Hasil Pilkada Nagekeo 2018



dr. Yohanes Don Bosco Do
POS KUPANG.COM | MBAY -- Proses rekapitulasi perhitungan suara Pilbu Nagekeo tingkat Kabupaten oleh KPU Nagekeo sudah usai.

Berdasarkan hasil yang diperoleh Pos Kupang.Com dari KPU Nagekeo menyebutkan, Paslon urut 2, dr. Don Bosco Do - Marianus Waja (Paket YES) mendulang suara terbanyak di Pilbub Nagekeo 27 Juni 2018.

Paket memperoleh suara 23.613 suara (30,59 %). Urutan kedua yaitu Paket PAS dengan perolehan suara 22.624 (29,30%). Urutan ketiga Palson nomor urut 3 (Pasangan Drs. Elias Djo-Servas Podhi) dengan rincian perolehan suara 21.884 (28,35%).

Urutan ketiga Paslon urut 4 yaitu Gaspar Batu Bata- Ndait Adrianus jumlah suara 5.000 (6,48%) dan urutan terkakhir yaitu Paslon nomor 1 Paskalis MB Ledo Bude-Oskar Meta  (paket Pakar) yaitu 2.968 suara (3,84 %).



Jumlah suara sah 76.090 suara. Tidak sah 1113 suara. Total suara sah dan tidak sah yaitu: 77.203 suara.

Berikut rincian perolehan suara per Kecamatan:

1. Kecamatan Nangaroro

1.Paket PAKAR (Paskalis MB Ledo Bude-Oskar Meta) : 263 suara.

2. Paket YES (dr. Don Bosco Do-Marianus Waja : 2310 suara

3. Paket EVAS (Drs.Elias Djo-Servad Podhi) : 1940 suara.

4. Paket GARDA (Gaspar Batu Bata-Ndait Adrianuas) : 2390 suara

5. Paket PAS ( Paul Nuwa Veto - Marselinus Ajo Bupu) : 3290

Jumlah Suara Sah: 10.200
Tidak Sah : 159
Total : 10.359

2. Kecamatan Keo Tengah

1. PAKAR : 376 suara

2. YES : 1597 suara

3. EVAS : 1380 suara

4. GARDA: 298 suara

5. PAS : 3974 suara

Jumlah Suara Sah : 7625
Tidak Sah : 81
Total : 7706

3. Kecamatan Aesesa Selatan

1. PAKAR : 113 suara

2. YES : 1.551 suara

3. EVAS : 1187 suara

4. GARDA : 78 suara

5. PAS : 653 suara

Jumlah Suara Sah : 3.582
Tidak Sah : 81
Total : 3663

4. Kecamatan Mauponggo :

1. PAKAR : 487 suara

2. YES : 5527 suara

3. EVAS : 376 suara

4. PAS : 3.220 suara

Jumlah suara sah: 12.335
Tidak Sah : 127
total : 12.208

5. Kecamatan Boawae

1. PAKAR : 599 suara

2. YES : 3.798 suara

3. EVAS : 8.023 suara

4. GARDA: 752 suara

5. PAS: 6029 suara

Jumlah Suara Sah : 19.201
Tidak Sah : 351
Total : 19.552

6. Kecamatan Aesesa

1. PAKAR :1.106 Suara
2. YES : 6.499 Suara
3. EVAS : 6.506 suara
4. GARDA : 1.088 suara
5. PAS : 5.125 suara

Jumlah suara sah: 20.324
Tidak Sah : 291
Total : 20.615

7. Kecamatan Wolowae

1. PAKAR : 24 suara
2. YES : 2.331 suara
3. EVAS : 250 suara
4. GARDA: 12 suara
5. PAS : 333 suara

Jumlah suara Sah : 2.950
Tidak Sah : 23
Total : 2.973

Sumber: KPU Nagekeo Juni 2018

Hasil Pilkada Rote Ndao 2018



Paulina Haning
POS-KUPANG.COM, KUPANG-Rekapitulasi perolehan suara pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh KPUD Kabupaten Rote Ndao telah dilaksanakan.

Berdasarkan hasil pleno, pasangan calon momor urut tiga Paulina Haning Bullu dan Stefanus M. Saek (Paket Lentera) memperoleh suara terbanyak. Paket ini memperoleh suara sebanyak 22.098.

Diurutan kedua pasangan calon Bima Th. Fanggidae dan Erenst Salmon Zadrat Pella (Paket Lontar) memperoleh suara sebanyak 19.584.

Di urutan ketiga, pasangan calon Jonas Cornelius Lun dan Adelfina Koa Mesa (Paket Sasando) memperoleh suara sebanyak 14.304.


Sedangkan urutan keempat, pasangan calon Mesakh N. Nunuhitu dan Samuel Conny Pena (Paket Rote Ndao Baru) memperoleh suara sebanyak 9.584.

Dari hasil pleno yang dilakukan oleh KPUD Kabupaten Rote Ndao, diperoleh jumlah suara sah sebanyak 65.490 dan suara tidak sah sebanyak 1.287.

Sementara  total suara sah dan tidak sah sebanyak 66.777, dengan jumlah DPT di Kabupaten Rote Ndao pada pilkada 2018 sebanyak 85.277.

Data perolehan suara empat pasangan calon per kecamatan di Kabupaten Rote Ndao sebagai berikut:

Kecamatan Landu Lake

Sasando = 1.008
Rote Ndao Baru = 128
Lentera = 959
Suara Sah = 2.586
Suara Tidak Sah = 73
Total Suara Sah & Tidak Sah = 2.659

Kecamatan Labolain
Sasando = 2.057
Rote Ndao Baru = 2.923
Lentera = 3.222
Suara Sah = 13.569
Suara Tidak Sah = 247
Total Suara Sah & Tidak Sah = 13.811

Kecamatan Ndao Nusa
Sasando = 495
Rote Ndao Baru = 68
Lentera = 765
Suara Sah = 1.811
Suara Tidak Sah = 24
Total Suara Sah & Tidak Sah = 1.835

Kecamatan Pantai Baru
Sasando = 3.102
Rote Ndao Baru = 804
Lentera = 2.085
Suara Sah = 7.099
Suara Tidak Sah = 128
Total Suara Sah & Tidak Sah = 7.227

Kecamatan Rote Barat
Sasando = 469
Rote Ndao Baru = 1.366
Lentera = 1.531
Suara Sah = 4.132
Suara Tidak Sah = 95
Total Suara Sah & Tidak Sah = 4227

Kecamatan Rote Barat Daya
Sasando = 1.447
Rote Ndao Baru = 1.709
Lentera = 5.869
Suara Sah = 10.415
Suara Tidak Sah = 242
Total Suara Sah & Tidak Sah = 10.657

Kecamatan Barat Laut
Sasando = 1.255
Rote Ndao Baru = 1.020
Lentera = 4.092
Suara Sah = 11.769
Suara Tidak Sah = 252
Total Suara Sah & Tidak Sah = 12.021

Kecamatan Rote Timur
Sasando = 3.658
Rote Ndao Baru = 744
Lentera = 1.755
Suara Sah = 6.821
Suara Tidak Sah = 116
Total Suara Sah & Tidak Sah = 6.937

Kecamatan Rote Selatan
Sasando = 423
Rote Ndao Baru = 277
Lentera = 917
Suara Sah = 2.729
Suara Tidak Sah = 59
Total Suara Sah & Tidak Sah = 2.788

Kecamatan Rote Tengah
Sasando = 390
Rote Ndao Baru = 545
Lentera = 930
Suara Sah = 4.559
Suara Tidak Sah = 56
Total Suara Sah & Tidak Sah = 4.615

Jumlah
Sasando = 14.304
Rote Ndao Baru = 9.584
Lentera = 22.098
Suara Sah = 65.490
Suara Tidak Sah = 1.287
Total Suara Sah & Tidak Sah = 66.777

Sumber Data: Ketua KPUD Kabupaten Rote Ndao Hofra A. Anakay


Catatan: Diberitakan Pos Kupang cetak dan online

Inilah Hasil Pilgub NTT Tahun 2018


Viktor Laiskodat
POS-KUPANG.COM, KUPANG - KPU Provinsi NTT menetapkan pasangan Viktor B. Laiskodat-Josef Nae Soi sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTT peraih suara terbanyak. Paket Victory-Joss mendulang 838.213 suara atau 35,60% dari total suara sah sebanyak 2.354.856 suara.

Posisi kedua ditempati pasangan Marianus Sae-Emiliana J. Nomleni memperoleh 603.822 suara (25,64%), disusul pasangan Esthon L Foenay-Christian Rotok meraih 469.025 suara (19,92%) dan pasangan Benny K Harman-Benny A Litelnoni memperoleh 443.796 suara (18,85%).

Sebanyak 1.561.844 pemilih dari 3.186.506 DPT menggunakan hak pilihnya.

Data perolehan suara pasangan calon ini ditetapkan dalam rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pilgub NTT yang berlangsung di Aula KPU NTT, Senin (9/7/2018) malam.



Rekapitulasi perolehan suara dibacakan Ketua Divisi Teknis KPU NTT, Thomas Dohu setelah dipersilakan Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe. Selanjutnya pembuatan berita acara.

Rapat pleno yang merupakan kelanjutan dari rapat pleno sebelumnya, Sabtu (7/7/2018), dihadiri Ketua dan anggota Bawaslu NTT, Thomas Mauritius Djawa, SH, Jemris Fointuna dan Baharudin. Keempat pasangan calon tidak hadir, hanya diwakilkan para saksi.

Victory-Joss unggul di 15 daerah, yaitu Kabupaten Kupang, Kota Kupang,
Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Sumba Timur, Sumba Barat Daya dan Alor. Selain itu, Sikka, Rote Ndao, Malaka, Belu, Lembata, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sabu Raijua.

Pasangan Marianus Sae-Emi Nomleni unggul di empat kabupaten, yaitu Ngada, Nagekeo, Ende dan Flores Timur.

Esthon-Chris unggul di Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai.

Sedangkan Paket Harmoni menang di Kabupaten Manggarai Barat.

KPU NTT belum melakukan rapat pleno penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih NTT. KPU masih menunggu pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK) soal apakah ada atau tidak pasangan calon menggugat hasil Pilgub NTT.

"Kami tidak lakukan penetapan paslon terpilih, tetapi yang kami lakukan adalah penetapan rekapitulasi perhitungan perolehan suara pilgub NTT," kata Ketua KPU NTT, Maryanti H Luturmas Adoe, Senin malam.

Menurutnya, sesuai aturan, KPU belum dapat melakukan pleno penetapan paslon terpilih karena setelah pleno penetapan rekapitulasi perolehan suara, pihaknya masih menunggu selama 3 x 24 jam kepada paslon jika ada yang mengajukan PHP (perselisihan hasil pemilu).

"Kami hanya menyampaikan hasil pleno rekapitulasi perolehan suara pilgub NTT kemudian kita lakukan penetapan hasil perolehan suara. Sedangkan pleno penetapan paslon terpilih belum," katanya.

Maryanti mengatakan, ketika tidak ada pengajuan PHP ke MK, maka MK akan menyampaikan pemberitahuan ke KPU RI dan selanjutnya KPU RI akan meneruskan ke KPU NTT.

"Kami tidak bisa ke MK untuk tanya, karena MK yang akan menyampaikan pemberitahuan tertulis ke KPU NTT melalui KPU pusat. Kalau tidak ada gugatan dan kami mendapat pemberitahuan dari MK, maka kami akan menggelar rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, perolehan suara pilgub NTT sudah ditetapkan pada Senin (9/7/2018), maka paslon diberi kesempatan untuk mengajukan PHP, jika ada dalam batas waktu sampai tanggal 12 Juli 2018.

Maryanti mengatakan, ada beberapa catatan, seperti KPPS dan ada PSU di sejumlah TPS membuktikan bahwa ada KPPS yang kurang cermat, seperti KPPS menyerahkan surat suara yang tidak teliti kepada pemilih. Bahkan ada juga KPPS menerima pemilih dari daerah lain tanpa membawa surat pindah atau format A5.

Ketua Bawaslu NTT, Thomas Mauritius Djawa, S.H mengatakan, secara umum pilkada serentak berjalan aman dan lancar, meski ada riak-riak di beberapa daerah.
"Kalaupun pelaksanaan sukses, tapi ada catatan bagi KPU dan jajaran. Catatan itu, yakni ada 23 TPS yang lakukan pemungutan suara ulang (PSU)," kata Thomas.

Sementara saksi dari Paket Esthon-Chris, Nus Turwewi meminta perhatian penyelenggara agar kedepan soal surat suara yang banyak tidak terpakai.
"Kami berikan profisiat kepada KPU dan Bawaslu serta jajaran yang sudah menyelenggarakan pilkada secara baik," katanya.

Saksi paslon nomor urut dua Paket Marhaen,Viktor Mado Watun mengatakan, penyelenggara KPU dan Panwaslu harus memperhatikan  pelanggaran di TPS.

Saksi Paslon Nomor Urut 3, Marthin Tokan mengatakan, partisipasi pemilih yang harus diperhatikan sehingga pemilu ke depan lebih baik. "Kami juga ucapkan terima kasih kepada paslon lain yang sudah bersama-sama dalam mengikuti konstestasi politik di NTT," ucap Marthin.

Sekretaris Umum Tim Pemenangan Paket Victory-Joss, Honing Sanny mengingatkan pendukung Paket Victory-Joss tidak merayakan kemenangan pasca pleno penetapan perolehan suara oleh KPU NTT.

"Kami sudah minta kepada semua pendukung di seluruh NTT, supaya tidak melakukan pesta-pesta atau hura-hura dalam menyambut kemenangan," kata Honing, Senin malam. "Sekarang ini kompetisi sudah selesai. Mari kita semua tinggalkan kotak-kotak atau sekat yang pisahkan kita selama pilgub hanya karena berbeda pilihan," imbau Honing.  (yel)

Sumber: Pos Kupang 10 Juli 2018 hal 1
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes