Hari Pertama Kampanye Sepi


WAIKABUBAK, PK -- Hari pertama kampanye Pemilu Kada di Sumba Barat (Sumbar) sepi. Sesuai jadwal paket Kedu Lere- Soleman Poety mendapat kesempatan pertama kampanye terbuka (rapat umum) di Karekanduku, Kecamatan Tanah Righu, namun tidak terlaksana.

Pasangan ini memilih rapat terbatas dan menunda rapat umum tanggal 26 Mei 2010.
Sedangkan tujuh pasangan lainnya mengadakan pertemuan terbatas tersebar di Kecamatan Kota Waikabubak, Loli, Wanokaka, Lamboya dan Lamboya Barat.

Pantauan Pos Kupang, Selasa (18/5/2010), sekitar pukul 10.00 sampai pukul 12.00 Wita, kondisi Kota Waikabubak dan sekitarnya sepi dari hiruk-pikuk lalu lintas kendaraan yang mengantar pasangan calon bupati dan wakil bupati mengadakan kampanye. Umumnya kampanye dimulai pukul 12.30 Wita.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati menghabiskan waktu pagi dengan menemui keluarga dan pendukung yang datang.


Misalnya, paket Drs.Julianus Pote Leba, M.Si-Ir.Datu Todu mengadakan kampanye terbatas di Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Kota Waikabubak. Pertemuan terbatas ini dimulai pukul 14.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita. Dalam kesempatan itu calon bupati Julianus Pote Leba meminta dukungan penuh warga Kelurahan Kampung Sawah memilih paket nomor urut 2 pada 3 Juni 2010 agar bisa melanjutkan pembangunan daerah ini.


Sementara pasangan Ir. Robert Gana-Ibrahim Kedujawa mengadakan pertemuan terbatas di Pokobina, Desa Ubu Pede, Kecamatan Loli, yang dimulai pukul 13.00 Wita. Di hadapan ratusan warga pendukung yang menantinya, calon bupati Ir. Robert Gana dan calon wakil bupati, Ibrahim Kedujawa meminta warga menyatukan kesepakatan memenangkan paket nomor 5 tanggal 3 Juni 2010. Sudah saatnya warga Sumba Barat memiliki pemimpin yang memahami rakyatnya, mengerti akan kebutuhan rakyat dan mau berbaur dan bekerja sama dengan rakyat.

Sumba Barat membutuhkan pemimpin yang mendengarkan tangisan rakyatnya dan bukan sebaliknya. Karena itu pilihan paket nomor 5 dan bila rakyat mempercayakan keduanya memimpin Sumba Barat lima tahun ke depan, daerah itu akan mengalami perubahan yang berarti baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekononi, pertanian, perkebunan, pariwisata dan sebagainya.

Sementara pasangan nomor 8, Dr. Keba Moto dan Gaspar Bili Umbu Wosa yang mendapat kesempatan mengadakan pertemuan terbatas di Desa Beradolu, Kecamatan Loli, sampai pukul 14.30 Wita tidak nampak kegiatannya. Menurut warga setempat, kegiatan kampanye batal terlaksana karena lokasi yang ditentukan terlalu sempit. Mungkin pasangan itu mengadakan pertemuan terbatas di daerah lainnya.

Sedangkan Agustinus Niga Dapawole-Ir.Thimotius Woda Sappu mengadakan pertemuan terbatas di Kampung Hodi, Kecamatan Lamboya Barat, pasangan Umbu S.Samapaty-S.H, M.H-Octavianus Gw.Kole mengadakan pertemuan terbatas di Kampung Gali Wawi di Kecamatan Lamboya, pasangan JP Pandango-Reku Deta mengadakan pertemuan terbatas di Desa Hupu Mada, Kecamatan Wanokaka dan paket D.Tuwa Tobu, S.H-Jonathan Anarato pertemuan terbatas di Kecamatan Loli. (pet)

Pos Kupang 19 Mei 2010 halaman 8
Reaksi:

1 komentar:

malanton kanisa mengatakan...

Kenapa keberhasilan tidak diraih oleh figur yang berpotensi??? sungguh rilis jika peluang emas harus dibuang karena hanya kepentingan sesaat.... masyarakat harus berfikir positif dan analisis dalam menentukan pilihan.. karena masa depan ada dalam perubahan. terus berkarya anak bangsa... kami mendukung mu..

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes