Tanda Salib untuk Nomor Urut

RUTENG, PK -- Ada yang mengocok berulang-ulang sebelum mengambil kertas undian. Ada yang mengangkat kertas undiannya tinggi-tinggi. Ada yang membuat tanda salib sebelum memilih kertas nomor undiannya.

Itulah beberapa ekspresi yang ditunjukkan para calon bupati dan calon wakil bupati Manggarai pada acara penarikan nomor urut di kantor KPUD Manggarai, Kamis (13/5/2010).

Meskipun sempat diwarnai aksi protes dari pendukung paket Murni dan Gong 2010 sehari sebelumnya, acara penarikan nomor urut berlangsung tenang, akrab, penuh canda dan tawa. Aparat Polres Manggarai tampak menjaga dengan ketat.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Ketua KPU Manggarai, Fransiskus Aci, S. Fil, membuka acara penarikan nomor urut. Sedangkan acara penarikan nomor urut dipimpin oleh Ketua Pokja Pemilu Kada Manggarai, Florentinus Deby Syukur.


Ada tiga kotak undian. Kotak I untuk menentukan nomor urut bagi peserta, yang ditarik oleh anggota KPU. Para calon wakil bupati, sesuai nama pada kotak pertama, menarik nomor urut pada kotak II. Nomor urut dalam kotak II menjadi nomor urut untuk menarik nomor pada kotak III.

Penarikan undian pada kotak III dilakukan calon bupati. Nomor urut dalam kotak III menjadi milik para calon. Nomor urut mereka berkisar antara nomor satu sampai dengan nomor sembilan sesuai dengan jumlah pasangan calon.

Pada saat itulah terjadi berbagai ekspresi yang ditunjukkan para calon tadi. Harapannya, paket calon yang bersangkutan bisa mendapat nomor keberuntungan dengan meraih suara terbanyak dan keluar sebagai pemenang dalam Pemilu Kada Manggarai, 3 Juni 2010.

Usai penarikan nomor urut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penarikan undian. Rangkaian rapat pleno dikawal ketat anggota Polres Manggarai. Acara pun berjalan lancar dan aman.

Ketua KPUD Manggarai, Fransiskus Aci, S.Fil menegaskan, dengan selesainya penarikan nomor urut, para calon dilarang melakukan kampanye. Kampanye secara resmi dimulai, Senin (17/5/2010), didahului dengan pemaparan visi-misi pasangan calon dalam sidang paripurna DPRD Manggarai.

Pasangan Fress (Frans Salesman dan Ignas Repelita Lega) yang dimintai komentarnya mengatakan, nomor urut lima yang diraih pasangannya memiliki makna yang dalam. Sebab, calon bupati lahir tanggal 9 Mei 1955. Sedangkan calon wakil bupati berkaitan dengan rencana pembangunan lima tahun. Jadi Fress merasa yakin nomor ini memberi keuntungan.

Protes KPU
Sejumlah warga yang menamakan diri Lembaga Penelitian Pengkajian Demokrasi Masyarakat (LPPDM) Manggarai memprotes penetapan sembilan pasangan calon bupati-wakil Bupati Manggarai 2010-2015 oleh KPUD setempat. Menurut mereka, keputusan tersebut tidak obyektif dan membunuh hak demokrasi masyarakat.

Protes disampaikan dalam aksi demo, Rabu (12/5/2010). Selain demo, mereka juga membakar lilin dan menyanyikan lagu-lagu dukacita sebagai tanda meninggalnya KPUD Manggarai dan demokrasi.

Aksi demo yang melibatkan sekitar 150 orang dipimpin Ketua LPPDM Manggarai, Marsel N Ahang, juga memprotes KPUD Manggarai yang tidak mengakomodir pasangan calon Ir. Maksimus Ngkeros-Herybertus Ngabut, S.H (Murni) dan Gabriel Tody Wajong, S.H-Kanisius Ramang, S.H (Gong 2010). Dalam orasinya, Ahang menuding KPUD Manggarai melakukan konspirasi dengan pasangan tertentu dan sengaja menggulingkan paket Murni dan Gong 2010.

Menurut Ahang, Gong 2010 dan Murni sudah mengajukan klarifikasi kepada KPUD, dan KPUD menyatakan siap untuk menelaah lebih lanjut klarifikasinya.

Namun dalam kenyataan, sebelum klarifikasi itu disampaikan kepada Gong 2010 dan Murni, KPUD Manggarai sudah menetapkan pasangan calon yang lolos.

Dia mengatakan, KPUD tidak cermat dan profesional dalam melakukan tugas-tugas selama tahapan pemilu kada hingga penetapan pasangan calon. Karena itu, mereka meminta KPUD Propinsi NTT dan KPU Pusat memberi sanksi tegas kepada KPUD Manggarai.

Dia menjelaskan, LPPDM mencermati semua fenomena dan cara kerja tidak profesional dari KPUD Manggarai. Fenomena paling menonjol adalah mengabaikan klarifikasi dari dua paket itu. Karena itu, koalisi kebangkitan gabungan partai politik pengusung paket Murni menolak penetapan pasangan calon dan meminta proses verifikasi terhadap dokumen PPRN dan PDP ditinjau kembali.

Dia mengatakan, masyarakat tidak hanya melakukan demo satu hari untuk menolak keputusan tersebut. Hari ini, Jumat (14/5/2010) dan Sabtu (15/5/2010), mereka juga akan melakukan aksi besar-besaran.

Ajutor Langgam menambahkan, sikap KPUD yang mengabaikan keberatan paket Gong 2010 dan Murni sebagai bentuk pembunuhan terencana terhadap hak-hak demokrasi masyarakat. Sebab, KPUD mengabaikan keberatan yang diajukan dua paket itu. (lyn)

Daftar Nomor Urut Pasangan Calon:

1. Ferdinandus Darman Lehot, S.H-dr.Hermanus Man (Firman)
2. Heriberts GL Nabit, ES-Dr. Yustina Ndung, S.Pd.M.Si (Naun).
3. Drs. Christian Rotok-Dr. Deno Kamelus, S.H.M.H (Credo).
4. Ir. Victor Slamet, MM-Drs. Hieronimus Marut (Victory).
5. Dr. Frans Salesman, SE.M.Kes-Ignasius Repelita Lega, S.H (Fress).
6. Drs. Frans BP Leok, MM-Pius Rengka, SH.MSc, (Rapi).
7. Drs. Frediriques Plate Yosep, M.Si-Timo Terang (Frids-Timo).
8. Andreas Garu, SE.M.Si-Drs. Yoseph Darung Maru, M.Si (Garuda).
9. Sukardan Aloysius, SH.MHum-Drs. Valentinus Gampur, M.Si (Syukur).
Sumber: KPUD Manggarai

Pos Kupang 14 Mei 2010 halaman 1
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes