Marcel Gobang: Disiplin dan Tidak Banyak Bicara

Doa untuk Om Marcel Gogang (foto Novemy Leo)
KUPANG, PK -  Delapan hari yang lalu, tepatnya Sabtu (13/6/2015), mantan Pemimpin Redaksi Surat Kabar Harian (SKH) Pos Kupang, Marcel Weter  Gobang meninggal dunia di kediamannya di Jakarta. Banyak kenangan serta keutamaan nilai yang ditinggalkan almarhum bagi Pos Kupang.

Pemimpin Umum SKH Pos Kupang, Damyan  Godho bersama seluruh karyawan Pos Kupang menggelar  doa untuk arwah almarhum Marcel  Gobang di ruang rapat redaksi surat kabar ini, Jumat (19/6/2015) sore. Ibadat sabda dipimpin  Diakon Januario Gonzaga, Pr dari Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui Kupang.

Sebelum ibadat sabda, Damyan Godho menyampaikan kesan-kesannya selama bersama almarhum Marcel W Gobang membangun surat kabar yang dicintai masyarakat NTT ini. Menurut Damyan, sebelum ke Kupang Marcel W Gobang bekerja pada Surat Kabar Harian Surya di Surabaya.

Pada tahun 1996, ketika SKH Pos Kupang sedang berusaha mengembangkan usaha,  dirinya mendapat telepon dari pimpinan grup koran daerah Kompas Gramedia di Jakarta tentang rencana kehadiran Marcel W Gobang di Kupang.
"Saya jawab, datang secepatnya. Tahun 1996, Marcel datang ke Kupang," cerita Damyan. "Marcel bersama Pos Kupang kurang lebih selama sembilan tahun. Tahun 2005 dia pensiun dan memilih kembali ke Jakarta," tambah Damyan.

Menurut Damyan, Marcel Weter Gobang sangat memberi warna dalam perjalanan hidup SKH Pos Kupang, khususnya di bidang redaksi. Marcel Gobang pun berperan besar dalam  mendidik wartawan koran harian ini.  "Marcel itu cerdas. Tidak banyak bicara. Dia bicara seperlunya saja. Dia juga disiplin. Dalam keseharian, teman-teman di redaksi Pos Kupang yang pernah bersamanya pasti mengenal betul karakternya," kata Damyan.

Pada Jumat (12/6/2015) pekan lalu, tambah Damyan, tiba-tiba ia dan istrinya mendengar ada suara laki-laki memanggil-manggil di teras rumahnya. Halo-Halo.. Setelah dilihat ternyata tidak ada tamu yang datang. Sapaan itu seperti pertanda. Pada Sabtu siang, Damyan mendapat informasi dari Dion DB Putra bahwa Marcel W Gobang telah meninggal dunia di Jakarta.  "Kita mendoakan semoga almarhum Marcel Gobang mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan," kata Damyan.

Damyan juga menyampaikan permohonan maafnya kepada almarhum Marcel Gobang atas semua kesalahpahaman dan tutur kata yang mungkin membuat almarhum tersinggung atau sakit hati selama kerja di Pos Kupang atau dalam keseharian selama ini.


Kesan mendalam tentang almarhum pun disampaikan  Dion DB Putra. Menurut Dion, Marcel  Gobang adalah sosok pemimpin yang mampu meneguhkan hari wartawan dan seluruh karyawan Pos Kupang saat menghadapi masalah berat.
"Om Marcel katakan, dengan jumlah wartawan empat atau lima orang pun besok Pos Kupang harus tetap terbit. Dia selalu menguatkan kami di saat yang sulit," kata Dion.

Bagi Dion, Marcel  Gobang adalah figur seorang guru. "Om Marcel itu orangnya teliti dan penuh pertimbangan. Almarhum juga memiliki jiwa kebapaan. Kalau hendak menegur atau memarahi bawahan, almarhum biasanya putar-putar dulu. Ya kurang lebih seperti gaya penulisan feature," kata Dion.

Setelah Dion DB Putra, dilanjutkan dengan kesan-kesan dari Plh Pemred Pos Kupang, Benny Dasman, Pemimpin Perusahaan Daud Sutikno, Setya MR, Sekretaris Redaksi, Marsel Ali, Fery Jahang dan Manajer Iklan, Mariana Dohu.
Benny Dasman mengatakan, saat Marcel  Gobang menjadi pemimpin redaksi, ia menjabat manajer produksi surat kabar ini. Suatu saat, ia dimarahi Marcel Gobang karena suatu kesalahan. Ia merasa sakit hati dan sempat tidak masuk kerja selama dua hari. Tapi di luar dugaan, Marcel W Gobang menemui Benny rumahnya dan memberi penjelasan mengapa ia marah dan apa yang ia lakukan sebagai bentuk teguran dari seorang bapak kepada anak atau adiknya.

"Saya sangat tersentuh dengan cara beliau. Besoknya saya langsung masuk kerja kembali," kata Benny. Kesan lain diceritakan Pemimpin Perusahaan Daud Sutikno yang pernah tinggal bersama serumah dengan Marcel Gobang di Kupang. "Om Marcel orang baik," demikian Daud Sutikno. (mar)


Sumber: Pos Kupang edisi Sabtu 20 Juni 2015 halaman 6
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes