Uskup Manado Nonton TV sampai Subuh

Kardinal Jorge Mario Borgoglio saat tampil pertama di balkon (AFP)
MANADO, TRIBUN - Uskup Manado Mgr Joseph Suwatan MSC mengaku  sangat gembira atas terpilihnya Paus Fransiskus I pada hari kedua konklaf di Kapel Sistine Vatikan, Rabu (19/3/2013) malam waktu Roma atau   Kamis  (14/3/2013) dinihari Wita. Uskup Suwatan bahkan begadang sampai subuh demi menyaksikan saat-saat terpilihnya Paus Fransiskus lewat siaran langsung televisi dari Vatikan.

Kardinal Jorge Mario Borgoglio asal Argentina akhirnya terpilih sebagai Paus ke- 266 mengantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri tanggal 28 Februari 2013 karena alasan kesehatan dan usia yang sudah tua. Kardinal Borgoglio dari ordo Jesuit itu  memilih nama Francis I atau Paus Fransiskus I.

"Saya pergi ke gubernuran (rumah jabatan Gubernur Sulut) lebih dahulu. Gubernur menjamu para peserta RUA APTIK. Setelah itu saya ke rumah duka almarhum Prof Sumual. Setelah itu saya langsung menonton televisi. Ternyata asap putih yang keluar saat itu," kata Uskup Suwatan kepada Tribun Manado, Kamis (14/3/2013).

Uskup mengaku mengikuti acara konklaf sejak hari pertama, Selasa (12/3). Mulai
dari Extra Omnes yang merupakan pernyataan agar semua orang yang bukan kardinal keluar dari Kapel Sistine sampai menunggu hasilnya. Uskup Manado  sangat gembira karena dapat menyaksikan asap putih keluar dari cerobong yang menandakan Paus telah terpilih.

"Waktunya sejak asap putih keluar sampai Paus di depan publik sangat panjang. Saya mengikutinya sampai pagi mulai dari asap putih sampai perkataan  Habemus Papam dan  diumumkan nama Fransiskus," ujarnya.

Uskup bersyukur Paus Fransiskus tampil sederhana. Yang paling berkesan bagi Uskup Suwatan adalah ketika Paus  Fransiskus I sebelum memberi berkat kepada 150 ribu umat yang memadati Lapangan Basilika St Petrus, Bapa Suci   meminta umat untuk berdoa agar dia diberkati Tuhan.

"Paus juga menyampaikan kata-kata dengan sederhana. Ia meminta umat berdoa Bapa Kami dan Salam Maria. Saat ia minta doa untuk diberkati semua umat yang awalnya ribut mendadak diam. Saya juga diam. Paus meminta saya untuk berdoa, maka saya mengikutinya. Ia seperti sangat dekat dengan umat,"ujarnya.

Menurut Uskup Suwatan,  nama Paus Fransiskus merujuk pada  Santo Fransiskus dari Asisi. Santo Fransiskus merupakan orang sederhana  dan memperhatikan orang kecil. Ia juga sangat dekat dengan alam. "Ia orang suci yang sangat peduli dengan kelestarian alam. Santo Fransiskus juga terpanggil mereformasi Gereja. Ia pernah membangun sebuah gereja kecil yang rusak dengan tangannya sendiri. Dari situ ia berefleksi untuk membaharui Gereja sebagai Umat Allah," katanya. Secara geografis, kata Uskup Suwatan,  terpilihnya Paus dari  Amerika Latin sudah sepantasnya mengingat 40 persen dari 1,2 miliar umat Katolik bermukim di benua Amerika.

Ketua Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP) Ambrosius Wuritimur, SS, Lic. Th mengatakan semua patut bersyukur sudah ada pemimpin Gereja universal yang baru. Wuritimur mengagumi kepedulian Paus Fransiskus pada orang kecil.  "Dunia membutuhkan kehadiran Gereja. Apalagi dengan keadaan dunia di mana ada kesenjangan antara negara-negara miskin dan kaya. Di mana ada ketidakadilan, Gereja harus hadir di sana,"ujarnya. "Mengenai sosok konservatif Paus baru, Wuritimur menyetujuinya. "Ajaran Gereja perlu ditegakkan," katanya.

Dosen Sejarah Gereja STF-SP Petrus Tinangon SS, Lic His Eccl mengatakan terpilihnya Paus Fransiskus  pantas di tengah masalah global yang makin problematis.  Tinangon melihat Paus Fransiskus sangat berbeda dengan pendahulunya Benediktus XVI walaupun sama-sama konservatif. Paus Emeritus Benediktus XVI kadang tidak bisa membedakan antara dirinya  sebagai paus dan dirinya sebagai teolog. Akibatnya banyak pendapatnya menyinggung warga agama tertentu. "Saya tidak menyangka bahwa paus yang terpilih kembali yang sudah berusia senja. Tapi saya juga terkesan dengan kerendahan hatinya,"  katanya.

Fransiskus I bukan menyebut Paus tapi uskup Roma. Jadi, ia teman para uskup. "Ia menekankan Gereja sebagai persekutuan bukan organisasi hirarkis dimulai dengan paus, kardinal dan seterusnya. Paus baginya hanya gelar sebagai yang pertama dari para uskup," ujarnya.

John Iroth, Ketua Kaum Bapa Katolik Kevikepan Manado mengaku bangga dan senang dengan terpilihnya Paus yang baru. "Kita bisa belajar dari kerendahan hatinya. Kadang-kadang banyak yang sudah terkena kesombongan rohani. Baru belajar tiga bulan sudah sangat sombong,"ujarnya. Ia melihat Paus yang baru lebih ke arah pastoral. Netty Palit, umat paroki Hati Kudus Woloan juga bangga dengan Paus baru. Baginya terpilihnya Paus merupakan berkat untuk Gereja.

Rasa bahagia dan bangga atas terpilihnya Paus Fransiskus pun diungkapkan
Wali Kota Bitung Hanny Sondakh dan Bupati Minahasa Utara Drs Sompie Singal yang dihubungi secara terpisah, Kamis (14/3). "Yah, semoga yang terpilih saat ini akan semakin baik memimpin umatnya," kata Sondakh. "Sebagai umat Katolik saya sangat bersyukur karena pemimpin baru Gereja telah terpilih," ujar Sompie.

Umat Katolik di Kabupaten Minahasa ikut bersukacita pasca terpilihnya Kardinal Jorge Mario Bergoglio sebagai Paus ke-266. Sukacita itu antara lain diungkapkan Ketua Pemuda Katolik Minahasa, Denis Kuntag. "Ini adalah kebahagiaan yang besar bagi kami karena sudah terpilih Bapa Suci," ujarnya.

Pastor Pastor Paroki Kristus Raja Kotamobagu, Donald Fidelis Liuw Pr mengucapkan rasa syukur atas perpilihnya Paus baru. "Harapannya, Paus yang baru terpilih bisa membuat Gereja sungguh-sungguh menjadi garam terang dunia," ujarnya. Selain itu, Pastor Donald mengharapkan Paus Fransiskus I bisa menjawab kebutuhan umat dan tanggap dengan tuntutan zaman. (dma/luc/crz/nty/suk)

Biofile


Nama Asli: Jorge Mario Borgoglio

Nama Kepausan: Paus Fransiskus I (Paus ke-266 Gereja Katolik Roma)

Lahir: 17 Desember 1936

Negara: Argentina

Ordo: Jesuit

Jabatan terakhir: Uskup Agung Buenos Aires 1998-2012

Promosi Kardinal: Tahun 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II

Lain-lain: Paus Pertama dari Benua Amerika

Sumber: Tribun Manado 15 Maret 2013 hal 1


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes