Pesona Brasil 2014

MESKIPUN baru akan  bergulir sekitar delapan bulan lebih dari sekarang, namun pesona kejuaraan sepakbola paling bergengsi,  Piala Dunia di Brasil 2014 telah membius sebagian besar penggemar kulit bundar. Pembicaraan tentang FIFA World Cup 2014 sudah bergemagaung  di warung kopi,  di beranda rumah atau di pasar, restoran bahkan hotel berbintang.

Masyarakat sejagat memang sedang menanti dengan hati gembira datangnya pesta sepakbola empat tahunan bernama Piala Dunia. Mereka seolah tak peduli dengan adanya riak, onak dan duri di dalam negeri Brasil. Sebagian rakyat Brasil tidak ceria menanti Piala Dunia karena menurut mereka event tersebut hanya memboroskan uang negara di tengah kemiskinan rakyat Brasil yang kian masif.

Apa boleh buat. Jeritan rakyat Brasil yang miskin niscaya akan tenggelam dalam hingar bingar pesta bola yang sudah menjadi agenda tetap FIFA tersebut. Di sini tidak sekadar urusan boros atau hemat uang. Brasil sebagai negara adi daya sepakbola juga mempertaruhkan kehormatan dan martabat  bangsanya yang sudah menyatakan diri siap menjadi tuan rumah.

Sampai kemarin tanggal 16 Oktober 2013, tercatat sudah 21 negara yang memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2014. Dengan toral 32 tim finalis, maka  berarti tersisa 11 negara lagi yang sedang berjuang meraih tiket ke Brasil. Mereka adalah sebagian dari Eropa, wakil zona Afrika serta beberapa negara yang harus menjalani babak playoff.

Adapun negara yang sudah lolos adalah  Brasil (tuan rumah), Jepang, Australia, Iran, Korea Selatan (zona Asia),  Italia, Belanda, Belgia, Swiss, Jerman, Rusia Bosnia, Inggris, Spanyol (zona Eropa),  Argentina, Kolombia, Ekuador, Chile (zona Amerika Selatan),  Kosta Rika dan Amerika Serikat (zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia).

Di zona Afrika perang bola masih berlangsung sangat sengit dengan korban bakal berjatuhan di masa injury time. Demikian pula di kawasan Eropa sebagai barometernya kiblat sepakbola dunia.  Satu-satunya zona yang lebih dulu aman dari hingar-bingar persaingan adalah Asia dengan kejutan berupa gagalnya Arab Saudi lolos ke Brasil 2014. Arab Saudi adalah langganan finalis Piala Dunia, tetapi kali ini negara kaya minyak itu keteteran. Malah Iran yang naik ke pentas dunia.

Dari benua bersalju  Eropa, kejutan bersejarah ditorehkan negara Balkan yang sempat hancur lebur oleh perang saudara dan aksi genosida. Untuk pertama kali dalam sejarah Piala Dunia,  Bosnia-Herzegovina  lolos ke putaran final.  Bosnia mengamankan tiket Brasil 2014  setelah menaklukkan Lithuania 1-0 di Kaunas, Selasa (15/10/2013) waktu setempat. Bosnia seolah menyampaikan pesan kepada masyarakat dunia bahwa mereka sudah bangkit dari kematian. Bangkit dari keterpurukan akibat perang.

Melalui bola,  Bosnia kini memposisikan martabat dan kehormatan bangsanya sejajar dengan bangsa lain di dunia. Membangun olahraga prestasi adalah bagian penting dalam membentuk karakter bangsa yang tangguh. Pemimpin kita di negeri ini kerap melupakan hal itu. Celaka memang! (*)

Sumber: Tribun Manado 17 Oktober 2013 hal 10


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes