Kopi Balotelli dan Pisang Goroho Torres

Suasana Noreng Senin dinihari 2 Juli 2012 di Manado
Pagelaran Euro 2012 dimanfaatkan para pengelola cafe dan restoran di Kota Manado secara kreatif untuk menarik minat pengunjung. Salut.

LAYAR berukuran 2 x 3 meter persegi  terlihat menyolok begitu kaki menyentuh ambang pintu PX Corner Manado. Di dalam ruangan, suasana begitu meriah oleh bendera enam belas negara kontestan yang digantung di langit-langit. Di bawahnya, deretan kursi tersusun rapi bagai arena pertandingan.

Bendera Spanyol dan Italia yang terpasang tepat di depan pintu bagai isyarat pertemuan terakhir Euro 2012. "Saya pasang ini dua hari sebelum pentas Euro digelar dan ternyata tebakan saya benar," kata Eddy Mawikere, Directing PX Corner kepada Tribun Manado, Sabtu (30/6/2012).

Kemeriahan nonton bareng sejak babak penyisihan, diprediksi mencapai puncaknya akan bertambah dalam partai final Minggu malam atau Senin (1/7) dinihari. Itu tampak dari reservasi yang hingga kemarin mencapai 90 persen. "Minat penonton sangat tinggi," tuturnya.

Ada tiga puluh table yang tersedia. Jika setiap table berisi empat kursi, ia pun mengestimasi jumlah penonton. "Mungkin sekitar 120-an. Ini demi kenyamanan penonton," katanya. Jika penonton membludak, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi. Sebuah layar berukuran 3 x 4 meter dipasang di luar ruangan.

Untuk noreng final Euro 2012 sejumlah persiapan telah dilakukan. Acara akan dikemas semenarik mungkin. "Ada hiburan akustik, dj dan mc profesional yang memandu acara" katanya. Sejumlah hadiah menarik ditawarkan kepada pengunjung mulai dari TV, iPad, handphone serta berbagai menarik lainnya.
Suasana Noreng di Manado 2 Juli 2012

Persiapan matang juga dilakukan Soccer Cafe & Resto Manado. Untuk noreng malam ini cafe di Boulevard ini akan menyuguhkan tontonan ala bioskop. Mengadopsi konsep itu, aksi para pemain akan tampak dari layar berukuran 3 x 4 meter. "Lampu akan dimatikan saat pertandingan dimulai," kata Robby Ong, Owner Soccer Cafe & Resto.

Konser akustik akan membuka acara pada pukul 21.00 Wita. Selain itu, ada juga door prize menarik di sela-sela noreng. Yang unik adalah atraksi kembang api sebelum dan sesudah laga final Spanyol vs Italia. "Durasinya sekitar 20 menit hingga setengah jam" katanya. Sebelumnya ada sesi foto bersama pengunjung yang mengenakan kostum Spanyol dan Italia. Hasilnya dipampang menjadi banner cafe.

Keunikan lainnya ada pada menu makanan serta dandanan para waiter. "Nanti akan ada menu kopi hitam Balotelli dan pisang Goroho Torres, sedang muka para waiter akan dicoret sebelah Spanyol, sebelah Italia," jelasnya. Ada 30 table yang tersedia, berisi empat hingga enam orang. Meski begitu, jika pengunjung membludak pihaknya menyediakan bangku tambahan.

Fans Spanyol di Manado pawai usai laga final
"Jika tidak cukup juga, kami tengah berpikir untuk menyiapkan tempat di luar," kata Robby. Manajemen Soccer Cafe membebaskan setiap orang berekspresi dengan syarat tidak membuat keonaran. "Jika mau teriak atau bawa bendera, silakan saja," ungkapnya.

Waroeng Charity pun tak mau kalah. Sejumlah acara yang menarik telah disiapkan. Ada penampilan akustik serta undian menarik. "Ada undian TV berukuran 21 inch serta berbagai hadiah lainnya," kata Stefanus Suradji, Owner Waroeng Charity.

Ruang pun telah dipersiapkan untuk noreng. Suasana noreng akan makin hangat dengan suguhan kopi coklat susu khas Waroeng Charity. "Pokoknya datang saja ke sini, dijamin puas," tuturnya. Lanjutnya, pengunjung yang datang sebelumnya berasal dari berbagai komunitas seperti fans MU, Barca, Fotografer. "Bahkan ada yang menamakan Charity Community. Ini dibentuk sendiri oleh pengunjung yang sering nongkrong di sini," kata Suradji.

Kemeriahan pun akan tersaji di Griya Sintesa Hotel. Griya Manager Lily Virlanti melalui Stafnya Alan Sumampouw menyatakan pihaknya menyediakan dua screen berukuran 2 x 1,5 meter untuk noreng final Euro. "Khusus final, kami menyediakan dua screen," tuturnya.

Mengantisipasi banyaknya tamu, Lily menyiapkan 20 kursi tambahan selain 50 kursi yang sudah ada. Tiket noreng dijual seharga Rp  15 ribu termasuk harga minuman dan snack. "Dari harga itu, jika tambah 5.000 akan dapat handuk kecil," tutur Alan. Kenyamanan tamu sangat diperhatikan manajemen Griya.  Berbagai jenis hiburan telah disiapkan. "Ada pemutaran film sebelum pertandingan, selain itu pengunjung dapat bermain biliar," tuturnya. (arthur rompis)

Sumber: Tribun Manado 1 Juli 2012 hal 1
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes