MANDIRI Atasi Pengangguran di Sabu

Marthen Dira Tome (ist)
POS KUPANG - "Saya berterima kasih kepada masyarakat karena telah mempercayakan saya menjabat sebagai Bupati Sabu Raijua untuk lima tahun ke depan. Tentu selama lima tahun lalu ada program yang sudah berjalan dan kita akan menyempurnakan pada periode berikut," ujar calon Bupati Sabu Raijua terpilih, Marthen Dira Tome ketika dihubungi, Senin (21/12/2015) lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam Pilkada Sabu Raijua 9 Desember 2015, paslon Ir. Marthen L. Dira Tome-Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si yang dikenal dengan tagline  MANDIRI  Jilid II meraih dukungan terbanyak yakni  23.784 suara (59,13 persen).

Menurut Marthen Dira Tome, masalah lain yang menjadi fokus perhatiannya adalah mengatasi penganggguran. "Ide dasarnya tentu bukan dengan cara membuka kantor bupati besar-besar lalu menerima pengangguran menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Kita mengatasinya dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai sektor," ujarnya. Dia menambahkan, para periode kedua kepemimpinannya sektor pertanian dan industri akan lebih dikembangkan lagi.

Kepada Pos Kupang  di Kefamenanu pekan lalu, calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) terpilih Raymundus Sau Fernandes mengatakan, lima tahun ke depan  ia bersama pasangannya Aloysius Kobes (Dubes Jilid II)  akan mengoptimalkan Program Raskin PKP (Padat Karya Pangan) bagi masyarakat TTU. Mereka juga akan meneruskan program Desa Mandiri Cinta Petani (Sari Tani) serta bedah rumah tak layak huni sebanyak 2.500 rumah per tahun anggaran.

Fernandes yang ditemui di kediamannya mengatakan Program Sari Tani dan lainnya merupakan bukti pemerintah memposisikan kembali hak-hak politik rakyat sebagai pemangku kedaulatan tertinggi. Rakyat tidak lagi diberikan sisa anggaran pembangunan, tetapi diberi mandat penuh untuk mengelola anggaran sendiri.

Anak petani ini memberi contoh, ketika masyarakat berurusan dengan bank maka banyak sekali persyaratan yang wajib dipenuhi. Di sisi lain, mereka tak berdaya karena tak punya apa-apa untuk agunan. Masyarakat mempunyai tanah tapi tak bersertifikat. Karena itu sulit bagi mereka mendapatkan kredit perbankan. Pemerintah menjawab kebutuhan itu melalui program Sari Tani. Masyarakat diberi modal  untuk dikelola sendiri memenuhi kebutuhan. Dalam Pilkada TTU 9 Desember 2015, pasangan Raymundus Sau Fernandes S.Pt-Aloysius Kobes,S.Sos (Dubes Jilid II) yang merupakan calon tunggal meraih dukungan 74.953 suara (79,74 persen).


Dari sembilan kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember 2015, paslon yang kalah di enam daerah tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Ngada dan Sumba Barat. Sementara paslon yang kalah di tiga daerah yaitu Sumba Timur, Manggarai dan Manggarai Barat mengajukan gugatan ke MK. 

Kepada Pos Kupang, Selasa (29/12/2015),  Juru Bicara KPU Provinsi NTT, Yosafat Koli  mengatakan, KPU siap menghadapi gugatan di MK.  "Gugatan itu kepada KPU di kabupaten tapi secara kelembagaan kita semua siap hadapi  sebagai bentuk pertanggungjawaban dari kami selaku penyelenggara," katanya.

Menurut Yosafat,  saat ini MK masih melakukan verifikasi  apakah gugatan dari tiga daerah di NTT  itu lolos atau tidak. "Dari tiga daerah yang gugat itu kita belum tahu materi gugatan. Kami koordinasi dengan KPU pusat," katanya.

Yosafat mengatakan, enam daerah yang bebas gugatan  diharapkan segera  ajukan paslon terpilih ke DPRD setempat. "Setelah KPU ajukan ke DPRD maka DPRD setempat mengirim ke gubernur untuk diteruskan ke Mendagri. Setelah itu baru kita ketahui penetapan waktu pelantikan," kata Yosafat. (ely/pol/yel)

Sumber: Pos Kupang 30 Desember 2015 hal 1

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes