obama dan  inisiatif  meningkatkan kesejahteraan ekonomi kelas menengah Amerika. 

Pada awal Januari 2009, dalam tindakan terakhirnya sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, ia mengunjungi para pemimpin Irak, Afghanistan dan Pakistan.

Barack Obama segera membandingkan Joe Biden dengan pemain bola basket "yang melakukan banyak hal yang tidak muncul di lembar statistik". 

Pada bulan Mei 2009, Joe Biden mengunjungi Kosovo dan menegaskan posisi AS tidak berubah mengenai kemerdekaannya.

Joe Biden kalah dalam debat internal dengan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton tentang pengiriman 21.000 tentara baru ke Afghanistan.

Namun,  sikap skeptisnya dihargai,  dan pada tahun 2009, pandangan Biden semakin berpengaruh saat Obama mempertimbangkan kembali strategi pemerintahannya di Afghanistan. 

Biden mengunjungi Irak kira-kira setiap dua bulan. Dia menjadi orang penting pemerintah AS dalam menyampaikan pesan kepada para pemimpin Irak tentang kemajuan yang diharapkan di sana. 

 Secara lebih umum, mengawasi kebijakan Irak menjadi tanggung jawab Joe Biden sebagai wapres kala itu. Presiden Barack Obama pernah berkata, "Joe, kamu lakukan untuk Irak." 

Pada tahun 2012, Biden  delapan kali berkunjung ke Irak, tetapi pengawasannya terhadap kebijakan AS di Irak surut seiring dengan keluarnya pasukan AS pada tahun 2011. 

Biden juga bertugas mengawasi belanja infrastruktur dari paket stimulus Obama yang untuk membantu melawan resesi yang sedang berlangsung. 

Dia  menekankan  hanya proyek yang layak yang mendapatkan pendanaan.  Dia berbicara dengan gubernur, wali kota, dan pejabat lokal lainnya dalam peran ini.  

Selama periode itu, Joe  Biden merasa puas bahwa tidak ada kasus pemborosan atau korupsi yang terjadi. 

Ketika  menyelesaikan perannya  itu pada Februari 2011, dia mengatakan jumlah insiden penipuan dengan uang stimulus kurang dari satu persen. 

Pada akhir April 2009 Joe Biden membuat pernyataan kontroversial atas pertanyaan mengenai wabah flu babi. 

Dia berkata akan menasihati anggota keluarga agar tidak bepergian dengan pesawat atau kereta bawah tanah. 

Gedung Putih bergerak cepat menarik kembali pernyataan tersebut. Kejadian ini menghidupkan kembali reputasi Joe Biden atas kesalahannya di masa lalu.  

Tetapi Biden selalu berusaha jujur. Dihadapkan dengan meningkatnya pengangguran hingga Juli 2009,  Joe Biden mengakui  pemerintah telah salah membaca betapa buruknya perekonomian,  tetapi pertahankan keyakinan bahwa paket stimulus akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Pada 23 Maret 2010, dalam acara yang disiarkan langsung televisi nasional, Joe Biden keceplos   di mikrofon, memberitahu presiden bahwa penandatanganan UU  Perlindungan Pasien dan Perawatan Terjangkau adalah masalah besar.

Sekretaris pers Gedung Putih Robert Gibbs menjawab di Twitter, "Dan ya Tuan Wakil Presiden, Anda benar ..." 

Terlepas dari kepribadian mereka yang berbeda, Barack  Obama dan Joe Biden menjalin persahabatan yang mesra. 

Sebagian didasarkan pada putri Obama, Sasha dan cucu perempuan Biden, Maisy, yang ke sekolah  bersama-sama. 

Anggota pemerintahan Obama mengatakan peran Biden di Gedung Putih adalah menjadi pelawan dan memaksa orang lain untuk mempertahankan posisi mereka. 

Rahm Emanuel, kepala staf Gedung Putih, mengatakan Joe Biden membantu melawan pemikiran kelompok yang mengkritisi pemerintah. 

Sekretaris pers Gedung Putih Jay Carney, mantan direktur komunikasi Biden, mengatakan Biden memainkan peran sebagai "orang jahat di Situation Room". 

Penasihat senior Obama lainnya mengatakan Biden "selalu siap untuk memastikan kami sejujur ​​mungkin secara intelektual." 

Obama berkata, "Hal terbaik tentang Joe adalah ketika kita mengumpulkan semua orang, dia benar-benar memaksa orang untuk berpikir dan mempertahankan posisi mereka, untuk melihat berbagai hal dari setiap sudut, dan itu sangat berharga bagi saya." 

Pada 11 Juni 2010, Joe Biden mewakili Amerika Serikat pada upacara pembukaan Piala Dunia di Afrika Selatan.  Dia menonton  pertandingan Inggris vs Amerika Serikat. Dia juga mengunjungi Mesir, dan Kenya.

Keluarga Biden mempertahankan suasana santai di kediaman resmi di Washington, sering kali menghibur cucu mereka, dan secara teratur kembali ke rumah pribadi di Delaware. 

Joe Biden berkampanye keras untuk Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu 2010, mempertahankan sikap optimisme menghadapi prediksi kerugian besar  partai tersebut. 

Pada Maret 2011, Obama mendelegasikan Biden  memimpin negosiasi antara Kongres dan Gedung Putih dalam menyelesaikan tingkat pengeluaran federal untuk sisa tahun itu. 

Pada Mei 2011, sebuah "panel Biden" dengan enam anggota kongres mencoba untuk mencapai kesepakatan bipartisan demi  menaikkan pagu utang AS sebagai bagian dari rencana pengurangan defisit secara keseluruhan. 

Dia sukses menjalankan perannya melobi. Kongres AS sepakat dengan pemerintahan Obama.

Biden menghabiskan sebagian besar waktu untuk tawar-menawar dengan Kongres tentang masalah hutang siapapun di pemerintahan. 

Seorang staf  Partai Republik berkata, "Biden adalah satu-satunya orang dengan otoritas negosiasi yang nyata, dan McConnell  tahu bahwa kata-katanya baik. Dia adalah kunci dari kesepakatan itu." 

Pernikahan Sesama Jenis

Pada bulan  Oktober 2010, Biden mengatakan Obama telah memintanya untuk tetap menjadi pasangannya untuk pemilihan presiden 2012.

Tetapi dengan popularitas Obama yang menurun, Kepala Staf Gedung Putih William M Daley melakukan beberapa jajak pendapat rahasia dan penelitian kelompok fokus pada akhir 2011 tentang ide  menggantikan Biden  dengan Hillary Clinton. 

Gagasan tersebut dibatalkan ketika hasilnya tidak menunjukkan perbaikan yang berarti bagi elektabilitas Barack Obama. 

Pada bulan Mei 2012 Wapres Joe Biden mengeluarkan pernyataan yang kontroversial soal pernikahan sesama jenis.

Meski Joe Biden  tidak secara tegas mengatakan mendukung pernikahan sesama jenis, namun diksi yang dia pakai  "nyaman saja"  dengan pernikahan sesama jenis  bikin  geger. 

Isu tersebut  sontak  menjadi perhatian publik dan secara politis tidak menguntungkan citra pemerintahan Obama.

Joe Biden membuat pernyataannya tanpa persetujuan pemerintah. Barak Obama dan para pembantunya cukup kesal. 

Uniknya Joe Biden sebelumnya telah menasihati Presiden Obama agarmenghindari masalah tersebut. jangan sampai membuat para pemilih dari kalangan  Katolik Amerika Serikat tersinggung. Ya, Gereja Katolik memang tidak menyetujui pernikahan sesama jenis.

Atas pernyataan kontroversialnya itu, Joe  Biden meminta maaf kepada Obama secara pribadi karena telah berbicara lancang.  Obama mengakui secara terbuka bahwa permintaan maaf Joe Biden itu dilakukan dari hati. 

Insiden tersebut menunjukkan Joe  Biden kadang masih kurang disiplin menyampaikan pesan publik yang berdampak luas. Majalah Time menulis, "Semua orang tahu kekuatan terbesar Biden juga merupakan kelemahan terbesarnya." 

Meski hubungannya dengan Obama kerap terganggu, Joe Biden tetap dinominasikan untuk masa jabatan kedua sebagai wakil presiden pada Konvensi Nasional Demokrat bulan September 2012.  

Pada 6 November 2012, Obama dan Biden terpilih kembali  untuk masa jabatan periode kedua. Mereka meraih dukungan 332 dari 538 suara Electoral College dan 51 persen  suara populer. 

Pada bulan Desember 2012, Obama menunjuk Biden  memimpin Satuan Tugas Kekerasan Senjata, yang dibentuk untuk mengatasi penyebab kekerasan senjata di Amerika Serikat setelah kasus penembakan Sekolah Dasar Sandy Hook. 

Joe Biden dilantik untuk masa jabatan kedua sebagai wapres   20 Januari 2013, pada sebuah upacara kecil di Lingkaran Observatorium Nomor Satu, kediaman resminya. 

Upacara  pelantikannya dipimpin Hakim Sonia Sotomayor. Sementara  upacara publik berlangsung pada  21 Januari 2013.  (osi/wikipedia/berbagai sumber)

Sumber: Tribun Bali

Profil Joe Biden (4): Pernyataannya Membuat Barack Obama Frustrasi


Joe Biden

Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden resmi menjabat sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat  tanggal 20 Januari 2021.

Jabatan tertinggi Joe Biden sebelum ini adalah wakil presiden ke-47 AS  selama dua periode pemerintahan Presiden Barack  Obama 2009-2017. 

Joe  Biden dengan Barack Obama memiliki hubungan yang unik.  Mereka sesungguhnya bukan teman dekat sejak lama.

Momentum Pilpres AS justru mendekatkan hubungan keduanya.  Joe Biden  tidak mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 1992. Alasannya antara lain karena dia  tidak  mendukung Perang Teluk. 

Dia juga tidak mencalonkan diri ptahun 2004 karena dia yakin hanya memiliki sedikit kesempatan untuk menang. Dia tetap melayani negara dengan sebaik-baiknya sebagai senator.

Baru pada bulan Januari 2007, Joe Biden menyatakan pencalonannya untuk  pemilu 2008. 

Selama kampanye Joe  Biden memusatkan perhatian pada Perang Irak, reputasinya sebagai ketua komite Senat AS,  dan pengalamannya yang kata dalam soal kebijakan luar negeri.nya. 

Joe Biden menolak spekulasi bahwa ia mungkin menjadi Sekretaris Negara. Dia hanya fokus  pada kursi kepresidenan Amerika Serikat.

Pada medio  2007, Joe Biden menekankan keahlian kebijakan luar negerinya dibandingkan dengan Obama. Dia mengatakan, "Saya pikir dia bisa siap, tapi sekarang saya tidak percaya dia." 

Joe  Biden mengatakan Barack  Obama meniru beberapa ide kebijakan luar negerinya.

Joe  Biden terkenal karena satu kalimatnya selama kampanye tahun itu. Pada satu sesi debat dia mengatakan tentang kandidat Republik Rudy Giuliani: "Hanya ada tiga hal yang dia sebutkan dalam sebuah kalimat: kata benda, dan kata kerja dan 9/11." 

Secara keseluruhan cara debat Joe Biden adalah campuran yang efektif antara humor dan ketajaman. dan komentar yang sangat disiplin. 

Joe Biden kesulitan mengumpulkan dana, dia pun gagal mendapatkan daya tarik, kalah dibandingkan Obama dan Senator Hillary Clinton yang lebih terkenal. 

Dukungan untuk Joe Bien tidak pernah naik di atas satu digit dalam jajak pendapat nasional  untuk kandidat Partai Demokrat. 

Dalam kontes pertama pada 3 Januari 2008, Joe Biden menempati posisi kelima di kaukus Iowa, mengumpulkan kurang dari satu persen dari delegasi negara bagian. Dia memutuskan mundur dari perlombaan malam itu.

Meskipun gagal,  kampanye Joe Biden tahun 2008 meningkatkan posisinya di dunia politik. Secara khusus, hal itu mengubah hubungannya dengan Barack  Obama. 

Meskipun mereka pernah bertugas bersama di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, mereka tidak dekat. Joe Biden membenci Obama yang cepat naik menjadi bintang politik Amerika,   sementara Obama memandang Biden sebagai orang yang cerewet dan menggurui. 

Setelah mengenal satu sama lain selama tahun 2007, Obama menghargai gaya kampanye Biden dan daya tariknya bagi pemilih kelas pekerja. Joe Biden mengatakan yakin Obama adalah bakal menjadi kandidat Demokrat.

Tak lama setelah Joe Biden mundur dari pemilihan presiden 2008, Obama secara pribadi mengatakan dia tertarik untuk memberikan  tempat penting bagi Joe Biden dalam pemerintahannya. 

Joe Biden menolak permintaan pertama Obama untuk menjadi calon  wakil presiden. Dia khawatir kehilangan  posisinya di Senat AS. Tetapi dia kemudian berubah pikiran. 

Dalam wawancara 22 Juni 2008, Joe Biden mengatakan meskipun dia tidak aktif mencari  pencalonan wakil presiden, dia akan menerimanya jika ada tawaran.

Pada awal Agustus 2008, Obama dan Biden bertemu secara rahasia untuk membahas kemungkinan tersebut,  dan mengembangkan hubungan pribadi yang makin kuat. 

Pada 22 Agustus 2008,  Barack Obama mengumumkan Joe Biden akan menjadi pasangannya sebagai calon wakil presiden. 

The New York Times melaporkan  strategi di balik pilihan tersebut mencerminkan keinginan Obama  berduet dengan seseorang yang kuat dalam hal  kebijakan luar negeri dan pengalaman keamanan nasional. Biden bukan dipilih untuk memenangkan swing state atau untuk menekankan pesan "perubahan" Obama. 

Sisi  lain menunjukkan daya tarik Biden kepada pemilih kelas menengah dan kerah biru, serta kesediaannya secara agresif menantang calon dari Partai Republik John McCain dengan cara yang kadang tampak tidak nyaman bagi Obama. 

Saat menerima tawaran Obama, Biden mengesampingkan kemungkinan mencalonkan diri sebagai presiden lagi patahun 2016. Namun,  komentarnya belakangan berubah.

Joe Biden secara resmi dicalonkan sebagai wakil presiden Amerika Serikat 27 Agustus 2008 melalui pemungutan suara di forum Konvensi Nasional Partai Demokrat di Denver. 

Kampanye wakil presiden Biden mendapatkan sedikit visibilitas media, karena perhatian pers  jauh lebih besar kepada pasangan dari Partai Republik, Gubernur Alaska Sarah Palin. 

Selama satu minggu di bulan September 2008, misalnya,  Pew Research Center menemukan Joe Biden hanya disertakan dalam lima persen dari cakupan perlombaan, jauh lebih sedikit daripada tiga kandidat lainnya.

Namun, Joe Biden fokus  kampanye di wilayah negara bagian yang mengalami kesulitan ekonomi dan mencoba untuk memenangkan hati kaum Demokrat kerah biru, terutama mereka yang telah mendukung Hillary Clinton. 

Joe Biden menyerang McCain dengan gencar meskipun memiliki persahabatan pribadi yang telah lama terjalin.  Dia berkata, "Orang yang dulu saya kenal, dia telah pergi. Hal itu benar-benar membuat saya sedih." 

Pada 2 Oktober 2008,  Joe Biden berpartisipasi dalam debat calon wakil presiden dengan Sarah Palin di Universitas Washington di St. Louis. 

Jajak pendapat pascadebat menunjukkan,  meski Sarah Palin melampaui ekspektasi banyak pemilih, Biden telah memenangkan debat tersebut secara keseluruhan. 

Selama hari-hari terakhir kampanye, ia berfokus pada area yang berpenduduk sedikit, lebih tua, dan kurang makmur di medan pertempuran sengit  terutama Florida, Ohio, dan Pennsylvania.

Jajak pendapat menunjukkan  dia makin populer dan mendongkrak elektabilitas  Obama.

Biden  juga berkampanye di beberapa negara bagian yang menjadi basis Republik  serta di daerah dengan populasi Katolik yang besar. 

Di bawah instruksi tim  kampanye, Joe Biden menjaga pidatonya tetap singkat dan  menghindari komentar sembarangan, seperti tentang Obama yang sedang diuji oleh kekuatan asing segera setelah menjabat.

Secara pribadi, pernyataan Joe Biden sempat membuat Obama frustrasi.  Staf kampanye Obama menyebut kesalahan Biden sebagai "bom Joe". Joe Biden tidak mendapat informasi tentang diskusi strategi, yang bikin Biden kesal. 

Hubungan antara keduanya  tegang selama sebulan, sampai akhirnya Joe Biden meminta maaf kepada  Obama dan keduanya membangun kemitraan yang lebih kuat. 

 Di depan umum, ahli strategi Obama David Axelrod mengatakan peringkat popularitas Biden yang tinggi melebihi komentar yang tidak terduga. 

Secara nasional  Joe Biden meraih  peringkat kesukaan 60 persen dalam jajak pendapat Pew Research Center, unggul jauh  dibandingkan dengan 44 persen  untuk Sarah Palin. 

Pada  Pilres AS  4  November 2008, Obama dan Biden terpilih dengan 53 persen  suara populer dan 365 suara elektoral dibandingkan  173 suara elektoral yang diraih calon Partai Republik, McCain – Palin. 

Joe Biden mencalonkan diri kembali untuk kursi Senat AS serta untuk wakil presiden, hal itu diizinkan oleh undang-undang Delaware. 

 Pada tanggal 4 November 2008, ia juga terpilih kembali sebagai anggota  Senat AS, mengalahkan Christine O'Donnell dari Partai Republik. 

Tapi dia harus memilih.  Pada 15 Januari 2009,  Joe Biden  mengundurkan diri dari Senat AS.

Dalam acara perpisahan yang emosional, Joe Biden berkata, "Setiap hal baik saya telah melihatnya terjadi di sini, setiap langkah berani yang diambil selama lebih dari 36 tahun saya berada di sini, tidak berasal dari penerapan tekanan oleh kelompok kepentingan, tetapi melalui pematangan hubungan pribadi. "

Gubernur Delaware Ruth Ann Minner ditunjuk penasihat lama Biden Ted Kaufman untuk mengisi kursi Senat Biden yang kosong di Senat AS. (osi/wikipedia/berbagai sumber)

Sumber: Tribun Bali

Profil Joe Biden (3): Berjuang Menuju Gedung Putih Sejak 1987


Joe Biden
Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden berjuang menuju Gedung Putih sangat panjang dan berliku. 

Kegagalan demi kegagalan menyertainya. Dia jatuh bangun. Joe Biden secara resmi mengumumkan pencalonannya untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat 1988 pada tanggal 9 Juni 1987. 

 Waktu itu Biden dianggap sebagai kandidat kuat karena citranya yang moderat, kepiawaian berbicara, profilnya yang tinggi sebagai ketua Komite Kehakiman Senat pada sidang nominasi Mahkamah Agung Robert Bork. D

ia disebut-sebut akan menjadi orang termuda kedua yang terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat setelah John F Kennedy. Popularitasnya meningkat pesat pada kuartal pertama tahun 1987 dibandingkan dengan kandidat Partai Demokrat lainnya. 

 Pada bulan Agustus 1987, pesan kampanyenya dianggap membingungkan dan pada bulan September tahun yang sama dia dituduh menjiplak pidato pemimpin Partai Buruh Inggris Neil Kinnock. 

 Awal tahun itu ia juga menggunakan bagian dari pidato Robert F Kennedy tahun 1967 (yang disalahkan para pembantunya) dan kalimat singkat dari pidato pengukuhan John F Kennedy. 

 Joe Biden menjawab tudingan itu dengan mengatakan politisi sering mengutip satu sama lain tanpa memberikan kredit. Saingannya untuk pencalonan presiden, Jesse Jackson pun telah menunjukkan bahwa dia menggunakan materi yang sama digunakan Biden. 

 Beberapa hari kemudian, terjadi insiden di sekolah hukum. Dia disebut mengambil teks dari artikel Review Hukum Fordham dengan kutipan yang tidak memadai dipublikasikan. Joe Biden diminta mengulang kursus dan lulus dengan nilai tinggi. 

Atas permintaan Biden, Dewan Tanggung Jawab Profesional Mahkamah Agung Delaware meninjau insiden tersebut dan menyimpulkan bahwa dia tidak melanggar aturan.

 Para pesaingnya tak henti-hentinya menyoroti masa lalu Joe Biden. Pada tanggal 23 September 1987, Joe Biden akhirnya menarik diri dari pencalonan kandidat presien Partai Demokrat. Dia menyebut pencalonannya telah dibanjiri bayangan berlebihan tentang kesalahan masa lalunya. 

 Menjalani Operasi Otak

 Pada Februari 1988 Joe Biden naik meja operasi setelah berulang kali mengalami nyeri leher yang sangat parah. 

 Joe Biden dilarikan dengan ambulans ke Walter Reed Army Medical Center untuk operasi otak yaitu memperbaiki aneurisma berry intrakranial yang bocor. Operasi berjalan sukses namun saat pemulihan ia menderita emboli paru, komplikasi yang serius. 

 Setelah aneurisma kedua dioperasi pada Mei 1988, masa penyembuhan Joe Biden butuh waktu lama. Pemulihannya pascaoperasi otak membuat Joe Biden menjauh dari tugasnya sebagai anggota Senat AS selama tujuh bulan. 

 Ada cerita lain saat dia menjalani operasi otak tahun 1988 itu. Kepada dokter dan para medis Joe Biden meminta agar mereka melakukan operasi secara hati-hati. karena yang dioperasi itu suatu saat mungkin akan menjadi Presiden Amerika Serikat.

 Joe Biden merupakan anggota Komite Senat Kehakiman paling lama. Dia memimpin komite itu dari tahun 1987 sampai 1995 dan menjadi anggota minoritas dari 1981 sampai 1987 dan dari 1995 sampai 1997. 

 Sebagai ketua, Joe Biden memimpin dua sidang konfirmasi Mahkamah Agung AS yang sangat kontroversial. Ketika Robert Bork dinominasikan pada tahun 1988, Biden membatalkan persetujuannya‍. 

 Kaum konservatif di Senat AS marah tetapi pada penutupan dengar pendapat, Joe Biden dipuji karena keadilan, humor dan keberaniannya. 

 Menolak argumen beberapa lawan Bork, Joe Biden membingkai keberatannya terhadap Bork dalam hal konflik antara orisinalisme kuat Bork dan pandangan bahwa Konstitusi AS memberikan hak atas kebebasan dan privasi di luar yang disebutkan secara eksplisit dalam teksnya.

 Nominasi Bork ditolak di komite dengan suara 9–5 dan kemudian di Senat penuh, 58–42. Joe Biden juga lama menjadi anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat. Ia menjadi anggota minoritas pada 1997, dan memimpinnya dari Juni 2001 hingga 2003 dan 2007 sampai 2009.

 Dia bekerja sama secara efektif dengan Partai Republik dan kadang berani melawan elemen partainya sendiri. Selama periode itu Joe Biden bertemu setidaknya 150 pemimpin dari 60 negara dan organisasi internasional. 

Dia menjadi tokoh Demokrat yang terkenal tentang kebijakan luar negeri AS. Joe Biden menentang otorisasi untuk Perang Teluk pada tahun 1991, berpihak pada 45 dari 55 senator Demokrat. 

Dia mengatakan AS menanggung hampir semua beban dalam koalisi anti-Irak. Joe Biden tertarik pada Perang Yugoslavia setelah mendengar tentang pelanggaran Serbia selama Perang Kemerdekaan Kroasia tahun 1991. 

 Setelah Perang Bosnia meletus, Biden adalah orang pertama yang menyerukan kebijakan "angkat dan serang" untuk mencabut embargo senjata, melatih Muslim Bosnia dan mendukung mereka dengan serangan udara NATO, dan menyelidiki kejahatan perang. 

 Pemerintahan George H W Bush dan pemerintahan Clinton sama-sama enggan untuk menerapkan kebijakan tersebut karena takut terjerat Balkan. 

 Pada bulan April 1993, Joe Biden menghabiskan satu minggu di Balkan dan mengadakan pertemuan tiga jam yang menegangkan dengan pemimpin Serbia Slobodan Milošević. 

 Biden menceritakan bahwa dia telah memberi tahu Milošević, "Saya pikir Anda penjahat perang dan Anda harus diadili." Joe Biden menulis amandemen pada tahun 1992 untuk memaksa pemerintahan Bush mempersenjatai orang-orang Bosnia. 

 Namun ditunda pada tahun 1994 dengan sikap yang agak lebih lunak yang disukai pemerintahan Clinton, sebelum menandatangani pada tahun berikutnya untuk tindakan yang lebih kuat yang disponsori Bob Dole dan Joe Lieberman. Keterlibatannya tersebut membuat upaya penjaga perdamaian NATO yang sukses. 

Joe Biden menyebut perannya dalam mempengaruhi kebijakan Balkan pada pertengahan 1990-an sebagai momen paling membanggakan dalam kehidupan publik, terkait kebijakan luar negeri. 

 Pada tahun 1999, selama Perang Kosovo, Biden mendukung pemboman NATO 1999 di Republik Federal Yugoslavia. 

 Dia ikut mensponsori bersama John McCain Resolusi McCain-Biden Kosovo, yang meminta Presiden Clinton menggunakan semua kekuatan yang diperlukan, termasuk pasukan darat, untuk menghadapi Milošević atas tindakan Yugoslavia terhadap etnis Albania di Kosovo. 

 Reputasi Joe Biden 

 Terpilih menjadi senator AS pada tahun 1972, Biden terpilih kembali pada tahun 1978, 1984, 1990, 1996, 2002, dan 2008. 

Dia selalu memperoleh dukungan suara sekitar 60%. Joe Biden secara konsisten menduduki peringkat satu anggota Senat yang paling tidak kaya. 

 Merasa pejabat publik yang kurang kaya mungkin tergoda untuk menerima kontribusi sebagai imbalan atas bantuan politik, ia mengusulkan langkah-langkah reformasi keuangan kampanye selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

 Penulis politik Howard Fineman menulis, "Biden bukan seorang akademisi, dia bukan pemikir teoretis, dia seorang polisi jalanan yang hebat. Dia berasal dari barisan panjang pekerja di Scranton — penjual mobil, dealer mobil, orang yang tahu caranya melakukan penjualan. Dia memiliki bakat Irlandia yang luar biasa. "

 Kolumnis politik David S Broder menulis, Joe Biden telah tumbuh seiring waktu:" Dia menanggapi orang-orang nyata — yang selama ini konsisten. Dan kemampuannya untuk memahami dirinya sendiri dan menghadapi politisi lain menjadi jauh lebih baik.

 " James Traub menulis," Biden adalah tipe orang yang pada dasarnya bahagia yang bisa bermurah hati terhadap orang lain seperti dirinya sendiri. 

 Pada tahun 2006, kolumnis surat kabar Delaware, Harry F. Themal menulis Joe Biden "menempati pusat Partai Demokrat yang masuk akal". 

 Wolf Blitzer menggambarkan Joe Biden sebagai orang yang banyak bicara. Dia sering menyimpang dari ucapan yang disiapkan dan terkadang "menginjakkan kaki di mulut". The New York Times menulis bahwa "filter lemah Biden membuatnya mampu mengaburkan hampir semua hal". (osi/wikipedia/berbagai sumber) 

 Sumber: Tribun Bali

Profil Joe Biden (2): Sangat Mengasihi Keluarganya

 

Joe Biden 

Joe Bie menikah dengan Neilia Hunter (1942–1972) pada tanggal  27 Agustus 1966. Hunter adalah mahasiswi  Syracuse University. 

Meski sempat mengalami kendala, Neilia Hunter akhirnya bisa mengatasi keengganan orang tuanya untuk menikah dengan Joe Biden, seorang penganut Katolik Roma yang taat.  

Penerimaan sakramen pernikahan Joe Biden-Neilia Hunter berlangsung  di sebuah gereja Katolik di Skaneateles, New York.

Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak yaitu Joseph R   Biden III (1969–2015), Robert Hunter Biden (lahir 1970), dan Naomi Christina  Biden (1971–1972).

Pada tahun 1968, Joe Biden memperoleh gelar Juris Doctor dari Syracuse University College of Law. Dia memang bukan tergolong mahasiswa yang sangat menonjol. 

Saat di sekolah, ia menerima penundaan wajib militer. Selanjutnya diklasifikasikan sebagai tidak bisa mengikuti  dinas militer karena sakit asma. 

Pada tahun 1968, Biden bekerja di sebuah firma hukum Wilmington yang dipimpin tokoh Partai Republik lokal William Prickett.  Kala itu Joe Biden sempat menganggap diri saya sebagai seorang Republikan. 

Maklum dia kurang menyukai gaya politik rasial konservatif Gubernur Delaware dari Partai Demokrat Charles L  Terry. Joe Biden mendukung tokoh  Republikan yang lebih liberal, Russell W Peterson, yang mengalahkan Terry pada tahun 1968.

Joe Biden direkrut Partai Republik setempat tetapi terdaftar sebagai seorang Independen karena ketidaksukaannya pada calon presiden dari Partai Republik Richard Nixon. 

Pada tahun 1969, Joe Biden mulai  mempraktikkan ilmu hukum perdana sebagai pembela umum. Dia bergabung dengan  firma  hukum yang dipimpin   seorang Demokrat yang aktif secara lokal.

Itulah sebabnya Joe Biden kemudian didaftarkan kembali sebagai kader Demokrat. Dia dan rekan pengacara lain  membentuk firma hukum sendiri.  Pendapatannya pas-pasan saja.   Dia menambah penghasilan dengan mengelola properti.

Belakangan Joe Biden terpilih menduduki kursi dewan daerah di distrik kekuasaan Republik yaitu New Castle County, Delaware. 

Sambil mengemban tugasnya sebagai anggota dewan, dia masih mempraktikkan hukum hingga  tahun 1972.   

Pada tahun 1972, Joe Biden mengalahkan petahana Republikan J  Caleb Boggs untuk menjadi senator junior AS dari Delaware. Dialah satu-satunya Demokrat yang bersedia menantang Boggs. 

Dia berkampanya tanpa modal uang yang memadai. Banyak yang menganggap dia sulit menang. Kenyataan justru sebaliknya. Pendekatannya yang humanis membuat para pemilih simpati.

Kematian istri dan anak perempuannya

Pada 18 Desember 1972, hanya beberapa minggu setelah pemilu, kedukaan melanda keluarga Joe Biden.

 Istri Joe Biden Neilia Hunter dan putrinya Naomi yang baru berusia satu tahun meninggal dunia  dalam kecelakaan mobil saat berbelanja Natal di Hockessin, Delaware. 

Mobil station wagon Neilia ditabrak truk traktor-trailer saat dia keluar dari persimpangan jalan. 

Putra mereka, Beau dan Hunter, selamat dari kecelakaan itu dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka-luka.

Beau patah kaki dan luka lainnya, sedangkan Hunter mengalami patah tulang tengkorak ringan dan cedera kepala lainnya.  Keduanya pulih setelah menjalani perawatan.

Joe Biden  sangat terpukul karena kehilangan istri dan anaknya. Dia hampir saja mengundurkan diri  dari jabatannya sebagai senator demi  merawat kedua anaknya. Tetapi Pemimpin Mayoritas Senat AS Mike Mansfield membujuknya sehingga dia mengurungkan niatnya.

Bertahun-tahun kemudian, Joe Biden mengatakan dia telah mendengar sopir truk itu diduga minum alkohol sebelum tabrakan tersebut. 

Namun, keluarga pengemudi truk membantah klaim itu, dan polisi tidak pernah bisa membuktikannya. Joe Biden kemudian meminta maaf kepada keluarga tersebut. 

Joe Biden dilantik sebagai anggota Senar AS pada  5 Januari 1973 oleh sekretaris Senat Francis R Valeo di Delaware Division of the Wilmington Medical Center. 

Kedua putranya hadir dalam pelantikan tersebut. Ada  Beau yang kakinya masih belum pulih akibat  kecelakaan mobil, Hunter dan anggota keluarga lainnya. 

Pada usia 29 tahun, Joe Biden menjadi senator termuda keenam dalam sejarah Amerika Serikat. 

Joe Biden adalah pria penyayang keluarga. Demi tetap merawat kedua putranya setiap hari, Joe  Biden bepergian dengan kereta api antara rumahnya di Delaware dan Washington  DC. 

Dia menghabiskan waktu 90 menit sekali jalan.  Hebatnya lagi dia  mempertahankan kebiasaan ini selama 36 tahun di Senat AS.  Padahal kalau mau dia bisa tinggal di Kota Washington sehingga lebih dekat ke tempat kerja.

Lima  tahun setelah kepergian sang istri untuk selama-lamanya, Joe Biden menikah lagi dengan Jill Tracy Jacobs, seorang guru.  Mereka bertemu  tahun 1975 pada sebuah momen kencan buta. 

Setelah menjalin hubungan selama dua tahun  Joe Biden-Jill Tracy Jacobs menikah di kapel Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York 17 Juni  1977.  Keluarga Katolik ini selalu menghadiri misa di St. Joseph di Brandywine  Greenville, Delaware.  

Joe Biden memuji  peran dan dukungan  Jill Tracy Jacobs untuk  pembaruan minatnya pada politik dan menjalani kehidupan.

Putri mereka Ashley Blazer (lahir 1981)  adalah pekerja sosial.  Beau Biden menjadi Pengacara Hakim Angkatan Darat di Irak dan kemudian Jaksa Agung Delaware;  dia meninggal karena kanker otak pada tahun 2015.  Hunter Biden adalah pengacara dan pelobi Washington. 

Dari tahun 1991 hingga 2008, Joe  Biden mengajar bersama dalam seminar tentang hukum konstitusional di Fakultas Hukum Universitas Widener.  Sering terjadi daftar tunggu dalam seminar tersebut. 

Selama tahun-tahun awalnya di Senat AS, atensi Joe Biden berfokus pada perlindungan konsumen dan masalah lingkungan serta menyerukan akuntabilitas pemerintah yang lebih besar. 

Dalam sebuah wawancara tahun 1974, ia menggambarkan dirinya liberal dalam hak-hak sipil dan kebebasan, kekhawatiran bagi warga lansia  dan perawatan kesehatan tetapi konservatif dalam masalah lain, termasuk aborsi dan wajib militer. 

Dalam dekade pertamanya di Senat, Biden fokus pada pengendalian senjata. 

Setelah Kongres gagal meratifikasi Perjanjian SALT II yang ditandatangani tahun 1979 oleh Perdana Menteri Soviet Leonid Brezhnev dan Presiden Jimmy Carter, Biden bertemu  Menlu Uni Soviet Andrei Gromyko untuk mengomunikasikan keprihatinan Amerika, dan mengamankan perubahan yang membahas keberatan Komite Hubungan Luar Negeri Senat. 

Ketika pemerintahan Ronald  Reagan ingin menafsirkan perjanjian SALT I 1972 secara longgar untuk memungkinkan pengembangan Inisiatif Pertahanan Strategis, Joe Biden berargumen untuk kepatuhan ketat terhadap perjanjian tersebut. 

Dia menjadi sorotan publik besar ketika  mengecam Menteri Luar Negeri George Shultz pada sidang Senat atas dukungan pemerintahan Reagan di Afrika Selatan meskipun kebijakan apartheid masih berlanjut kala itu. (osi/wikipedia/berbagai sumber)

 Sumber: Tribun Bali

Profil Joe Biden (1): Menjadi Senator pada Usia 29 Tahun

 


Joe Biden 

Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden akan dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat  ( AS) tanggal 20 Januari 2021.

Dalam pemilihan presiden Amerika Serikat  ( Pilpres AS ) bulan November 2020,  pria kelahiran 20 November 1942 ini mengalahkan presiden petahana Donald Trump.

Menelusuri profil Joe Biden, kita akan mengetahui bahwa dia  bukanlah orang baru di pemerintahan Amerika Serikat.

Politisi Partai Demokrat itu sudah makan asam garam. Pengalamannya segudang. Dia terjun di panggung politik sejak usia masih belia.

Joe Biden menjabat sebagai wakil presiden ke-47 AS  selama dua periode pemerintahan Presiden Barack  Obama 2009-2017. Dia bahkan sudah mewakili Delaware di Senat Amerika Serikat sejak tahun  1973 hingga 2009.

Joe Biden dibesarkan  di Scranton, Pennsylvania, dan New Castle County, Delaware. Dia belajar di University of Delaware sebelum memperoleh gelar sarjana hukum dari Syracuse University pada tahun 1968. 

Menurut catatan wakipedia,  tahun 1970 Joe Biden terpilih sebagai Penasihat New Castle County. Dua tahun kemudian dia menjadi senator termuda keenam dalam sejarah  Amerika.

Joe Biden  yang kini  berusia 78  akan  menjadi presiden tertua dalam sejarah AS.

Joe Biden  terpilih menjadi Senat AS dari Delaware tahun 1972. Saat itu umurnya baru  29 tahun. Cukup lama dia menjadi anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat hingga  menjadi ketua komite. 

Joe Biden menentang Perang Teluk  tahun 1991 dan mendukung perluasan aliansi NATO ke Eropa Timur dan intervensinya dalam Perang Yugoslavia tahun 1990-an. 

Dia mendukung resolusi yang mengesahkan Perang Irak pada tahun 2002, dan kemudian menentang gelombang pasukan AS  tahun 2007. 

Biden  memimpin Komite Kehakiman Senat AS tahun 1987 hingga 1995, menangani banyak masalah semisal kebijakan narkoba, pencegahan kejahatan, dan kebebasan sipil. 

Pun memimpin upaya mengesahkan UU Pengendalian Kejahatan dan Penegakan Hukum dengan Kekerasan dan UU Kekerasan terhadap Perempuan; mengawasi enam sidang konfirmasi Mahkamah Agung AS, termasuk persidangan kontroversial untuk Robert Bork dan Clarence Thomas.

Joe Biden sudah lama berjuang menuju Gedung Putih. Kegagalan mewarnai langkahnya.  Dia gagal mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Demokrat pada tahun 1988. Kegagalan serupa terjadi lagi sepuluh tahun kemudian (2008).

Joe Biden enam kali terpilih menjadi anggota Senat AS. Dia merupakan senator paling senior keempat saat mengundurkan diri untuk menjabat sebagai wakil presiden tahun 2008. Joe Biden dan Obama terpilih kembali pada Pilres AS  2012. 

Sebagai wakil presiden, tugas Joe  Biden mengawasi belanja infrastruktur tahun 2009 untuk melawan Resesi Hebat. 

Dia merupakan negosiator ulung.  Negosiasinya dengan anggota Kongres dari Partai Republik meloloskan undang-undang termasuk Undang-Undang Bantuan Pajak 2010, yang menyelesaikan kebuntuan perpajakan; Undang-Undang Pengendalian Anggaran tahun 2011  dan American Taxpayer Relief Act of 2012.

Dia memimpin upaya  mengesahkan perjanjian New START Amerika Serikat – Rusia dan membantu merumuskan kebijakan AS terhadap Irak melalui penarikan pasukan AS tahun 2011. 

Setelah kasus  penembakan Sekolah Dasar Sandy Hook, dia memimpin Gugus Tugas Kekerasan Senjata. Pada Januari 2017, Obama menganugerahi Biden Presidential Medal of Freedom.

Pada bulan April 2019, Joe Biden mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden AS 2020 melawan Presiden Donald Trump dari Partai Republik.

Bulan Juni 2020, Joe Biden  mencapai ambang batas delegasi yang diperlukan untuk mengamankan pencalonannya dari Partai Demokrat.

Pada bulan Agustus 2020, ia mengumumkan pilihan Senator Kamala Harris dari California sebagai pasangan calon wakil presiden. Pilihan yang tepat. Pasangan Biden-Harris = meraih dukungan suara mayoritas pada Pilpes AS 3 November 2020.

Anak Tertua

Joseph Robinette Biden Jr  lahir pada  20 November 1942  di Rumah Sakit St. Mary di Scranton, Pennsylvania. 

Joe Biden merupakan buah kasih pasangan Catherine Eugenia "Jean" Biden  dan Joseph Robinette Biden Senior. 

Sebagai anak tertua dalam keluarga Katolik, Joe Biden memiliki seorang saudara perempuan, Valerie, dan dua saudara laki-laki bernama Francis dan James. 

Ibunya Jean adalah wanita keturunan Irlandia, sedangkan ayahnya Joseph Biden Sr  memiliki keturunan campuran Irlandia, Inggris, dan Prancis. 

Ayah Biden awalnya berkecukupan  lalu mengalami  masalah  keuangan tak lama setelah kelahiran Joe  Biden. Selama beberapa tahun keluarga tersebut tinggal bersama  kakek nenek dari pihak ibu Joe Biden.  

Krisis ekonomi melanda Scranton  tahun 1950-an  memaksa ayah Joe Biden kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.

Mulai tahun 1953, keluarga tersebut tinggal di sebuah apartemen di Claymont, Delaware, kemudian pindah ke sebuah rumah di Wilmington, Delaware. 

Biden Senior selanjutnya sukses menjadi seorang penjual mobil bekas, mempertahankan keluarga dalam gaya hidup kelas menengah Amerika.

Joe Biden remaja doyan main sepak bola dan bisbol. Di Archmere Academy di Claymont, Joe Biden adalah pemain tengah  yang menonjol di tim sepak bola sekolah menengah. Dia  juga bermain bisbol. 

Jiwa kepemimpinannya sudah tampaj sejak usia muda. Di sekolah menengah dia terpilih menjadi ketua kelas. Dia lulus sekolah menengah pada tahun 1961. 

Di Universitas Delaware, Joe Biden  memperoleh gelar Bachelor of Arts pada tahun 1965. Dia mengambil jurusan ganda dalam sejarah dan ilmu politik, dan minor dalam bahasa Inggris. Dia memiliki nilai rata-rata C dan peringkat 506 di kelasnya dengan 688 siswa. 

Joe Biden memiliki masalah dalam berkomunikasi yaitu gagap. Namun,  hal itu telah membaik sejak usia dua puluhan. Dia mengurangi kegagapan dengan membaca puisi di depan cermin. (osi/wikipedia/berbagai sumber)

Sumber: Tribun Bali

Watublapi

 

NAMA harumnya berembus jauh ke seluruh persada Nusa Bunga. Melekat kuat dalam benak dan hati banyak orang, termasuk kami para bocah berseragam putih merah yang kerap ke sekolah beratap ilalang tanpa alas kaki di penghujung 1970-an.

Watublapi! Nama itu begitu populer. Mengalahkan nama kampungku yang permai di kaki pegunungan Ndura dengan susur alur sungainya yang mengalir sampai jauh hingga Muara Lia Tola, Watuneso di timur Lio, Flores.

Ingat Watublapi, ingat kakao, cengkeh, lamtoro, terasering dan seabrek praktik cerdas yang membuat tanah gersang menjadi hijau menawan hati. Bumi yang seolah tanpa harapan berubah melahirkan senyum dan tawa ceria. 

Ayahku sering bercerita tentang kiprah tokoh tersebut dalam aneka kegiatan kemasyarakatan. Pun kepada kami putra-putrinya. 

“Sang gembala yang luar biasa,” kata ayahku. Sungguh namanya jadi buah bibir, terutama setelah kepahitan busung lapar di wilayah Paga 1978. 

Peristiwa itu membuka mata hati, pikiran dan aksi konkret masyarakat Flores memperlakukan alam secara lebih bijaksana demi kesejahteraan hidup. 

Puji Tuhan setelah 1978, Flores belum pernah lagi masuk halaman koran, majalah, layar televisi, audio radio dan media online tentang adanya busung lapar.

Karya sang tokoh di Watublapi menjadi inspirasi. Ditiru dan dipraktikkan masyarakat di berbagai pelosok Kabupaten Sikka, Ende bahkan seluruh Pulau Flores, dan daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) lainnya.

Berkat bimbingan dan motivasinya, masyarakat mau bekerja keras menaman aneka pohon dan tanaman berguna di atas lahan kering dan gersang. 

Sungai kering selama bertahun-tahun akhirnya basah jua. Sumber mata air tumbuh di mana-mana. Air yang menghidupkan bumi dan seisinya.

Sang tokoh tak sekadar berkotbah di mimbar gereja. Menyebut ayat kitab suci. Dia ikut masuk kebun, menyiangi rumput, meramas tanah berlumpur. Mandi keringat bersama umatnya yang sederhana.

Dia pun tak hanya beraksi di ladang ilalang. Karya sosialnya segudang termasuk mengurus anak-anak telantar. 

Sang gembala juga berperan sebagai pendidik, guru, pemimpin yang melahirkan para pemimpin masa depan Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur bahkan Indonesia. 

Murid-muridnya berbakti di aneka lapangan hidup. Ada yang jadi anggota Dewan, birokrat, guru, aktivis sosial, pengusaha bahkan kepala daerah. 

Saya ingat beberapa di antaranya seperti Romanus Woga (kini Wakil Bupati Sikka), mantan Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Rafael Raga, dan Paolus Nong Susar (mantan Wabup Sikka).

Tokoh luar biasa itu bernama Heinrich Bollen, seorang pastor dari kongregasi Serikat Sabda Allah (bahasa Latin: Societas Verbi Divini, disingkat SVD). Dia lahir di negeri adidaya sepak bola dunia, Jerman.

Heinrich Bollen lahir di Landstuhl Jerman, 2 Juli 1929 dari pasangan Johann Bollen dan Katharina Leithesiser. Dia merupakan anak kedua dari enam bersaudara. 

Konon dia penggemar berat sepak bola. Klub idolanya Bayern Muenchen. Ya, kami sama-sama pemuja Die Rotten. Hehehehe…

Dalam keluarga inti akrab disapa Heinrich. Setelah dewasa khususnya di kalangan masyarakat Maumere dan Sikka lebih tenar menyapa dia, tuan (g) Bollen atau Pater Bollen.

Bollen bertumbuh dalam suasana perang dunia. Saat usia 15 tahun, dia menjadi relawan Palang Merah. 

Malah pernah ditangkap tentara musuh Jerman lalu dilepaskan lagi. Semula dia bercita-cita menjadi dokter. Tapi pupus seiring waktu.

Setelah lulus SMA tahun 1947, Bollen masuk Seminari Tinggi dan Novisiat di St Agustin tahun 1951. Tanggal 10 Mei 1958 ia ditahbiskan menjadi imam SVD. Setahun kemudian tepatnya 14 Agustus 1959, Heinrich Bollen diutus menuju tanah misi Indonesia.

Dia rupanya berjodoh dengan Pulau Flores, khususnya Sikka. Hampir seluruh karya pastoralnya di wilayah tersebut. Tahun 1960-1962, ia menjabat Pastor Pembantu Paroki St Yoseph Maumere. 

Tahun 1962-1974 menjadi Pastor Paroki Watublapi. Tahun 1967-1974 menjadi delegatus sosial (delsos) Keuskupan Agung Ende untuk wilayah Maumere. 

Ia sempat menjadi pastor umat Jerman di Jakarta, pastor pariwisata Indonesia Timur, Ketua Pembina Yaspem Maumere serta tugas-tugas lainnya.

Nah, mengenai kiprah Pater Heinrich Bollen, SVD, saya berterima kasih kepada abang rasa kawan, Paolus Nong Susar yang menghadiakan saya buku yang disuntingnya berjudul: Berkhotbah di Ladang Ilalang (Penerbit Ledalero, 2008).

Buku tersebut berisi kumpulan karya pastoral P Heinrich Bollen, SVD di tanah misi Pulau Flores. Buku setebal 121 halaman itu terdiri dari tiga bagian utama dilengkap testimoni dari banyak tokoh mengenai karya Pater Bollen.

Mantan Menteri Lingkungan Hidup RI, Emil Salim mengenal sosok Pater Bollen yang pernah menerima Kalpataru itu secara baik. Emil Salim melukiskan kekagumannya sebagai berikut.

Di hulu Sungai Batik Wair di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, rakyat berkelompok membangun teras dan menanam pohon di bawah bimbingan Pater Bollen, seorang pemimpin Gereja di sana.

Tanah NTT kering gersang dihempas angina panas dari gurun Australia, Di atas tanah kering ini, alang-alangpun segan hidup. Dan tanpa tanaman tidak ada hewan, tanpa tanaman dan hewan tidak ada kehidupan manusia. Tapi berkat kerja keras bertahun-tahun, Sungai Batik Wair dialiri air kembali. Juga di musim kemarau rakyat bisa tersenyum kembali (Berkhotbah di Ladang Ilalang, hal 104).

Pada perayaan pesta perak imamat Pater Bollen di Watublapi, 28 Mei 1983, Uskup Agung Ende Mgr. Donatus Djagom, SVD memuji dalam nada puitik.

Dalam rangka pesta perak Imamat Pater Heinrich Bollen dan pemberkatan gedung Gereja Paroki Watublapi, manusia berdendang dan melagukan pujian bagi Tuhan. Pujian dan syukur karena umat Watublapi mendapat anugerah iman dan imam.

Karena Imam Yubilaris (Pater Bollen) sudah dengan tabah hati membangun paroki dan umatnya ke arah peningkatan penghayatan iman dan peningkatan taraf hidup. Manusia bersuara memuji Tuhan. 

Cengkeh, lamtoro, kakao memuji dan berlagu pujian bagi Pencipta dan Yubilaris. Karena mereka berguna bagi rakyat Watublapi dan sekitarnya, malah sampai jauh-jauh di seluruh Flores dan pulau-pulau lain. Yubilaris mewartakan Tuhan. Cengkeh, kakao dan lamtoro mewartakan Yubilaris (halaman 101).

Drs. Daniel Woda Palle adalah Bupati Sikka yang sukses menghijaukan wilayah itu lewat program lamtoronisasi. 

Woda Palle berterima kasih kepada Pater Bollen atas praktik cerdasnya di Watublapi yang menginspirasi. Testimoni lainnya dari Mantan Gubernur NTT, Ben Mboi, Mantan Menteri Dalam Negeri Soeparman, J Mannes Tiwang (mantan ketua DPRD Sikka) dan masih banyak lagi.

Membaca buku karya Paolus Nong Susar menghadirkan kesan sangat kaya tentang Heinrich Bollen. Ada yang bilang dia pater “kakao”, pater “lamotoro”, pater “cengkeh”, pastor “petani”, pastor “pengasuh anak”, pastor “kampung”, pastor “salah ambil jurusan”, pastor “dermawan”, pastor “blusukan dari rumah ke rumah” dan lainnya.

Kesan beragam kiranya lumrah. Yang pasti sebagai imam, Pater Bollen mewariskan karya pastoral yang kontektual. Sesuai kebutuhan masyarakat di zamannya. Pioner pembangunan sejati. Dia guru yang tidak menggurui melulu. Dalam bahasa khas umat Katolik, dia memang sungguh gembala yang baik,

Lukisan Nong Susar tentang sosoknya mengena di hati.

“Bollen berjalan keliling menemui anak-anak burung pipit yang tak pernah sepi berkaok dan mencabik tirai gelagah. Suara mereka memang tak menghalilintar. Tapi cicitannya lirih menyapu langit. Bollen tak jemu-jemunya naik turun gunung untuk mencari dan mendapati anak-anak, tua muda serta laki perempuan yang tengah bergelut dan bergulat dengan situasi padang gurun nan kembara.”

Kembara dan pengembaraan Heinrich Bollen berakhir tiga hari menjelang Natal. Sang empunya kehidupan memanggil pulang hambaNya itu pada Selasa, 22 Desember 2020 di Maumere. 

Waktu Tuhan adalah yang seindah-indahnya. Pater Bollen mengakhiri ziarah hidup pada umur 91 tahun lebih. Usia yang panjang bagi manusia.

Pater Bollen sudah menunaikan tugas pastoralnya yang paripurna di ladang ilalang Nusa Bunga yang dia cintai sampai akhir hayatnya. 

Anak Jerman ini sudah memberi diri sehabis-habisnya demi kesejahteran sesama serta keagungan Sang Pencipta. 

Requiescat in Pace.


Kupang, 23 Desember 2020

Dion DB Putra

Pilkada di Zona Merah

 


TINGGAL hitungan  menit sebanyak 270 daerah, yakni 9 provinsi, 34 kota, dan 224 kabupaten di Indonesia akan melaksanakan  Pilkada serentak di tengah pandemi Covid-19.

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  pun tak ketinggalan.  Sebanyak sembilan dari 22 kabupaten/kota di NTT menyelengarakan Pilkada tahun ini yaitu Kabupaten  Manggarai Barat (Mabar), Manggarai, Ngada, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Sabu Raijua, Sumba Timur, dan Kabupaten Sumba Barat.

NTT kini zona merah.  Hampir merah total.  Hingga 7 Desember 2020,  tinggal Alor satu-satunya kabupaten di bumi Flobamora yang nihil kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sampai awal pekan lalu, Kabupaten Sabu Raijua sempat bertahan hijau. Tapi akhirnya jebol juga pada 3 Desember 2020.

Bagaimanapun  pelaksanaan  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tengah pandemi  Covid-19 menebarkan kecemasan terutama pada hari H 9 Desember 2020 serta eurofia sesudahnya. 

Fakta selama tahapan Pilkada serentak 2020 sudah memperlihatkan Pilkada musim ini  jauh dari kata aman alias bebas penularan Covid-19. Tak kurang, enam calon maupun bakal calon yang meninggal dunia karena tertular virus corona. 

Jumlah calon yang positif Covid-19 jauh lebih banyak yakni 63 orang. Hal ini merupakan sinyal  serius untuk menghitung dampak negatif pelaksanaan Pilkada serentak di 270 wilayah Indonesia pada 9 Desember 2020.

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Nurul Amalia Salabi belum lama ini  mengatakan, jumlah bakal calon atau calon yang meninggal sudah enam orang jika dihitung sejak masa pendaftaran calon 4 September 2020.

Jumlah tersebut  lebih banyak dari data KPU RI yang menyebut tiga orang saja. "Sebetulnya ada satu bacalon, empat petahana kepala daerah dan satu calon petahana yang meninggal dunia akibat Covid-19," ujarnya.

Pada hari H Pilkada, Rabu  9 Desember 2020,  ratusan juta penduduk Indonesia yang sudah memiliki hak pilih akan berbondong-bondong menuju ke TPS. Mereka akan menyalurkan hak politiknya memilih pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk masa bakti lima tahun.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan data KPU, Pilkada 2020 akan  diikuti 1.217.794 pemilih di sembilan kabupaten. Mereka terdiri dari dari 602.761 pemilih laki-laki dan 615.033 pemilih perempuan.

"Berdasarkan rekapitulasi jumlah pemilih pemilihan serentak 2020 di NTT tercatat sebanyak 1.217.794 pemilih," kata Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTT, Yosafat Koli awal September lalu.

Dia menjelaskan, Daftar Pemilih Tetap sebanyak itu tersebar di sembilan kabupaten, 118 kecamatan, 1.185 desa/kelurahan. Para pemilih ini akan menggunakan hak suara pada 3.999 tempat pemungutan suara (TPS).

Penerapan Prokes 3M

Pertanyaan kunci hari ini adalah bagaimana penerapan protokol kesehatan (prokes) mencegah Covid-19 di 3.999 TPS tersebut? Pun setelah itu terutama euforia kemenangan atau sakit hati karena gagal.

Kalau tidak disiplin, maka seminggu atau dua minggu pascapelaksanaan Pilkada bakal terjadi ledakan kasus Covid-19 di NTT.  Kedisipilinan menerapkan prokes akan menentukan apakah kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT akan melandai atau malah melonjak drastis pada saat Natal dan Tahun Baru.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur David Mandala sudah mengingatkan hal itu. 

Dia  mengatakan disiplin dalam melaksanakan prokes 3M, yakni mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan merupakan kunci keberhasilan menekan laju penyebaran Covid-19 di daerah berbasis kepulauan tersebut. 

"Selain itu, diikuti dengan kegiatan pemantauan dan penindakan di lapangan," kata David Mandala kepada wartawan di Kupang, Kamis (3/12).

Menurut dia, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di NTT selama beberapa pekan terakhir ini mengalami peningkatan cukup signifikan dan semuanya bersumber dari transmisi lokal.

Di Kota Kupang misalnya, angka kasusnya terus meningkat dari hari ke hari, dan sebagian besar merupakan transmisi lokal dan pelaku perjalanan.  

Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan pengawasan yang ketat pula, agar pertumbuhan kasus positif bisa ditekan.

Berdasarkan rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi NTT  hingga Senin 7  Desember 2020 , jumlah kasus positif Covid-19 di NTT mencapai 1.448 orang, pasien sembuh 755 orang, masih dirawat 666 dan meninggal dunia 27 orang. Kasus tertinggi di Kota Kupang yakni mencapai 594 orang, dengan angka kematian 15 orang.

Pentingnya disiplin menerapkan prokes 3M pada hari H Pilkada NTT mutlak menjadi perhatian penyelenggara pemilu, pasangan calon, partai pendukung serta masyarakat lantaran  eskalasi jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi NTT semakin tidak terkendali dalam tiga bulan terakhir.

Data GTTP menunjukkan, sejak awal September hingga 7 Desember 2020, terjadi penambahan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di NTT dari "hanya" 179 orang di akhir Augustus menjadi 1.448 orang.

Total kenaikan jumlah pasien lebih dari 500  persen. Kota Kupang menyumbang pasien terbanyak disusul  Kabupaten Ende dan Manggarai Barat.  

Secara geografis, ketiga daerah tersebut memang merupakan  pintu masuk dan keluar  bagi lalulintas orang ke dan dari NTT maupun  ke daerah lain di dalam dan luar wilayah NTT.

Jumlah kematian akibat Covid-19 di NTT juga meningkat beberapa pekan terakhir. Sampai posisi 7 Desember 2020 pasien meninggal dunia 27  orang.  Angka tertinggi kematian di Kota Kupang.

Kebanyakan kasus Covid-19 di Kota Kupang dan kabupaten lainnya di NTT  berasal dari transmisi lokal. 

Menariknya klaster lokal juga berasal dari perkantoran seperti BPN, bank  dan fasilitas kesehatan. Sejumlah dokter dan perawat terpapar Covid-19 sehingga empat  Puskemas di Kota Kupang terpaksa tutup sementara pekan kedua November 2020.

Keempat fasilitas kesehatan itu yakni Puskesmas Oepoi, Puskesmas Oebobo, Puskesmas Sikumana, dan Puskesmas Oesapa. Sebelumnya, Puskesmas Pasir Panjang ditutup setelah seorang dokter yang bertugas di sana terpapar Corona.

Tingginya klaster lokal boleh jadi disumbang oleh kerumunan yang tercipta saat hajatan keluarga atau resepsi pernikahan di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini. Maklum sejak bulan Juli, Agustus  sampai November 2020 acara  pernikahan, misalnya, berlangsung terus-menerus. 

Dalam sepekan bisa lebih dari tiga sampai empat acara pernikahan yang resepsinya menghadirkan undangan hingga ribuan orang. Pemerintah tidak secara tegas melarang, hanya berupa imbauan agar mematuhi protokol kesehatan. Fakta di lapangan tidak seindah harapan ideal. 

Kenyataan yang sama pun terjadi di berbagai daerah di provinsi berbasis kepulauan tersebut. Masyarakat umumnya menggelar acara menghadirkan banyak orang seperti biasa.  

Meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di NTT saat ini pun merupakan  konsekuensi logis dari semakin masifnya masyarakat menjalani tes rapid dan swab.  Cukup lama NTT minim tes untuk memastikan seseorang terpapar corona atau tidak. 

Selama tahapan kampanye Pilkada serentak 2020 di NTT tak luput dari pelanggaran prokes.   Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTT mencatat sebanyak 58 kali pelanggaran prokes pencegahan Covid-19 terjadi saat massa kampanye.

"Pelanggaran protokol Covid-19 ini di antaranya 19 kali dilakukan pasangan calon maupun tim kampanye," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu NTT Jemris Fointuna seperti dirilis Antara, Senin (7/12/2020).

Jemris menyebutkan,  kampanye berupa pertemuan tatap muka dan terbatas berlangsung sebanyak 6.257 kali dilakukan 27 pasangan calon  di sembilan kabupaten. Bagi yang melanggar prokes, Bawaslu memberikan teguran lisan dan tertulis.  "Ada 55 kali teguran tertulis yang dikeluarkan Bawaslu di sembilan kabupaten.” Kata Jemris.

Itu data resmi Bawaslu. Patut diduga jumlah pelanggaran bisa lebih banyak selama 70 hari masa kampanye dari tanggal 23 September-5 Desember 2020. Bergidik jua melihat sejumlah video yang sempat beredar di media sosial mengenai euforia kampanye di Flobamora.

Rumah Sakit Darurat

Bila dibandingkan daerah lain di Tanah Air, kasus Covid-19 di NTT memang tergolong kecil. Namun, trennya dalam tiga bulan terakhir  mestinya jadi sinyal kuat agar lebih tegas dan disiplin menerapkan prokes mencegah Covid-19. Ketegasan sikap kepala daerah dibutuhkan saat ini.

Fakta terbaru mengenai klaster lokal dari acara pernikahan menimpa tujuh pegawai Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi NTT. 

Kantor Provinsi NTT di Jalan Polisi Militer Kota Kupang itu ditutup sejak Selasa (24/11/2020) setelah tujuh pegawai positif Covid-19. 

“Mereka terkonfirmasi positif setelah kembali dari menghadiri pesta pernikahan di So’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu di Kupang, Kamis (26/11/2020) lalu.

Menurut Marius, saat ini sudah ada dua klaster kantor pemerintah di NTT yakni Kanwil BPN dan Bappelitbangda.

Ia meminta seluruh masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Pasalnya kasus transmisi lokal di NTT terus bertambah terutama di Kota Kupang.

Semakin  bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 membuat sejumlah rumah sakit  di Kota Kupang sudah  kewalahan menampung para pasien. Jumlah pasien terpapar corona terus bertambah sementara kapasitas ruang khusus perawatan atau ruang isolasi sangat terbatas. 

RSUD Prof  Dr W Z Johannes Kupang sebagai rumah sakit rujukan, RSUD SK Lerik, RS Siloam, RS Leona, RS Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang, RST Wirasakti Kupang sudah over kapasitas menampung pasien Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Lujdi menyebutkan 300 orang pasien terkonfirmasi positif  di Kota Kupang melakukan karantina mandiri.

Hal ini tentu agak mencemaskan karena pengawasan yang lemah terhadap penerapan prokes berpotensi menambah penyebaran kasus transmisi lokal. 

Tak ada jaminan 300 orang tersebut sungguh menerapkan prokes sebagaimana terjadi kalau karantina terintegrasi di bawah kendali  Satgas Covid-19 setempat. Gugus Tugas Covid-19 Pusat sangat menganjurkan isolasi terpusat agar  terawasi secara baik.

Ernest Ludji mengatakan,  Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang sedang menyiapkan sebuah rumah sakit (RS) darurat. RS darurat  untuk menampung para pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang tak bisa ditampung  berbagai RS di kota itu.

Ernest menyatakan, sejauh ini ada dua calon lokasi untuk RS Darurat  yakni gedung di Susteran Belo dan gedung Panti Asuhan Nok Manekan di Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang.

Langkah Pemkot Kupang tersebut patut diapresiasi. Kehadiran RS darurat itu lebih cepat lebih baik agar pasien terkonfirmasi positif menjalani isolasi atau karantina terintegrasi. 
Gugus Tugas Kota Kupang niscaya tak sanggup memantau seluruh aktivitas ratusan pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sebagai pembanding, sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Bali menyiapkan hotel khusus  untuk karantina pasien Covid-19 yang tidak tertampung lagi di rumah sakit. Pengawasan dan perawatan terhadap mereka pun jauh lebih mudah. Tingkat kesembuhan pasien di Bali tergolong paling baik secara nasional.

Nusa Tenggara Timur kini hampir merah total.  Jumlah kasus Covid-19 pun makin menjulang hari demi hari. Semoga Pilkada 9 Desember 2020 tidak mendambah derita karena orang tidak tertib menerapkan prokes 3M.  

Selamat berpesta demokrasi sambil ingat,  kalau  kawan  kena Covid-19, mereka yang tuan dan puan pilih 9 Desember belum tentu peduli.  Jadi, jaga diri dan keluargamu baik-baik. (dion db putra)

Sumber: Pos Kupang

Espana 82

 


Paolo Rossi

Saya baru sesaat melepas seragam putih merah ketika dia menjadi bintang pujaan  dunia. 

Belum banyak paham soal bola tapi sebagai anak dusun saya sungguh beruntung dianugerahi ayah hebat bernama Thomas Bata yang hobi dengar radio transistor.

Pun mengoleksi majalah bulanan dan buku-buku.

Siaran idola ayahku mulai dari RRI, Radio Australia, Suara Amerika (VoA) hingga BBC London.

Itulah sebabnya sekalipun bermukim di kampung udik Lio Timur Flores, saya dan kakak adikku berenam tidak terlalu jauh ketinggalan informasi.

Sekilas terekam dalam memori bocahku satu nama yang berulangkali disebut penyiar berita olahraga RRI. Radio Autralia ataupun BBC.

Awalnya kudengar sambil lalu saja. Namun, saat masuk SMP Negeri 2 di Kota Ende pada bulan Juli yang hangat 1982, saya  mulai mengenal lebih jauh tentang sang bintang.

Lebih-lebih lagi pada sampul depan buku tulis  yang kakak sulungku, Eman Bata Dede beli di Toko Fungkam Ende,  terpampang jelas foto dan nama  Paolo Rossi. 

Dia sedang beraksi bersama si kulit bundar. Tertulis pula di sana dengan huruf mencolok,  Espana 82.

Espana 82 menunjuk pada kejuaraan sepak bola empat tahunan Piala Dunia yang berlangsung di Spanyol tanggal 13 Juni hingga  11 Juli 1982.

Italia juara Piala Dunia untuk kali ketiga.  Setelah  tahun 1934 dan 1938, Italia baru juara lagi tahun 1982 berkat kontribusi luar biasa Paolo Rossi.

Paolo Rossi menjadi idola kami pada masa itu. Saya memiliki lebih dari tiga buku tulis untuk catat mata pelajaran bersampul depan foto Paolo Rossi.

Kawan-kawan sekelasku di SMPN 2 Ende seperti Mohammad Husen.  Kletus Kamu,  M Khaidir,  Baltasar Kadju, Ishak Marzuki,  Gerard Gaga dan Dus Lolo juga sama.

Ketika bermain bola plastik saat isi waktu istirahat di halaman sekolah di Jalan Kelimutu Kota Ende, kami membayangkan diri sebagai Paolo Rossi.

Pun ketika anak seusia kami main bola di pantai Ipi, Nanganesa, Ndao, Roworeke, Nuabosi, Detusoko, Wolowaru, Watuneso, Nggela, Jopu, Nangapanda, Pulau Ende  atau di bawah rimbunnya pohon kelapa di Onekore tempo itu.

Ya,  demikianlah sejumput kenangan tentang Paolo Rossi, legenda sepak bola Italia yang meninggal dunia di Siena,  9 Desember 2020.

Kepergiannya menambah duka setelah dunia ditinggalkan  megabintang Argentina, Diego Maradona yang wafat p25 November 2020. 

Kurang dari sebulan dua seniman besar lapangan hijau menghadap Sang Khalik.

Paolo Rossi yang  lahir 23 September 1956 di  Prato, daerah Santa Lusia Italia, meninggalkan seorang istri dan tiga anak yaitu Alessandro Rossi, Sofia Elena Rossi, dan Maria Vittoria.

Kabar meninggalnya Rossi bermula dari cuitan rekan kerjanya di RAI Sport, Enrico Varriale. Paolo Rossi bekerja sebagai pakar sepak bola di saluran tv tersebut, sedangkan Varriale adalah pembawa acara saluran itu.

"Berita yang sangat menyedihkan: Paolo Rossi telah meninggalkan kami," tulis Enrico Varriale di Twitter yang dikutip Reuters. "Pablito yang tak terlupakan, yang membuat kita semua jatuh cinta pada musim panas 1982."

Istri Paolo Rossi, Federica Cappelletti mengunggah foto diri dan suaminya di Instagram disertai pesan mengharukam. Ia membubuhkan kata "selamanya."

Ucapan duka cita mengalir dari dunia sepak bola, di antaranya dari pahlawan Jerman, Jurgen Klinsmann. "Pabilto, kami selalu mengingat Anda!" tulis Klinsmaan di akun twitternya.

Tiga Kali Operasi Lutut

Paolo Rossi  mungkin tak sefenomenal  Diego Armando  Maradona yang bagi sebagian orang di negerinya bahkan dunia dipandang sebagai dewa bola. Tapi bagi Italia, Paolo Rossi merupakan  juru selamat.

Setelah Italia tercoreng skandal pengaturan skor yang memalukan, pada tahun 1982 Rossi memimpin negerinya meraih gelar Piala Dunia  FIFA edisi ke-12. Dia mencetak enam gol untuk memenangkan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak  dan Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen nomor wahid sejagat.

Rossi adalah satu dari hanya tiga pemain yang meraih ketiga penghargaan di Piala Dunia sekaligus. Dia sejajar dengan Garrincha tahun 1962, dan Mario Kempes  1978. Rossi pun meraih Ballon d'Or 1982.

Bersama Roberto Baggio dan Christian Vieri, dia pencetak gol terbanyak Italia dalam sejarah Piala Dunia, dengan sembilan gol secara keseluruhan.

Wikipedia mencatat di level klub, Rossi  merupakan pencetak gol produktif  bagi Vicenza. Dia pencetak gol terbanyak Serie B tahun 1977, memimpin timnya promosi ke Serie A. 

Musim berikutnya,  Rossi mencetak 24 gol, menjadi pemain pertama yang memuncaki daftar pencetak gol  Serie B dan Serie A Liga Italia di musim berurutan. Hebat!

Pada tahun 1981 Rossi debut  untuk Juventus.

Dia membantu tim berjuluk La Vecchia Signora (Nyonya Tua) itu  memenangkan dua gelar Serie A, Coppa Italia, Piala Winners UEFA, Piala Super UEFA, dan Piala Eropa.

Dunia mengingat Paolo Rossi  sebagai  pesepakbola Italia terbesar sepanjang masa, Pada tahun 2004, dalam rangka perayaan 100 Tahun FIFA, Pele menobatkan Paolo Rossi sebagai satu dari 125 pesepakbola terbaik yang masih hidup. Pada tahun yang sama, Rossi berada di peringkat ke-12 dalam Polling Jubilee Emas UEFA.

Paolo Rossi  merupakan Juventini sejati. Namun, masa awal kariernya bersama Si Nyonya Besar justru kurang menggembirakan. Debut profesionalnya di Liga Italia bersama Juventus  mulai tahun 1973.

Cedera  terus menyerangnya  sehingga dia hanya tampil tiga  kali di Coppa Italia bersama Juventus antara tahun 1972 dan 1975  dan nihil mencetak gol. Rossi bahkan naik meja operasi sebanyak tiga kali untuk operasi lutut.

Dia kemudian dikirim ke klub Como untuk memperkaya pengalaman bermain.

Tubuhnya yang kecil bukan penghalang  ketika pelatih Como menempatkannya sebagai pemain sayap kanan. Dia mencatat  enam penampilan Serie A untuk klub itu  tapi lagi-lagi gagal mencetak gol.

Kariernya mencapai titik balik ketika Vicenza Calcio meminjamnya.

Pelatih Fabbri  memindahkan Rossi dari sayap ke tengah tengah serangan, mengganti posisi striker utama yang cedera sebelum musim kompetisi bergulir.

Paolo  Rossi mengaum bagai singa lapar. Gol demi gol lahir dari kaki dan kepalanya. Dia meraih Sepatu Emas Serie B dengan 21 gol di tahun pertama pada posisi ideal tersebut.

Pada musim kompetisi 1976-1977, kualitas Rossi makin mumpuni. Dia membawa Vicenza promosi ke Serie A dan  babak penyisihan grup kedua Coppa Italia.

Pada musim berikutnya (1977-1978), Rossi mencetak 24 gol, menjadi pemain pertama yang memuncaki daftar pencetak gol di Serie B dan Serie A di musim berturut-turut, juga membawa Vicenza ke posisi kedua Serie A setelah Juventus.

Pelatih tim nasional (timnas) Italia Enzo Bearzot mulai jatuh cinta pada Rossi. Dia masuk skuat  Piala Dunia 1978. 

Rossi menjalani debutnya bagi Italia  21 Desember 1977 saat Italia menang 1-0 atas Belga dalam  laga persahabatan .

Dunia mulai mengenal namanya di  ajang  Piala Dunia  1978.

Bermain sebagai penyerang tengah, ia kerap tukar posisi dengan dua penyerang lainnya. Dia bisa bermain dari posisi aslinya di sayap kanan.

Rossi mencetak tiga gol dan empat assist saat Italia finis posisi keempat di Piala Dunia yang berlangsung di Argentina tersebut.

Rossi meraih Bola Perak sebagai pemain terbaik kedua Piala Dunia 1978. Dia hanya kalah tenar sedikit dibandingkan bintang tuan rumah Mario Kempes.

Pada musim 1978-79, Rossi merasakan kompetisi level Eropa bersama Vicenza di Piala UEFA. Kendati mencetak 15 gol untuk klub di Serie A, cedera kembali menderanya hingga Vicenza degradasi ke Serie B. Rossi kemudian dipinjamkan ke Perugia  untuk bermain di Serie A musim berikutnya.

Skandal Totonero

Di Perugia, ia berhasil mencetak 13 gol di Serie A selama musim 1979-80 serta membantu klub tersebut melaju ke babak 16 besar Piala UEFA.

Namun, namanya tercoreng di sini.  Dia terlibat dalam skandal taruhan pengaturan skor pertandingan tahun  1980 yang dikenal di Italia sebagai Totonero.

Dilansir BBC, skandal Totonero pertama kali  terkuak 23 Maret 1980. Sejumlah pemain sepakbola dari klub Seri A dan Serie B menjual pertandingan sepakbola untuk mendapatkan uang.

Klub-klub Serie A yang terlibat dalam skandal ini adalah Avellino, Bologna, Juventus, Lazio, AC Milan, Napoli, Perugia, Pescara.

Dari Serie B yakni klub Genoa, Lecce, Palermo, Pistoiese dan Taranto.

Paolo Rossi dihukum selama tiga tahun yang kemudian dikurangi menjadi dua tahun saja. Hukuman itu membuatnya absen di Piala Eropa 1980 bersama Italia.

Gli Azurri yang bermain di kandang sendiri  gagal juara. Harus puas di posisi keempat. Sama seperti Piala Dunia 1978.

Meskipun dilarang bermain, Rossi selalu mengaku tidak bersalah, dan menyatakan  dia telah menjadi korban ketidakadilan. Untung dalam posisi sebagai orang terhukum, Juventus tidak pernah meninggalkannya.

Juventus mengontrak Rossi lagi tahun 1981, dan dia kembali ke starting line-up tepat pada waktunya untuk akhir musim 1981-1982. Kehadirannya membantu Juventus meraih gelar Serie A. Rossi mencetak satu gol dalam tiga penampilan.

Manajer timnas Italia Enzo Bearzot memasukkan Rossi dalam skuat untuk Piala Dunia FIFA 1982 di Spanyol.  Para jurnalis sepak bola Italia dan tifosi protes keras.

Mereka menilai  Bearzot salah mengambil keputusan. Memberi kesempatan bagi  Rossi dalam kondisi yang sangat buruk.

Jurnalis Italia secara keji melukiskan Rossi sebagai "hantu yang berkeliaran tanpa tujuan di  lapangan",  merujuk pada penampilannya dalam tiga laga penyisihan grup Espana 82.  Tak satu biji gol pun lahir dari kaki Rossi.

Enzo Bearzot  kukuh pada keputusannya. Dia  tetap mempercayakan Rossi untuk putaran robin yang menentukan di babak kedua. 

Italia harus berhadapan dengan juara bertahan Argentina serta Brasil, tim favorit yang berkekuatan pemain berkelas seperti Sócrates, Zico, dan Falcão.

Italia  mengalahkan Argentina 2-1, sebagian berkat kerja keras Claudio Gentile dan Gaetano Scirea yang membungkam bintang muda Argentina Diego Maradona.

Laga paling mengesankan tatkala Paolo  Rossi mencetak hattrick bagi Italia saat  mengalahkan Brasil 3-2 dan  lolos ke semifinal.

Sejak itu  Paolo Rossi semakin tak tertahankan.

Melawan Polandia di semifinal, dua gol Rossi memenangkan  Italia, memberi negeri pizza itu  tempat di final Piala Dunia 1982. 

Jurnalis dan tifosi yang semula menyebut Rossi sebagai hantu, kini berbalik memujinya.

Di final melawan Jerman Barat, Paolo Rossi mencetak gol pertama dari tiga gol Italia. Sontekan mautnya memanfaatkan bola mati tidak langsung dari Gentile gagal dihadang kiper Jerman.

Italia menaklukkan Jerman Barat 3-1, meraih gelar Piala Dunia ketiga sepanjang sejarah.

Dengan total enam gol, ia meraih Sepatu Emas  sebagai pencetak gol terbanyak turnamen  serta  Bola Emas untuk pemain terbaik. Tahun 1982 milik Rossi. Dia juga mendapatkan gelar Pemain Terbaik Eropa dan Pemain Terbaik Dunia 1982.

Eksploitasi mencetak golnya selama turnamen membuatnya mendapat julukan Pablito  dan Torero.  Antara gol dan assistnya sepanjang turnamen, Rossi secara langsung bertanggung jawab atas 58 persen gol timnya selama Piala Dunia 1982.

Sampai detik ini  Paolo Rossi masih  dianggap sebagai satu di antara penyerang Italia terbesar dan paling produktif sepanjang masa.

Menonton kembali rekaman video aksinya di lapangan hijau, Paolo Rossi merupakan penyerang yang unik.

Meskipun tidak memiliki fisik ideal untuk tipikal striker, Rossi adalah penyerang tengah yang elegan, cepat, lincah, dan produktif.

Berkat teknik yang baik, keseimbangan, reaksi sangat cepat, tembakan akurat  dan ketajaman. memungkinkan dia mampu berkelit di antara tembok tangguh bek di kotak penalti lawan. Bola yang ada di kaki atau kepalanya dia ubah secara menawan menjadi gol.

Paolo Rossi tipe striker oportunis. Kurang lebih mirip yuniornya Filippo Inzaghi. Dia menebus kekurangan kekuatan  fisik dan daya tembak lewat penempatan posisi yang tepat dan terukur.

Saya kagumi keberaniannya berduel yang ditopang kualitas keterampilan kedua kaki yang sama bagus serta akurasi sundulan kepala.

Cukup sering dia unggul dalam duel  udara. Bahkan  mengalahkan lawan yang lebih besar posturnya untuk mendapatkan bola. Kekurangan Rossi tidak terlalu mahir dalam permainan bola-bola  mati.

Hebatnya lagi Rossi fleksibel dalam posisi. Meski  umumnya beroperasi di area tengah penalti, ia bisa bermain dari sayap kanan serta menjadi penyerang pendukung.

Misalnya saat di Juventus, dia menjadi pelayan bagi  Zbigniew Boniek dan Michel Platini di jantung  serangan Super Juve.

Berakhir di Verona

Setelah Piala Dunia 1982, Paolo  Rossi tetap menjaga ketajamannya di kotak penalti lawan.

Dia  terus bermain bersama Juventus.

Selama musim 1982-1983, Juventus finis kedua di Serie A. Rossi membantu tim ini meraih Coppa Italia 1983, dengan menyumbang lima gol.

Rossi juga membantu Juventus mencapai final Piala Champions (kini Liga Champions Eropa) 1983, namun kalah 0-1 dari Hamburg.  Dia menyelesaikan turnamen  itu sebagai pencetak gol terbanyak, dengan koleksi  enam gol.

Selama musim 1983-1984, Rossi meraih gelar scudetto kedua bersama Juventus. Dia mencetak 13 gol serta membantu Super Juve menggenggam trofi  Piala UEFA Cup Winners 1983-84 disusul Piala Super UEFA 1984.

Pada musim terakhirnya bersama Juventus, Paolo Rossi meraih trofi Piala Champions Eropa tahun 1985, menyumbang total 5 gol, di belakang rekan setimnya Michel Platini, dan Torbjörn Nilsson  dengan 7 gol.

Dari Juventus, ia pindah ke  AC Milan, berjuang selama satu musim pada tahun 1985.

Di AC Milan, ia selalu dikenang atas penampilan menawannya saat mencetak  dua gol ke gawang Internazionale Milan dalam duel klasik derbi Milan.

Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, Paolo Rossi  masuk skuat timnas Italia. Sayang  tidak sempat bermain dalam kompetisi yang melambungkan nama besar Diego Maradona tersebut.

Cedera memaksa Rossi tahu diri. Dia gagal tes kebugaran.  Giuseppe Galderisi menggantikan posisinya  di starting line-up timnas Italia.

Paolo Rossi terakhir memakai  kostum timnas Italia pada 11 Mei 1986, dalam kemenangan kandang 2-0 atas China di  Kota  Napoli.

Pada usia belum genap 30 tahun, Paolo Rossi harus mengucapkan sayonara kepada timnas Italia. Cedera merupakan alasan utama dia  memilih pensiun.

Setahun kemudian, dia mengakhiri karier  sebagai pemain profesional di klub Hellas Verona setelah membantu timnya finis di urutan keempat Serie A.

Setelah pensiun dari lapangan bola pada usia 31 tahun, Paolo Rossi tak tak pernah lepas dari pelukan dunia bola. Dia  bekerja sebagai pakar sepak bola Sky, Mediaset Premium, dan Rai Sport hingga akhir hayatnya 9 Desember 2020.

Ciao, Rossi  Beristirahatlah dalam damai dan kasih Tuhan. (dion db putra)

Sumber: Tribun Bali


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes