Tampilkan postingan dengan label Koleksi Dion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koleksi Dion. Tampilkan semua postingan

Ndori

 

Saya dan Ka'e Frans Sarong (kiri)

Kala itu saya masih wartawan baru. Baru jadi jurnalis. Belum lama terbius pesona jurnalisme yang nyatanya memang asyik. 

Saya sedang berada di Ende. Cuti tahunan. Pulang sejenak dari Kupang demi menengok orang tua dan saudara. 

"Aji (bahasa Ende yang artinya adik) Dion, besok saya mau ke Ndori. Kalau aji tidak sibuk, ayo ikut," katanya lugas kepada saya di rumahnya yang mungil di Jalan Kokos Raya, Perumnas, Kota Ende.

"Siap ka'e (kakak)," jawabku.

Siapa berani menolak? Bagi saya ajakan itu bak durian runtuh.  Saya bisa jalan-jalan sambil meliput bersama  kakak,  guru dan mentor jurnalistikku.

Keesokan hari kami berangkat pagi-pagi. Kabut tipis masih menyelimuti Gunung Wongge, Meja dan Gunung Iya.

Mesin mobil sudah dihidupkan, siap meluncur. Gass!  Eh, tiba-tiba dia matikan mesin lalu bergegas turun  menuju ke rumah. Rupanya mau mengambil sesuatu. Ternyata sebilah parang.

Saya tak bertanya apa-apa. Mengapa bawa parang?

Mobil meninggalkan Perumnas, bergerak ke timur dalam kecepatan sedang. Kami melewati Roworeke, Wolotolo, Detusoko, Nduaria, Moni, Wolowaru. 

Terus ke timur meliuk-liuk termasuk melewati kaki kampung nan permai bernama Pemo, Desa Wolosoko, Kecamatan Wolowaru, tempat kelahiranku. Ini kampung kakek nenekku dari garis ibu.

Jarak dari Kota Ende ke Ndori kurang lebih 90-an kilometer. Lumayan jauh apalagi kondisi jalan pada tahun 1990-an tidak baik-baik saja.

Sampai di Kampung Aebara, mobil belok kanan. Kami meluncur ke pesisir selatan Pulau Flores, melewati Wonda hingga tujuan akhir Pantai Ndori, Maubasa.

Tapi baru kira-kira sepuluh menit meninggalkan Aebara, aral melintang datang. Jalan di depan kami terhalang sebatang pohon bambu yang baru tumbang.

Kendaraan tidak bisa lewat. Sang guru sigap mengambil parang. Dia turun dari mobil lalu mulai memotong dan membersihkan bambu tersebut dari jalanan. Saya ikut membantu.

Pahamlah awak sekarang, mengapa tadi beliau membawa parang dari rumah. Kalau tanpa barang, susah su datang menimpa. Hahaaa..

Setelah itu perjalanan kami lancar jaya sampai Pantai Ndori. Di sana kami melihat aktivitas dan mewancarai sejumlah nelayan yang piawai dan tangguh menangkap ikan pari.

Ya, nelayan Ndori Maubasa terkenal tangguh menangkap ikan pari. Seperti saudara mereka di Lamalera-Lembata yang piawai menangkap paus, nelayan Ndori tak asal tangkap ikan pari.

Mereka menjunjung tinggi kearifan lokal. Menangkap pari secukupnya untuk konsumsi dan sebagian dijual. 

Pari yang ditangkap bukan anak pari atau pari yang produktif. Mereka tahu mana ikan pari yang layak ditangkap.

Setelah mendapatkan bahan berita yang cukup di Pantai Ndori, kami kembali ke Kota Ende dan baru tiba menjelang larut malam.

Beberapa hari sesudahnya saya baca feature menarik di Harian Kompas, judulnya mengelitik "Untung Bawa Parang". 

Karangan khas tersebut tak semata bercerita tentang ikan pari dan nelayan Ndori yang tangguh melaut. 

Isinya kaya warna termasuk apik nian melukiskan susahnya akses jalan menuju Wonda, Ndori, Maubasa pada masa itu. 

Ndori sekarang sudah menjadi wilayah kecamatan sendiri, mekar dari Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, NTT. Kondisi jalan ke sana kiranya sudah jauh lebih baik. 

Pengalaman adalah guru terbaik. Kisah tentang parang itu sungguh membekas di benak dan hati saya. Sampai sekarang.

Sang mentor mengajari kami para juniornya di dunia jurnalistik, tidak semata lewat kata-kata tapi aksi. 

Dia memang penulis feature yang hebat. Pembaca  Kompas pasti mengenal dan suka mencicipi karya jurnalistiknya. 

Penulis yang tidak pelit berbagi ilmu dan pengalaman. Dia selalu dengan senang hati menuntun dan memotivasi. 

Saya, Pascal Bin Saju, Jannes Eudes Wawa dan banyak wartawan lain pernah merasakan bimbingannya.

Namanya Frans Sarong. Inisialnya ketika masih aktif sebagai wartawan Harian Kompas adalah ANS. 

Minggu 2 Maret 2025, Ka'e Frans Sarong ulang tahun.  Pada hari yang indah ini, saya hanya mau bilang, sehat dan bahagia selalu Ka'e Frans. 

Tuhan menyertai dan mengasihi ka'e dalam setiap pelayanan dan pengabdian bagi sesama.

Salam hangat buat Kak Tina, Anak Ellen, Mario dan David. (*)

Perintah Ratu



 Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T memerintahkan Inspektorat segera mengaudit pengelolaan program dana desa di 173 desa di kabupaten tersebut.  

Audit, menurut Bupati Ratu Wulla, sangat penting agar bisa mengetahui pengelolaan dana desa yang baik serta kendala  di setiap desa. 

Perintah mengaudit dana desa sejalan  dengan visi misi Bupati dan Wakil Sumba Barat Daya periode 2025-2030, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T-Dominikus A. Rangga Kaka, S.P yakni membangun desa, menata kota.

Ratu Wulla menyampaikan hal ini saat memimpin apel perdana sebagai bupati yang diikuti seluruh ASN lingkup Pemkab Sumba Barat Daya dan para kepala desa di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya di Tambolaka, Senin (3/3/2025). 

Dikatakannya, audit bukan menakuti-nakuti kepala desa dan seluruh perangkatnya tetapi mau memastikan pengelolaan dana desa sesuai ketentuan  yang berlaku dan  proses pembangunan desa tetap berjalan. 

Urgensi mengaudit dana desa kiranya bukan hanya kebutuhan Kabupaten Sumba Barat Daya yang kini dinakhodai Ratu Wulla. Seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) patut melakukannya. Mengapa demikian? 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa program dana desa yang bergulir di negeri ini sejak 2014 belum sepenuhnya mengatasi ketimpangan pembangunan antarwilayah. 

Dalam periode 2015-2024, pemerintah telah mengalokasikan dana desa lebih dari Rp 400 triliun. Akan tetapi program yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi kemiskinan masih jauh dari harapan ideal.

Data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menunjukkan selama satu dekade, dana desa sudah dipakai membangun lebih dari 200.000 kilometer jalan desa, 1.200 jembatan, 22.000 unit sarana air bersih, dan ribuan fasilitas kesehatan serta pendidikan.  

Program ini telah menciptakan lebih dari 4,2 juta lapangan kerja di pedesaan. 

Akan tetapi ada  kenyataan pahit yang menyertai yakni banyak proyek gagal, mutu pembangunan fisik buruk, dan dana tidak tepat sasaran.  

Korupsi merupakan penyakit utama. Data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejak 2015 hingga 2024, lebih dari 900 kasus korupsi terkait dana desa yang diungkap. 

Nilai kerugian negara lebih dari Rp 1,5 triliun.  Modus operandi korupsi mulai dari penggelembungan anggaran proyek, proyek fiktif, hingga pemotongan dana oleh aparat pemerintah desa atau pejabat daerah. 

Kondisi serupa pun terjadi di sejumlah desa di Provinsi NTT. Oleh karena itu, audit berkala merupakan langkah yang tepat sehingga program dana desa mencapai tujuan yang seharusnya. 

Sebagai daerah serba terbatas terutama dana, mestinya program dana desa merupakan solusi terbaik bagi Flobamora mengatasi kemiskinan dan keterbelakangan. Syaratnya adalah kelola dana desa sebaik mungkin demi kemajuan masyarakat desa. (*)

Sumber: Pos Kupang

Anomali Salju

 


Pertama dalam 103 tahun Gunung Fujiyama Jepang tanpa sehelai salju di puncaknya yang menawan. Pertama dalam sejarah dunia, hujan salju jatuh berlumuran di Al-Jawf, padang gurun di Saudi Arabia.

Ada apa gerangan dengan bumi? Perubahan iklim tak mungkin tuan dan puan mungkiri. Ini masalah kita. Masalah anda dan saya. Bukan orang lain!

Mari kita tengok Fujiyama. Di bulan Oktober 2024 puncak Gunung Fuji tak tertutupi salju. Padahal Gunung Fuji lazim  tertutup salju hampir sepanjang tahun hingga mencair pada musim panas. 

Setelah musim panas berlalu, salju kembali menyelimuti gunung tersebut.  Saban tahun biasanya salju mulai terbentuk rata-rata pada tanggal 2 Oktober.

Namun, sampai Selasa 30 Oktober 2024, tidak tampak  salju di puncak gunung berapi setinggi 3.776 meter di atas permukaan laut tersebut. 

Itu menandakan Gunung Fuji mengalami periode puncak tanpa salju paling lama dalam 130 tahun terakhir bila dihitung sejak 1894, tahun ketika Kantor Meteorologi Lokal Kofu memulai pengamatan di gunung itu. 

Seperti diwartakan Kompas.co,  Yutaka Katsuta dari Kantor Meteorologi Lokal Kofu mengatakan, belum adanya salju di puncak Gunung Fuji disebabkan cuaca yang lebih hangat daripada periode sebelumnya. 

Tahun lalu, salju di puncak Gunung Fuji terbentuk pada 5 Oktober, sedikit telat daripada rata-rata. Selimut salju di puncak Gunung Fuji juga sempat telat dalam waktu lama sebanyak dua kali, masing-masing tahun 1955 dan 2016, yakni pada 26 Oktober. 

"Suhu tinggi pada musim panas ini menghalangi udara dingin," kata Katsuta kepada AFP. Dia tidak memungkiri terlambatnya salju yang menutupi gunung tersebut kemungkinan disebabkan perubahan iklim. 

Tahun ini merupakan musim terpanas yang pernah tercatat di Jepang, menyamai kejadian 2023. Panasnya musim panas di negara tersebut tak lepas dari gelombang panas ekstrem yang dipicu oleh perubahan iklim yang juga melanda banyak bagian dunia. 

Dilansir dari The Smithsonian Magazine, rendahnya tutupan salju di Gunung Fuji merupakan salah satu indikator yang menunjukkan pertanda musim dingin yang lebih hangat. 

Sebuah studi yang diterbitkan bulan Januari 2024 menunjukkan, pemanasan akibat ulah manusia menjadi penyebab kurangnya salju di belahan Bumi Utara selama empat dekade terakhir. 

Andrew Schwartz dari Universitas California Berkeley mengatakan, jika emisi gas rumah kaca global tidak dikurangi, sebagian besar dunia akan mengalami musim dingin tanpa salju pada tahun 2100. 

Wow. Tidak lama lagi. Tersisa 76 tahun dari sekarang. Gawat!

Anomali juga terjadi di gurun pasir Arab Saudi pekan pertama November 2024.  Padang pasir yang biasanya kering kerontang berubah menjadi pemandangan musim dingin yang mengejutkan.  

Butiran salju yang menutupi bukit pasir telah memenuhi media sosial dengan foto-foto yang memukau dan video-video viral, memperlihatkan kontras tajam antara hamparan salju putih dengan warna emas khas gurun. 

Dilansir CNBCTV18, salju ini bukanlah kejadian biasa. Menurut laporan dari Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Uni Emirat Arab, salju muncul setelah badai hujan deras dan hujan es yang melanda beberapa daerah di Arab Saudi.  

Sistem tekanan rendah yang berkembang di Laut Arab diyakini membawa massa udara lembap yang ketika bertemu dengan panasnya gurun menghasilkan kombinasi hujan, es, dan akhirnya, salju.

Foto-foto dan video yang tersebar di media sosial memperlihatkan bukit-bukit pasir yang tertutup salju, mengubah suasana gurun yang gersang menjadi pemandangan bak Pegunungan Alpen Swiss.

“Siapa yang menyangka bisa menikmati pemandangan salju di gurun?” ujar seorang pengguna media sosial. 

Namun, cuaca ekstrem belum berakhir. Badan cuaca Arab Saudi memperingatkan penduduk bersiap menghadapi badai petir, hujan es, dan angin kencang yang diprediksi melanda beberapa hari ke depan.  

Meskipun turunnya salju memberikan momen mengejutkan, warga setempat diminta waspada karena cuaca ekstrem dapat mengurangi jarak pandang dan berpotensi mengganggu transportasi. (*)

Sumber: Pos Kupang

Wakil Tuhan Tergiur Uang

 



Kasus Ronald Tannur dalam perkara pembunuhan yang menjadi perhatian publik Indonesia masih terus bergulir sampai akhir bulan 2024 ini. 

Perkembangan teranyar malah semakin menarik karena berkaitan dengan integritas hakim yang kerap disebut sebagai wakil Tuhan di bumi.

Wakil Tuhan diduga tergoda dolar. Tergiur uang miliaran rupiah. Singkat cerita perkembangan perkara Ronald Tannur adalah sebagai berikut.

Mahkamah Agung (MA) dalam putusan kasasi  menjatuhkan vonis 5 tahun penjara terjadap Ronald Tannur dalam  perkara pembunuhan kekasihnya Dini Sera Afriyanti.

Putusan hakim MA menggugurkan  vonis bebas terjadap Ronald Tannur yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Pada 23 Oktober 2024 aparat Kejaksaan Agung (Kejagung) Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tiga hakim PN Surabaya yang menangani perkara Ronald Tannur.

Ketiga hakim tersebut yaitu Erintuah Damanik (ED) selaku hakim ketua, serta Mangapul (M) dan Heru Hanindyo (HH) sebagai hakim anggota. 

Selain ketiga hakim, tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus  menangkap pengacara Gregorius Ronald Tannur, Lisa Rahmat  di Jakarta pada hari yang sama.

Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung terkait kasus dugaan suap agar hakim agung  MA menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam putusan kasasi.  

Tak hanya empat orang. Tim Kejagung juga menahan mantan pejabat tinggi MA, Zarof Ricar di Bali pada 24 Oktober 2024. Selain menahan para tersangka, tim Kejagung menyita uang puluhan miliar rupiah.

Jaksa pun sudah mengeksekusi terpidana Ronald Tannur setelah terbitnya putusan Mahkamah Agung yang  menjatuhkan vonis 5 tahun penjara.

Kita patut memberi apresiasi tinggi untuk Mahkamah Agung  dan Kejaksaan Agung yang bertindak sigap terhadap kasus Ronald Tannur. Rasa keadilan memang terusik ketika Ronald Tannur mendapat vonis bebas.

Sejumlah elemen masyarakat kala itu merasa ada sesuatu yang kurang berkenan. Bukti-bukti yang diajukan jaksa di persidangan sudah kuat  namun tidak meyakinkan majelis hakim. 

Hakim malah berpendapat lain yakni membebaskan Ronald Tannur dari jeratan hukum. Hakim berlindung di balik kebebasan dan keyakinan mereka sendiri.

Operasi Tangkap Tangan pada 23 Oktober 2024  semakin memperkuat dugaan adanya praktik suap-menyuap dalam perkara ini. Kita dukung penuh tim Kejaksaan Agung memproses kasus tersebut sampai tuntas. 

Semua pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.  

Tak elok memberi ruang kepada mereka yang merasa punya uang berlimpah bahwa uangnya bisa membeli apa saja termasuk keadilan di negeri ini. Kasih uang habis perkara.

Perkara Ronald Tannur mesti menjadi momentum untuk membersihkan oknum-oknum hakim yang mempermainkan keadilan sesuka hati. Juga aparat penegak hukum lainnya yang bertindak sewenang-wenang.

Kita yakin masih banyak hakim yang punya integritas tinggi di negeri ini. Mereka bekerja secara profesional. Mereka tidak tergiur godaan uang, kuasa atau kepentingan  sesaat lainnya. 

Hakim bersih dan berintegritas baik kita beri tempat yang layak. Sedangkan hakim yang buta hati tak patut menyidangkan perkara karena cenderung bertindak tidak adil. 

Kiranya tetap digarisbawahi bahwa hakim yang kerap disapa sebagai wakil Tuhan di bumi, yang  menentukan benar dan salah perbuatan manusia, harus sungguh-sungguh bertindak adil. Hakim yang tidak mudah tergiur godaan duniawi seperti uang dan kuasa. Semoga. (*)

Sumber: Pos Kupang


Kembali ke Bali

 


Kembali ke Bali sekarang tak begitu menyenangkan. Macet lalu lintasnya sungguh semakin menggila.

Senin petang 21 Oktober 2024, pesawat Lion Air yang membawa  saya dari Bandara El Tari Kupang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekira pukul 15.20 WITA.

Dua puluh menit kemudian, saya sudah berada dalam mobil taksi yang langsung bergerak meninggalkan Bandara Ngurah Rai menuju sebuah hotel di Jalan Gatot Subroto Barat ( Gatsu), Kota Denpasar.

"Perjalanan kita ke sana kira-kira memakan waktu satu jam  kalau tidak macet, Pak," kata Pak Gede, sopir mobil yang ramah.

Ternyata macet luar biasa sore itu. Mungkin karena perjalanan saya ke hotel bertepatan dengan jam pulang kerja orang-orang kantoran.

Kemacetan paling parah sore itu terjadi di kawasan Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan. Kendaraan bergerak sangat pelan. "Mohon bersabar Pak, beginilah kondisi lalu lintas di Bali," kata Pak Gede.

"Oh tidak apa-apa Pak. Saya maklumi karena pernah tinggal di Bali hampir tiga tahun," jawabku.


Saya melihat jarum jam tangan menunjukkan pukul 17.58 WITA ketika mobil taksi berhenti di depan lobby hotel di Jalan Gatsu Barat Denpasar.

 Artinya perjalanan dari Bandara Ngurah Rai ke hotel di Gastu Barat menghabiskan waktu dua jam lebih sekian menit. 

Lebih lama daripada durasi penerbangan Kupang-Bali selama 90 menit saja. 

 Denpasar dan Bali 2024 memang semakin sesak berdesak. Perjalanan ke mana-mana senantiasa terjebak kemacetan arus lalu lintas.

Tol Bali Mandara dan Jalan By Pass memang sedikit mengurangi kemacetan. Namun, seiring waktu bergulir dan jumlah kendaraan terus bertambah, macet sudah menjadi bagian dari keseharian warga Bali.

Bali barangkali pada suatu titik waktu harus berani membatasi jumlah kendaraan bermotor. Kalau tidak maka Bali menjadi destinasi wisata yang tak menyenangkan hati karena ruwetnya lalu lintas.

Kembali ke Bali sekarang, tuan dan puan harus menyiapkan posisi batin untuk berada dalam kemacetan. Sabar dan menikmatinya dengan sukacita. (*) 

Pamit

 

ilustrasi
Kata itu sontak riuh di bulan September 2024.   Sejumlah rekan kerja di Tribun Network pamit.

Pamit karena tidak lagi menjadi bagian dari tim kerja  jaringan media di bawah naungan Kompas Gramedia.

Empat orang yang pamit di bulan kesembilan tahun 2024.  Saya mengenal baik keempatnya yaitu Mas Taufik Zuhdi atau akrab disapa Mas Tof, Mas Hasyim Ashari, Mbak Marina Napitupulu dan terakhir Kander Turnip.

Mas Tof terakhir bertugas di Jakarta. Dia sejatinya karyawan Harian Surya Surabaya. Sempat menjadi Pemimpin Perusahaan di sana.  

Mas Hasyim Ashari terakhir menjabat Pemimpin Redaksi Harian Tribun Batam. Marina Napitupulu terakhir Manajer Bisnis sejumlah unit Tribun Network di wilayah Papua.

Sedangkan Kander Turnip terakhir menjabat Manajer Produksi Harian Tribun Bali. Saya pernah bekerja di lembaga yang sama dengan ketiga nama terakhir. Hasyim menggantikan posisiku sebagai Pemimpin Redaksi Pos Kupang awal 2019.

Awal tahun 2024 saya kembali menempati jabatan Pemimpin Redaksi Pos Kupang. Mas Hasyim mutasi ke Batam.

Mbak Ina - sapaan akrab Marina Napitupulu - pernah bersama saya di Harian Tribun Manado (2012-2014) dan di Harian Pos Kupang (2015-2018). Di Manado Mbak Ina menjabat Wakil Pemimpin Perusahaan. 

Sedangkan di Pos Kupang dia mengemban tanggung jawab sebagai Pemimpin Perusahaan. Di masa kami berdua berdiri kantor Harian Pos Kupang di Jl. RW Monginsidi, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pada akhir 2018, Mbak Ina mutasi ke Jakarta. Saya mendapat tugas baru sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Bali.

Nah di Tribun Bali saya satu atap dengan Bang Kander Turnip (2019-2021). Di akhir tahun 2021 saya mendapat tugas baru merintis berdirinya portal berita TribunLombok.com di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Waktu berlalu dan kini mereka berempat bukan lagi menjadi bagian dari Tribun Network.

Tentu saja saya pun akan di titik yang sama. Hanya soal waktu yang tak sama. Doaku buat Mas Tof, Mas Hasyim, Mbak Ina dan Bang Kander agar mereka sukses dan bahagia di medan karya yang baru.

Hidup adalah perjalanan. Semangat selalu. Tuhan bersama kita. (*)

Pesta Para Jawara

 

Spanyol juara Euro 2024

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Usailah sudah pesta sepak bola sebulan penuh yang membuat tuan dan puan pemuja bola begadang atau bangun tidur lebih awal.

Sejak 14 Juni hingga 14 Juli 2024, tersaji dua turnamen besar yaitu Piala Eropa atau Euro dan Piala Amerika atau Copa America.

Seorang kawan, anggota komunitas gila bola di Kupang mengaku kualitas tidurnya agak terganggu sebulan terakhir. Demikian pula konsentrasi kerja pada siang hari.

Maklum, dia begadang nonton tim kesayangan di Piala Eropa kemudian lanjut menonton pertandingan Copa America yang ditayangkan langsung pagi hari.

"Tapi saya senang, tim kesayanganku Argentina juara Copa America," katanya semringah.

Dua pesta bola bersamaan semacam ini memang istimewa karena hanya terjadi empat tahun sekali.

Pengecualian Euro dan Copa America 2020 yang baru bergulir tahun 2021 lantaran pagebluk bernama Covid-19.

Setelah Euro dan Copa America 2024 berlalu, kita menanti 24 purnama lagi untuk menikmati pesta besar bernama FIFA World Cup atau Piala Dunia 2026.

Tuan dan puan tentu sudah tahu hasil Euro 2024 dan Copa America.

Spanyol keluar sebagai juara Euro 2024 setelah menang 2-1 atas Inggris di babak final Minggu malam 14 Juli 2024.

Pada hari yang sama di benua berbeda, Argentina sukses mempertahankan gelar juara Copa America.

Lionel Messi dkk menang tipis 1-0 atas Kolombia. Medio 2024 sunguh menjadi pesta para jawara bola.

Baik Euro maupun Copa America tidak menghadirkan kejutan. Yang juara memang tim bermental jawara!

Sebelum Euro 2024, Spanyol adalah negara pemenang tiga kali Piala Eropa setara dengan Jerman.

Kini Spanyol merupakan tim tersukses di benua biru Eropa. Sejak awal turnamen, Timnas Spanyol memang favorit juara Euro 2024 selain Inggris, Jerman, Prancis, Italia dan Portugal.

Setelah menjadi satu-satunya tim yang sapu bersih kemenangan di fase grup lewat permainan atraktif, indah dan efisien, Spanyol nomor wahid dijagokan sebagai pemenang Euro.

Prediksi kebanyakan pengamat itu terbukti jitu. Tim Matador menjuarai Euro yang keempat setelah tahun 2064, 2008, dan 2012.

Khusus tahun ini Spanyol menggenapinya dengan lima rekor baru. Sejarah manis pun tercipta di Berlin, ibu kota Jerman 14 Juli 2024.

Spanyol menjadi tim pertama yang mengangkat trofi Euro empat kali pada edisi tahun 1964, 2008, 2012, dan 2024.

Jangan lupa pada periode 2008-2012, Spanyol juga menjadi juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Rekor kedua, Spanyol merupakan tim pertama yang menjuarai Piala Eropa dengan kinerja 100 persen menang sejak penyisihan hingga final. Luar biasa!

Timnas Spanyol juga memecahkan rekor gol terbanyak yang dicetak satu tim dalam satu edisi kompetisi Euro. Pemain Spanyol total mencetak 15 gol di Euro 2024.

Bintang remaja Spanyol, Lamine Yamal, menjadi pemain termuda yang tampil di final Euro. Dia bermain di babak final melawan Inggris pada usia 17 tahun 1 hari.

Lamine Yamal juga menjadi pesepak bola termuda yang bermain di final turnamen besar.

Yamal sudah memecahkan rekor legenda Brasil, Pele, yang bermain di final Piala Dunia 1958 pada usia 17 tahun dan 249 hari.

Kendati materi pemain tidak semewah generasi Xavi Hernandez - Andres Iniesta (2008-2012), skuat Spanyol 2024 komplet dan yang terbaik di Eropa saat ini.

La Furia Roja merupakan penantang sepadan untuk juara bertahan Argentina dalam perebutan trofi Piala Dunia dua tahun mendatang.

Ketika Italia, Jerman dan Belanda terseok-seok, Prancis bergantung pada Kylian Mbappe atau Portugal masih andalkan Cristiano Ronaldo, Spanyol memiliki pemain dengan kualitas mirip di semua posisi.

Apalagi aksi dua bocah Nico Williams dan Yamine Yamal sungguh asyik. Williams dan Yamal niscaya akan semakin matang saat Piala Dunia 2026 dan Piala Eropa dua tahun sesudahnya.

Gelar ke-16 Argentina

Pesta sang jawara juga terukir di benua Amerika, satu di antara sumbu utama sepak bola dunia.

Sebelum terbang ke Amerika Serikat untuk mempertahankan gelar, Argentina sudah mengoleksi 15 trofi juara Copa America, selevel dengan Uruguay. Jauh di atas Brasil yang baru 9 kali juara.

Tahun 2024 Argentina memecahkan rekor sekaligus meninggalkan pesaingnya Uruguay dengan koleksi 16 gelar Copa America dan 14 kali runner-up.

Suatu pencapaian yang mengesankan. Argentina tinggal mengejar rekor Brasil yang lima kali meraih gelar juara Piala Dunia.

Di ajang FIFA World Cup, Brasil merupakan tim tersukses dan satu-satunya negara yang selalu berlaga di putaran final Piala Dunia.

Argentina tiga kali juara Piala Dunia dan kini menyandang status sebagai juara bertahan (1978, 1986 dan 2022).

Di Copa America, Uruguay mengoleksi 15 gelar juara dan 6 kali runner-up, disusul Brasil 9 gelar juara; 12 kali runner-up, Paraguay 2 gelar juara; 6 kali runner-up.

Sementara, Chili 2 gelar juara; 4 runner-up, Peru: 2 gelar juara; 1 runner-up, Kolombia 1 gelar juara; 2 runner-up dan Bolivia 2 gelar juara; 1 runner-up.

Pesta Argentina menjuarai Copa America 2024 menjadi sempurna setelah dua pemainnya merai penghargaan individu.

Kiper Terbaik Euro 2024 jatuh ke tangan Emiliano Martinez. Sedangkan Top Skor milik Lautaro Martinez dengan 5 gol.

Satu-satunya penghargaan yang lepas dari Argentina adalah gelar Pemain Terbaik Copa America 2024 yang diraih kapten Timnas Kolombia, James Rodriguez.

Kinerja Lionel Messi dkk di Copa America 2024 tak berbeda jauh dibandingkan performa mereka saat merebut trofi Piala Dunia dua tahun lalu di Qatar.

Argentina dan Spanyol harus diakui merupakan tim terbaik dunia yang sangat menghibur saat ini. Permainan mereka efisien, atraktif sekaligus menawan hati.

Rasanya tak sabar menanti jawara Euro vs Copa America bertanding di ajang Finalissima tahun 2025.

Dunia bola akan melihat aksi brilian Lamine Yamal melawan sang superstar Argentina Lionel Messi.

Proficiat buat pemuja Spanyol dan Argentina di mana saja berada. Salam bola! (*)

Sumber: Pos Kupang

Coming Home

 

Timnas Inggris 2024

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Setelah melalui perjuangan panjang melelahkan sebulan penuh, bolehlah hari ini anak-anak Inggris mendendangkan lagu football coming home.

Coming home. Sepak bola pulang ke rumah yang melahirkannya dua abad lalu.

Di antara negara Eropa, kiprah Timnas Inggris paling manis dalam tiga tahun terakhir. Tim asuhan Gareth Southgate tersebut lolos lagi ke babak final kejuaraan Piala Eropa.

Tiga tahun lalu di rumah sendiri, Inggris lolos ke final Euro 2020 yang baru digelar bulan Juli 2021 karena pandemi Covid-19.

Di babak semifinal 8 Juli 2021, Inggris menang dramatis 2-1 atas Denmark berkat gol penentu dari Harry Kane pada menit ke-104.

Sayang di babak final Euro 2020 pada 12 Juli 2021, Inggris kalah adu penalti melawan Italia dengan skor 2-3 setelah imbang 1-1 selama 120 menit.

Tiga tahun kemudian Timnas Inggris mengulang pencapaian yang sama di Euro 2024 yang bergulir di bumi Jerman.

Secara dramatis pula The Three Lions lolos setelah mengalahkan Belada 2-1 berkat gol injury time Ollie Watkins (menit ke-90+1) di BVB Stadion Dortmund, Rabu (10/7/2024) malam atau Kamis (11/7/2024) dini hari WITA.

Inggris akan menantang Spanyol di final Piala Eropa 2024 pada Minggu malam 14 Juli 2024 atau Senin dini hari 15 Juli 2024 Waktu Indonesia.

Duel final antara Spanyol vs Inggris akan berlangsung di Olympiastadion Berlin, Jerman, Senin (15/7/2024) mulai pukul 03.00 Wita.

Spanyol meraih tiket final Euro 2024 seusai menaklukkan Prancis 2-1 di semifinal.

Setelah tertinggal 1-0 dari Prancis pada menit ke-8, Spanyol bangkit berkat gol pemain remaja fenomenal berusia 16 tahun, Lamine Yamal. Yamal mencetak gol penyama kedudukan lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-21.

Pada usia 16 tahun 362 hari, ia menjadi pemain termuda dalam sejarah Piala Eropa dan Piala Dunia yang mencetak gol dalam sebuah pertandingan, melampaui rekor Pelé sebelumnya.

Dani Olmo mencetak gol pada menit ke-25 untuk memimpin hingga akhir laga. Dani Olmo kini memimpin dalam perlombaan merebut Sepatu Emas Euro 2024 di Jerman.

Tangan dingin Southgate

Sukses Inggris sejauh ini merupakan buah dari tangan dingin dan kecerdasan Pelatih Gareth Southgate.

Saat melawan Belanda, Inggris mengalami kebuntuan setelah skor 1-1 sampai menit ke-80. Melihat Phil Foden dan Harry Kane tidak efektif lagi dan mulai kelelahan, dia memasukkan Cole Palmer dan Ollie Watkins menit ke-81.

Pergantian pemain terbukti jitu. Palmer dan Watkins mengobrak-abrik pertahanan Belanda. Pada menit ke-90+1 Watkins mengubah keadaan. Penyerang Aston Villa tersebut mencetak gol kemenangan Inggris memanfaatkan umpan Cole Palmer.

Belanda sungguh merasa sakit hati. Ketika mereka berpikir laga berlanjut ke babak tambahan Waktu, sontekan Watkins tiba-tiba mengakhiri segalanya.

Kerja sama Palmer-Watkins memberikan kemenangan penting bagi Inggris. Gareth Southgate pun menjadi pelatih pertama Inggris yang lebih banyak mengantarkan tim nasional ke final turnamen besar. Hebatnya lagi di Piala Eropa dia membawa Inggris lolos ke final secara beruntun.

Gareth Southgate telah menjawab tuntas hujan kritik dan ejekan dari fans Inggris.

Sejak menangani Timnas Inggris bulan September 2016, Southgate tak pernah luput dari kecamatan dan hujatan fans Tiga Singa.

Di ajang Euro 2024, mereka menuding Southgate miskin taktik karena sempat memainkan Trent Alexander-Arnold sebagai gelandang.

Pososi Alexander-Arnold di Liverpool adalah bek kanan. Gara-gara itu Southgate dilempari gelas plastik bir oleh fans Inggris dalam laga terakhir penyisihan Grup C melawan Slovenia pada 26 Juni 2024.

Meskipun sakit hati mendapat perlakuan begitu, Southgate tetap fokus pada pekerjaannya. "Saya tidak bisa menyangkal hal-hal seperti ini menyakitkan. Tidak normal jika Anda dilempari bir,” kata Southgate.

"Tetapi saya beruntung. Hidup telah membawa saya melalui banyak proses membangun ketahanan diri. Saya tahu ke mana saya ingin membawa tim ini, dan tim juga melihat saya tetap kuat Bersama mereka," ujarnya.

Southgate merealisasikan kata-katanya dengan membawa Inggris ke final Piala Eropa 2024.

Ranking FIFA Spanyol dan Inggris saat ini tak jauh berbeda. Inggris berada di peringkat 5, sedangkan Spanyol peringkat 8.

Spanyol merupakan negara paling sukses di Piala Eropa. Sedangkan Inggris belum sekalipun menjadi jawara. Mereka baru sekali juara Piala Dunia 1966.

Spanyol juara Piala Dunia 2010, dan tiga kali juara Euro yaitu tahun 1964, 2008, 2012 dan juara Nation League tahun 2023.

Sepanjang Euro 2024 dari babak penyisihan hingga semifinal Spanyol berhasil memenangkan semua pertandingan. Dari 6 laga, tim asuhan Luis de la Fuente mencetak 13 gol dan kebobolan hanya 3 gol.

Sejak fase penyisihan grup Euro 2024, Timnas Inggris meraih 3 kemenangan, dan 3 berakhir seri. Harry Kane dkk mencetak 7 gol, dan kebobolan 4 gol.

Dengan perbandingan statistik seperti itu, bisa dimengerti apabila banyak pengamat lebih menjagokan Spanyol menang di final malam ini.

Spanyol menjadi tim pertama yang memenangkan enam pertandingan di satu edisi Euro, dan yang pertama memenangkan enam pertandingan berturut-turut di satu turnamen Euro.

Jika menaklukkan Inggris malam ini, Spanyol akan menjadi negara dengan gelar juara Euro terbanyak. Spanyol dan Jerman sama-sama telah mengoleksi tiga gelar juara Piala Eropa.

Sukses Spanyol sebelumnya terukir pada tahun 1964 di kandang sendiri, disamping juara pada tahun 2008 dan mereka sukses mempertahankannya pada tahun 2012.

Selama di Jerman 2024, Spanyol menampilkan sepak bola menyerang yang indah, atraktif dan efisien.

Dibanding era generasi emas 2008, 2010 dan 2012 yang dihuni Xavi, Iniesta, Busquets, Villa, Torres dan Puyol, Spanyol 2024 memang sedikit kalah mewah dari segi materi pemain.

Akan tetapi permainan kolektif mereka membunuh musuh di saat yang tepat. Kerja sama Rodri, Ruiz dan Olmo apik nian. Mereka pun sejiwa dengan Lamine Yamal, Nico Williams dan pemain senior Alvaro Morata di depan.

Nacho, Carvajal dan Laporte begitu tangguh di belakang. Tak ada jeda antara depan, tengah dan belakang.

Ketika pemain Spanyol bergerak, semua bergerak bersama dan seirama, mengalirkan bola yang indah mematikan.

Belum lagi faktor si bocil Lamine Yamal yang bermain tanpa beban.

Jika Spanyol juara, Yamal bakal menorehkan rekor baru.

Di kubu Inggris, pesan optimistis disuarakan mantan pemain Timnas Inggris, Gary Neville. Dia mengatakan inilah momentum manis bagi Inggris untuk menjadi juara Eropa. Membawa trofi ke rumah.

"Bisa kembali ke final adalah performa yang luar biasa. Pergi dan selesaikan (jadi juara). Berapa kali Inggris bisa berada di posisi ini? Saya tidak pernah sampai di sana sekalipun," katanya kepada ITV Sport.

Gareth Southgate mengakui bahwa lawan Inggris di final Euro 2024 adalah tim paling meyakinkan.

“Kami menghadapi tim terbaik di turnamen ini sehingga harus ekstra persiapan. Namun kami masih di sini dan terus berjuang,” tandasnya.

Begitulah sosok Southgate. Dia tak pernah sesumbar. Sabar dan rendah hati merupakan kekuatan pelatih kelahiran 3 September 1970 ini.

Gareth Southgate kiranya terngiang selalu penggalan syair lagu yang disuarakan fans Inggris.

We still believe

We still believe

We still believe

It's coming home, it's coming home,

It's coming football's coming home

It's coming home, it's coming home

It's coming football's coming home

Selamat berjuang Inggris. Semoga sepak bola sungguh coming home.

La Furia Roja bertarunglah laksana matador. Menang kalah hanya soal hasil. Yang tak terindah adalah tetaplah menjadi kesatria bola.

Selamat menonton! (*)

Sumber: Pos Kupang

Pangeran Sialan

 

Jude Bellingham

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Inggris adalah negeri Prince and Princess. Negeri para Pangeran dan Putri. Raja dan Ratu. Di era modern ini tak ada monarki konstitusional di dunia yang lebih tersohor dan makmur dibandingkan Kerajaan Inggris.

Inggris pun diakui sebagai tanah air sepak bola. Bumi yang melahirkan cabang olahraga permainan tim dengan penggemar terbanyak sejagat raya.

Sepak bola lahir di Britania Raya tapi di ladang penuh pesona ini Inggris sekadar Pangeran bola sialan. Belum sekalipun naik tahta sebagai raja Eropa.

Pernah sekali mereka jadi Raja Mondial bola, 1966. Sudah lama nian. Telah lebih dari setengah abad lampau. Di kala layar televisi masih hitam putih. Sebagian besar tuan dan puan mungkin belum lahir.

Inggris kontemporer sekadar riuh menawan hati untuk level kompetisi liga sepak bola dalam negeri.

Keluar kandang berbaju Tiga Singa, Timnas Inggris begitu-begitu saja. Cuma puas disebut tim favorit atau unggulan turnamen.

Cody Gakpo kembali menunjukkan performa gemilangnya dengan terpilih sebagai Pemain Terbaik dalam kemenangan Belanda 3-0 atas Rumania di Allianz Arena, München pada Selasa, 2 Juli. (foto: eufa.com)

Bagaimana Inggris 2024? Suka atau tidak suka mereka patut puan hormati sebagai pangeran bola. Calon kuat raja Eropa.

Inggris asuhan Pelatih Gareth Southgate (54) sejak 2016 merupakan satu di antara tim terbaik di Eropa bahkan dunia. Di Piala Dunia Rusia 2018, Inggris masuk semifinal.

Sayang impian Inggris juara kandas di tangan Kroasia. Di babak semifinal Piala Dunia 2018, Inggris yang sempat unggul lebih dulu, tertahan imbang 1-1 di waktu normal, lalu keok 1-2 via perpanjangan waktu. Nyanyian Football is Coming Home belum terwujud.

Walau demikian di ajang Piala Eropa, prestasi Three Lions tak bisa dibilang buruk rupa. Pertama kali dalam sejarah, Inggris tampil dalam dua semifinal Piala Eropa beruntun, Euro 2020 dan 2024.

Di Euro 2020 (yang baru diselenggarakan bulan Juli 2021 karena pandemi Covid-19), Inggris bahkan masuk babak final. Sayang nasib baik belum memihak mereka.

Bermain di rumah sendiri, Stadion Wembley London pada 12 Juli 2021, pasukan Gareth Southgate kalah melalui adu penalti 2-3 (1-1) dari Italia.

Inggris lebih dulu unggul lewat gol Luke Shaw menit ke-2, dibalas gol Timnas Italia persembahan Leonardo Bonucci menit ke-67. Saat adu penalti Italia tampil lebih baik dan menang.

Italia sudah gagal mempertahankan gelar juara di Euro 2024. Gli Azzurri tak berdaya melawan Swiss, kalah 0-2 di babak 16 besar. Sementara Inggris selangkah lagi menuju final kedua dalam tempo tiga tahun. Luar biasa!

Syaratnya Harry Kane dkk harus mengalahkan Tim Oranye Belanda. Duel Inggris vs Belanda akan bergulir di BVB Stadion Dortmund, Rabu malam (10/7/2024) atau Kamis (11/7/2024) mulai pukul 03.00 WITA.

Pertandingan Inggris versus Belanda selalu emosional dan berlangsung ekstra ketat.

Pertemuan besok malam akan menjadi momen ke-23 sepanjang sejarah kedua negara besar dengan tradisi sepak bola yang hebat itu.

Inggris dan Belanda terakhir bersua di semifinal Nations League 2019. Saat itu Belanda yang baru diasuh Ronald Koeman menang 3-1. 

Marcus Rashford membuka skor lebih dulu sebelum Matthijs de Ligt memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Di extra time Belanda menambah dua gol melalui bunuh diri Kyle Walker dan tembakan apik Quincy Promes.

Inggris lolos ke semifinal Euro 2024 setelah mengalahkan Swiss 5-3 lewat adu penalti (1-1 waktu normal) sementara Belanda melaju seusai menang bersih 2-1 atas Turki.

Berbeda dengan Inggris yang lumayan aduhai dalam enam tahun terakhir, prestasi Timnas Belanda jauh dari gemerlap.

Euro 2024 menjadi semifinal pertama Timnas Belanda di Piala Eropa semenjak edisi 2004. Anak-anak Negeri Bunga Tulip tersebut harus menanti momen ini selama 20 tahun.

Di ajang Piala Eropa, Belanda dan Inggris pernah berhadapan dua kali tepatnya pada Euro 1988 dan 1996.

De Oranje menang 3-1 di babak penyisihan grup Euro 1988 berkat trigol dari megabintang mereka, Marco van Basten. Delapan tahun kemudian, giliran Inggris menang telak 4-1 juga di babak penyisihan grup di Wembley.

Rekor head to head Belanda berada di atas angin. Belanda mencatat tujuh kemenangan dan menelan enam kekalahan. Sembilan laga lain berakhir imbang.

Pasukan Tiga Singa Inggris bahkan hanya memenangi satu dari sembilan pertemuan terakhir melawan Belanda sejak tahun 2001. Kemenangan tercipta di laga persahabatan Maret 2018. Gol tunggal Inggris di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, dipersembahkan Jesse Lingard.

Kiranya tidak mudah bagi Inggris menaklukkan Belanda yang tampil apik saat menyingkirkan Turki 2-1 di babak perempat final.

Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Samet Kaydin pada menit ke-35, Belanda bangkit via gol Stefan De Vrij pada menit ke-70 dan gol bunuh diri Mert Muldur menit ke-76.

Penyerang Liverpool, Cody Gakpo merupakan pemain kunci di Timnas Belanda 2024. Dia berduel dengan Mert Muldur merebut bola umpan tarik dari Denzel Dumfries di mulut gawang sehingga bek klub Fenerbahce itu bikin gol bunuh diri.

Cody Gakpo akan kembali menjadi andalan Ronald Koeman untuk menghadapi lini pertahanan Inggris. Dia mencetak tiga gol dan satu assist di Euro 2024.

Gakpo kini bersaing meraih gelar top skor bersama Georges Mikautadze (Georgia), Ivan Schranz (Slovakia), dan Jamal Musiala (Jerman). Tiga pesaingnya sudah gugur. Cuma dia yang berpeluang menambah koleksi gol.

Belanda bakal tampil dengan kekuatan penuh menghadapi Inggris. Para pemain yang mengantongi kartu kuning statusnya sudah boleh bermain.

Regulasi Euro 2024 menghapus kartu kuning di fase grup, 16 besar, dan perempat final. Pemain diskors jika dapat kartu merah di semifinal.

Di kubu Inggris, Marc Guehi sudah bebas dari hukuman akumulasi kartu kuning. Bek Crystal Palace itu merupakan pilar penting di lini belakang dengan catatan ball recovery terbanyak (37 kali) dibanding pemain Inggris lain. Ia juga lima kali mentekel dengan bersih.

Pemain andalan lain seperti Harry Kane, Jude Bellingham, Kyle Walker, dan Declan Rice dalam kondisi siap tempur melawan Belanda.

Duel Belanda vs Inggris so pasti alot. Sebagai pendekar total football, Belanda akan menyerang total. The Three Lions mungkin sedikit lebih pragmatis yaitu serangan balik dan atau manfaatkan bola-bola mati.

Belanda yang underdog bakal bermain tanpa beban. Mereka lebih sedikit diunggulkan ketimbang lawannya. Akan tetapi bila Inggris bermain konsisten dan rapi, mereka bisa menyamakan rekor kemenangan atas Belanda dan siap menuju tahta sepak bola Eropa.

Bagaimana duel Spanyol vs Prancis? Keduanya sama-sama Pangeran dan Raja sepak bola Eropa. Bukan pangeran sialan. Mereka sama menyandang reputasi tim terbaik dunia dalam dua dasawarsa terakhir.

Pemenang semifinal Spanyol vs Prancis pada Selasa (9/7/2024) malam atau Rabu dini hari WITA (10/7/2024) adalah tim yang lebih solid dan gigih bertarung selama 90 menit atau lebih.

Tentu saja jangan sekali-kali mengabaikan faktor dewi fortuna. Keberuntungan merupakan bagian dari sepak bola.

Selamat menonton. Salam bola! (*)

Sumber: Pos Kupang

Air Mata Pepe

 

Pepe menangis

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Cristiano Ronaldo mendatangi Pepe lalu memeluknya erat. Tanpa kata-kata. Tapi jelas pesannya yaitu meneguhkan Pepe yang sedang berurai air mata.

Portugal kalah adu penalti 3-5 atas Prancis setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit. Target meraih trofi Piala Eropa pupus di babak perempat final.

Dinding Stadion Volkspark Hamburg, Jerman, Jumat (5/7/2024) malam, menjadi saksi bisu perjuangan sehabis-habisnya CR7 dan Pepe demi kejayaan tanah air mereka.

Dua veteran berusia 41 dan 39 tahun telah total memberi diri untuk kehormatan Selecao das Quinas. Apa daya penalti berakhir pahit. Portugal pulang. Prancis masih bertahan.

Lima algojo Prancis yang sukses menunaikan tugas mereka adalah Ousmane Dembele, Youssouf Fofana, Jules Kounde, Bradley Barcola, dan Theo Hernandez.

Tiga eksekutor penalti Portugal yang berhasil malam itu cuma Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva, dan Nuno Mendes, sedangkan Joao Felix gagal. Bola hasil sontekannya membentur tiang gawang.

Pepe tak kuasa menahan air mata. Penalti dalam sepak bola memang kejam.

Lima hari lalu Portugal menang adu penalti melawan Slovenia di babak 16 besar. Hari ini mereka tersingkir dengan cara serupa. Demikianlah bola nasib. Ada saat berjaya. Ada waktu luruh berderai air mata.

"Sepak bola itu kejam dan kesedihan adalah bagian dari hal itu. Kami ingin menang bagi negara kami dan memberikan kegembiraan untuk orang Portugal," kata Pepe.

"Lima hari yang lalu, kami menang adu penalti dan sekarang kami kalah lewat adu penalti. Ini kejam," ujar pemain berumur 41 tahun tersebut.

Kegetiran pun mendera CR7. Dia tidak bisa memberi kontribusi berarti dalam laga hidup mati melawan Prancis.

Dia tak berdaya menghadapi kawalan ketat duo Prancis, Dayot Upamecano dan William Saliba sepanjang 120 menit.

Ronaldo pun tak mencetak gol dari open play selama Euro 2024. Ini perdana sepanjang kariernya, Cristiano Ronaldo gagal mengoleksi satu gol pun di turnamen besar.

Sepanjang Euro 2024, Ronaldo hanya memberi satu assist saat membela Portugal dalam duel kontra Turki di fase grup.

Euro 2024 terasa pahit bagi Pepe dan Ronaldo. Apalagi Euro 2024 ini akan menjadi keikutsertaan terakhir mereka.

“Ini akan menjadi kejuaraan Eropa terakhir saya,” kata Ronaldo, dikutip dari O Jogo.

Faktor usia tak bisa disangkal. Meskipun masih bugar bermain selama 90 menit, namun kemampuan Pepe dan Ronaldo tak sehebat lima atau 10 tahun lalu.

Tapi apapun kedua orang ini luar biasa. Di saat pemain sepantaran mereka sudan pensiun, mereka masih bisa berlaga di lapangan hijau.

Salut dan hormat buat Pepe dan Cristiano Ronaldo. Kegetiran mereka di Euro 2024 menegaskan sekali lagi bahwa sepak bola adalah ekspresi paling natur tentang kehidupan manusia yang mengenal batas.

Hidup yang senantiasa meniti tawa dan juga tangis. Silih berganti. Pepe dan Ronaldo mengalaminya kini.

***

Di balik tangis Pepe dan Ronaldo di Euro 2024, dunia bola takkan melupakan reputasi mereka. Pepe dan Ronaldo adalah pemain yang kehidupan pribadinya jauh dari gosip negatif.

Secara khusus tentu kita akan selalu mengenang prestasi gemilang Cristiano Ronaldo.

Mengutip warta Kompas.com, mantan penyerang klub Manchester United, Real Madrid dan Juventus tersebut telah bermain dalam enam edisi Piala Eropa.

Pencapaian ini merupakan yang terbanyak dari semua pemain lain di Eropa, dengan sekali dia mengangkat gelar juara pada Piala Eropa 2016.

CR7 mencetak 14 gol di turnamen ini, menjadikannya top skor sepanjang sejarah Piala Eropa. Dia unggul lima gol dari pesaing terdekatnya, Michel Platini (Prancis).

Federasi Sepak bola Eropa ( UEFA) pun mencatat Ronaldo sebagai pemain dengan assist terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Operan Ronaldo bagi gol Bruno Fernandes melawan Turki merupakan yang kedelapan baginya. Ini adalah jumlah terbanyak yang di koleksi bersama Karel Poborsky asal Republik Ceko.

Dari enam turnamen Piala Eropa yang telah ia ikuti, Cristiano Ronaldo tersubur mencetak lima gol di Euro 2020 sekaligus menjadikannya top skor bersama kejuaraan edisi tersebut.

Laga melawan Prancis di Euro 2024 adalah yang ke-30 bagi sang megabintang di Piala Eropa, terbanyak dari semua pemain lain sepanjang sejarah turnamen ini.

Dunia sepak bola akan selalu dan selalu mengenang CR7 sebagai pemain yang sinarnya di lapangan hijau selevel dengan Lionel Messi, Diego Maradona, Pele dan lainnya. (*)

Sumber: Pos Kupang

Espana

 


Timnas Spanyol 2024

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Yang manis tapi bukan gula adalah Espana. Ya Spanyol manis amat penampilannya di fase grup Euro 2024.

Dia satu-satunya tim sempurna. Tanpa cacat. La Furia Roja total mengoleksi 9 poin dan belum kebobolan gol.

Cara mereka bermain pun mengesankan kecuali sedikit dibantu dewi fortuna saat membekap juara bertahan Italia.

Andai jawara hanya berlandaskan hasil fase grup, merekalah yang berhak naik tahta sepak bola Eropa 2024. Spanyol tentu patut masuk tim unggulan. Kandidat kuat pemegang trofi Piala Eropa.

Tapi turnamen bahkan belum separuh jalan. Ujian di depan mata bagi Espana, mampukah mengggusur Georgia yang bikin Cristiano Ronaldo naik pitam?

Peringkat kedua terbaik babak penyisihan so pasti milik tuan rumah Jerman. Mengutip FOX Sports, Jerman memberi harapan bagi pemujanya setelah kemenangan besar atas Skotlandia di laga pembuka dan sukses menaklukkan Hongaria.

Namun, Jerman tertatih-tatih ketika menghadapi Swiss.  Denmark telah menanti di babak knock out. Salah perhitungan, Der Panzer bisa kandas dan rakyat Jerman akan murka terhadap Julian Nagelsmann.

Posisi ketiga terbaik fase grup adalah Portugal, tim yang tetap mengandalkan duet veteran Pepe-CR7. Dunia tak memungkiri peran Cristiano Ronaldo masih sakti mandraguna di usia hampir kepala empat.

Meskipun  ternoda  kekalahan 0-2 melawan Georgia di laga terakhir Grup F, Portugal tetaplah favorit kejuaraan ini. Starting XI mereka merupakan paduan tua-muda terbaik di antara kontestan 16 besar Euro 2024.

Slovenia merupakan lawan Portugal pada 1 Juli 2024. Di atas kertas mestinya Portugal mampu mengatasinya. Namun, sepak bola punya selera unik. Ente terlalu percaya diri malah keok duluan.

Urutan terbaik berikutnya di fase grup milik Les Bleus Prancis, Austria, Inggris, Italia, Swiss, Belanda, Turki, Rumania, Denmark, Belgia, Georgia, Slovenia, dan Slovakia.

Prancis, Inggris dan Italia setali tiga uang. Kinerja mereka pas pasan. Prancis melempen tanpa Kylian Mbappe yang kini bertopeng demi menjaga hidungnya yang patah.

Si Biru hanya runner-up Grup D di bawah Austria dengan koleksi poin 5. Lawan mereka di babak 16 besar tim Setan Merah, Belgia yang telat panas. Bukan mustahil Prancis berkemas pulang lebih awal dari Jerman.

Hujan kritik melanda Timnas Inggris karena memang tidak menggigit. Meski juara Grup C dengan 5 poin, penampilan Harry Kane dan rekan jauh dari ekspektasi para penggemarnya yang amat banyak sejagat raya.

Untungnya Inggris paling favorit di bursa taruhan  juara Euro 2024. Ini menurut Telegraph. Spanyol, Jeman dan Prancis menempati posisi kedua, ketiga dan keempat terfavorit.

Menyusul Portugal dan Belanda. Italia dan Belgia menempati peringkat 7 dan 8. Keduanya berada di atas Austria.

Gli Azzurri alias Italia - paling mendebarkan di fase grup musim ini. Nyaris melukai hati penggemarnya di seluruh dunia.

Drama menegangkan tercipta di Leipzig Senin malam 24 Juni 2024.   Tim juara bertahan lolos dari lubang jarum berkat gol larut Mattia Zaccagni dua menit menjelang wasit meniup peluit akhir.

Dewi Fortuna memihak Italia dan melukai Luka Modric dan kawan-kawan. Italia berhak temani Spanyol ke babak 16 besar dengan poin 4.  

Kapten Kroasia, Luka Modric, mencetak gol menit ke-55, hanya beberapa saat setelah penaltinya ditepis kiper Italia Gigi Donnarumma.

Saat Kroasia hendak berpesta pora, pemain pengganti Mattia Zaccagni menyamakan kedudukan. Hasil  1-1 memaksa Kroasia tersingkir lebih awal.

Begitulah karakter  Italia, suka meremas jantung dan lolos saat sakratul maut. Krisis bikin mereka menggila.

Tuan dan puan kiranya ingat, Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 tapi dua tahun kemudian mereka jawara Eropa. Lalu hanya jadi penonton saat  Piala Dunia 2022 bergulir di Qatar.

Kini mereka lolos dalam situasi krisis pula. Kalau bisa membungkam Swiss pada 29 Juni 2024, Gli Azzurri perlu tuan tempatkan sebagai favorit juara. Cukup sering Italia hanya perlu bermain selama sebulan untuk meraih trofi.

Bagaimana Belanda? Kinerja Memphis Depay dan kolega masih jauh dari pesona Belanda sebenar-benarnya. Belanda yang total football. Belanda yang juara di hati penonton.

Ronald Koeman mesti membuktikan kecerdasan dan nama besarnya melawan Rumania 2 Juli 2024.

Jangan lupa, kejuaraan Piala Eropa atau  Piala Dunia selalu menghadirkan tim Kuda Hitam yang membuat kejutan. Kita menanti kiprah lanjutan Austria, Turki, Georgia, Rumania, Slowakia, dan Slovenia. Berharap sungguh hadirnya drama baru.

Kisah Euro 2024 belum lengkap kalau tidak membedah Grup E. Betapa tidak. Opta mencatat, pertama kali dalam sejarah Piala Eropa sejak tahun 1960, seluruh tim dalam satu grup berakhir dengan poin sama.

Empat tim Grup E Euro 2024 yaitu Rumania, Belgia, Slovakia dan Ukraina sama-sama mengoleksi poin 4. Hasil dari sekali menang sekali seri dan sekali kalah.

Nasib sial menimpa Ukraina yang belum usai berperang melawan Rusia. Mereka tersingkir karena mendekam di dasar klasemen Grup E. Bola kadang terasa kejam. (*)

Sumber: Pos Kupang

Pesona Kefamenanu

Durasi kehidupan malam terasa lebih lama. Rumah makan tersebar di beberapa tempat. Pilihan menu pun bervariasi. Satu hal yang membuat girang, ada menu kuah ikan asam dan ikan bakar. Makanan kesayangan saya.

Di warung pinggir jalan kita berhak pilih sendiri jenis ikan, umumnya  masih segar dalam kotak khusus berisi es batu. Baru sekali mati, kata empunya rumah makan melukiskan kondisi ikan.

Sungguh malam itu beta melihat wajah Kefamenanu yang sudah jauh berubah. Ya, setelah lima tahun beta kembali ke ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara tersebut di penghujung Februari 2024.

Saya ke sana bersama dua rekan dari Harian Pos Kupang, Paul Kopong Burin dan Kristanto Bisilisin. Kami ke sana untuk silaturahmi dengan mitra kerja di Kefa.

Terakhir saya ke Kefa 27 Januari 2019, juga bersama kolega dari Pos Kupang dalam perjalanan silaturahmi termasuk ke Belu dan Malaka.

Sesudah itu saya ke Pulau Dewata menunaikan tugas dari pemimpin Tribun Network di Harian Tribun Bali sampai Oktober 2021. 

Selanjutnya saya bergeser ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di nusa molek berkat keanggunan Gunung Rinjani itu, beta bantu merintis lahirnya portal berita ke-60 Tribun Network bernama TribunLombok.com.

Kembali ke Kefa - sapaan populer Kefamenanu - merupakan kerinduan lamaku yang akhirnya terwujud pada 26 dan 27 Februari 2024.

Kota ini lama nian bukanlah favorit di Timor Barat. Orang lebih kuat  mengingat Kota Kupang dan Atambua sebagai jantung dan barometer kemajuan Indonesia di Timor.

Dulu Kefa hanya tempat transit. Banyak orang cuma mampir sejenak manakala letih menghampiri dalam perjalanan Atambua-Kupang atau sebaliknya. 

Kala malam menjelang, Kefa lekas amat menuju peraduan. Tak banyak aktivitas yang memaksa pemilik toko dan atau rumah makan bertahan sedikit lebih lama.

Hari ini Kefa telah berubah. Tuan dan puan tak perlu cemas bila baru keluar dari rumah atau penginapan untuk makan malam di atas pukul 21.00 Wita. Niscaya anda tidak kelaparan.

Mengapa Kota Kefamenanu berubah? Faktor pemicu kemajuan Kota Kefa tentunya tidak tunggal. Tapi menurut beta,  ada satu fakta paling menonjol yaitu kehidupan kampusnya yang luar biasa pesat.

Saat ini tercatat lima perguruan tinggi di Kota Kefamenanu (sumber https://datapendidikan.com/perguruan-tinggi/kab/timor-tengah-utara).

Kelima kampus tersebut yaitu  Universitas Timor (Unimor) yang beralamat di Jalan El Tari, Km 9 Kelurahan Sasi,  Kecamatan Kota Kefamenanu. 

Kedua, Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu di Jl. El Tari Km 9 Kecamatan Bikomi Selatan.

Ketiga, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Cendana Wangi di Jl. Timor Raya Km  6, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan  Kota Kefamenanu.

Keempat, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Surya Kasih di Kecamatan Kota Kefamenanu. 

Kelima, Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua yang beralamat di Jalan  El Tari,  Km 9 Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan.

Dari kelima perguruan tinggi tersebut, Unimor merupakan satu-satunya universitas negeri di Kefa. Sedangkan empat lainnya adalah perguruan tinggi swasta.

Unimor terbesar dan tersohor. Kehadiran universitas yang berdiri pada 16 Juli 2000 ini mengubah kawasan Sasi yang dulu sepi menjadi riuh ramai oleh aktivitas para mahasiswa. 

Status awal Unimor adalah perguruan tinggi swasta. Tahun 2014 berubah menjadi universitas negeri. 

Sejak saat itu  minat mahasiswa dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kuliah di Unimor terus meningkat dari tahun ke tahun.

Saat ini Unimor memiliki 15 program studi yang terbagi ke dalam lima fakultas yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Sains dan Teknologi.

 Ketika saya  temui di ruang kerjanya, Selasa 27 Februari 2024,  Wakil Rektor Unimor Bidang Akademik dan Kerja sama, Dr. Yoseph Nahak Seran, S.Pd., M.Si mengatakan, Unimor siap menerima 2.700 orang calon mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2024.

 Demi  mendukung jangkauan penyebaran informasi ke sekolah dan siswa tentang SNPMB  tahun 2024, kata Yoseph Seran, panitia sudah membekali  tim sosialisasi dan promosi pada 24 Januari 2024. Kegiatan ini dibuka  Rektor Unimor Dr. Ir. Stefanus Sio, MP.

“Untuk tahun 2024, kita usulkan 2.700 orang calon mahasiwa baru. Untuk mencapai ini kita harus melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya turun melakukan sosialisasi," kata rektor dikutip dari situs web Unimor.

Total jumlah mahasiswa Unimor sekarang  kurang lebih 12 ribu orang. Bukan angka yang kecil. Ditambah para mahasiswa dari empat perguruan tinggi lainnya, maka mahasiswa di Kota Kefamenanu lumayan banyak. 

Bisa dilukiskan Kefamenanu merupakan  kota pelajar dan mahasiswa nomor dua terbesar di Timor setelah Kota Kupang.

Keberadaan mereka memberi warna baru kehidupan warga Kota Kefa. Bisnis pemondokan, kuliner dan sebagainya tumbuh subur. Perputaran uang hari-hari  ini terjadi dalam skala lebih gemuk dan menggiurkan dibandingkan belasan tahun silam.

Kiranya itulah yang mengubah wajah Kefa lebih bergairah, anggun dan mempesona.

Pesona Kefa pun memikat hati para mahasiswa mancanegara. Menurut Yoseph Seran, Unimor memiliki mahasiswa asing sejak tahun akademik 2023-2024. "Ada sembilan orang, semuanya dari Timor Leste," kata dia.

Untuk tahun 2024 sebanyak 200 calon mahasiswa asal Timor Leste sudah menyatakan minatnya bergabung. Yos  Seran memperkirakan sekira 40 persen dari jumlah tersebut akan mewujudkan niat menjadi mahasiswa Unimor Kefamenanu. 

"Kami yakin mahasiswa asing bertambah jumlahnya tahun ini. Keberadaan mereka meningkatkan grade Unimor," ujarnya.

Bagaimana kemampuan berbahasa Indonesia? "Sebelum kuliah di Unimor mereka kursus Bahasa Indonesia di KBRI Dili," kata Yos Seran.

Begitulah tuan dan puan sekeping cerita dari Kefamenanu, kota pelajar yang bergairah di tapal batas negeri Indonesia-Timor Leste. (*)

Sumber: Pos Kupang



Pemilu yang Pilu


Oleh Dion DB Putra

PEMILU 2024 adalah pemilu yang pilu bagi seluruh rumpun keluarga Marselina Hoar. Marselina adalah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di  TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Marselina Hoar meninggal dunia setelah menjalankan tugas bersama rekan-rekannya KPPS TPS O7 Desa Bakiruk.

"Kami keluarga besar KPU Kabupaten Malaka turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Ketua KPPS TPS 07 Desa Bakiruk," kata Ketua KPU Kabupaten Malaka, Yuventus Adrianus Bere, Jumat 16 Februari 2024.

Yuventus menyebut almarhumah Marselina Hoar sebagai pejuang demokrasi karena meninggal saat mengawal pemilihan presiden dan wakil presiden sampai pemilihan anggota legislatif.

Marselina bukan satu-satunya korban Pemilu yang pilu. Sampai artikel ini beta racik pada Sabtu siang 17 Februari 2024,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat 35 orang meninggal dunia setelah menjalankan tugas dalam proses penghitungan suara Pemilu 2024.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menungkapkan, dari 35 orang yang meninggal dunia, 23 di antaranya anggota adalah KPPS termasuk Marselina. 

Hasyim mengatakan, selain anggota KPPS, tiga orang panitia pemungutan suara (PPS) dan sembilan petugas perlindungan masyarakat (linmas) juga wafat setelah bertugas di Pemilu 2024. 

Selain meninggal dunia, KPU mencatat 3.909 petugas yang sakit seusai mengawal penghitungan suara. Mereka yang sakit terdiri dari 119 panitia pemilihan kecamatan (PPK), 596 PPS, 2.878 KPPS dan 316 anggota linmas. 

Tuan puan dan beta tentu berharap senada. Jangan tambah lagi korban jiwa gara-gara Pemilu 2024. Cukup sudah 35 orang yang meninggal dunia di seantero Nusantara. Angka itu pun sudah merupakan tragedi, betapa pesta demokrasi di ini negeri selalu meninggalkan luka dan air mata. 

Sistem pemilu kita masih lumayan rumit. Untuk Pilpres dan Pileg serentak, petugas di TPS bekerja lebih dari 16 jam bahkan hampir 24 jam nonstop. Mana mampu fisik manusia bertahan selama itu?

Kita memang telah sedikit belajar dari prahara Pemilu 2019  yang menelan korban jiwa mengerikan yaitu sebanyak 894 orang, dan 5.175 petugas jatuh sakit. 

Petugas penyelenggara di TPS Pemilu 2024 umumnya anak muda. Namun, pekerjaan administratif yakni merekap data suara secara manual pada sejumlah formulir butuh konsentrasi tinggi dan tenaga ekstra. 

Bekerja semalam suntuk

Bukan sekali dua beta menyaksikan pekerjaan KPPS yang melelahkan. Selama  era reformasi, setidaknya empat kali Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada persis di depan rumah beta.

Rumah cilik di Perumahan Lopo Indah Permai atau warga Kota Kupang lebih doyan menyebutnya perumahan BTN Kolhua, Kecamatan Maulafa.

Rumahku terletak di tengah Blok W, berdampingan dengan kediaman ketua RT Nikolaus N Kuba.

Mungkin lantaran letaknya semacam itu sehingga sejak Pemilu 2014, TPS didirikan di depan rumah kami berdua.

Pada Pilpres dan Pileg 2024 ini TPS 13 Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa Kota Kupang berdiri di depan rumah beta dan Nikolaus Kuba.

KPPS dipimpin Agustina Sepang yang rumahnya cuma selemparan batu dari beta. Anggota KPPS anak-anak muda di perumahan Lopo Indah. Separuhnya  baru tamat kuliah. Energik. Antusias dan semangat tinggi.

Meski demikian kelelahan mulai tampak di wajah mereka pada Rabu larut malam 14 Februari 2024. 

Bayangkan saja. Mereka sudah siaga di TPS 13 sejak pukul 06.00. Pukul 07.00 WITA mengucapkan sumpah dan janji dipimpin Agustina. Setelah itu mulai melayani para pemilih yang berdatangan ke TPS.

Pukul 08.13 WITA hujan deras melanda Kolhua selama hampir satu jam. Di Hari Kasih Sayang itu hujan bermurah hati untuk bumi Timor, dia datang silih berganti sampai malam. 

Petugas benar-benar bekerja dalam tekanan cuaca yang kurang bersahabat. 

Semula beta menduga pekerjaan mereka akan berakhir sekira pukul 01.00 atau 02.00 dini hari Kamis, 15 Februari 2024.

Dugaanku keliru besar. Agustina dan kawan-kawan baru rampung bekerja pada sekira pukul 10.20 WITA, Kamis 15 Februari 2024.

Tuan dan puan bisa hitung sendiri berapa jam yang mereka lalui tanpa henti (kecuali istirahat makan dan atau ibadah) untuk merampungkan semua data pemilih. Pemilu Indonesia sungguh menguras energi.

Syukur kepada Tuhan semua petugas di TPS 13 Kolhua Kupang tetap sehat walafiat. Tak ada hal serius yang menimpa mereka.

Beda dengan rekan-rekannya di TPS lain yang sampai jatuh sakit bahkan meninggal dunia. Demokrasi tak luput dari tangis dan air mata.

Begitulah sekelumit kisah Pemilu 2024 yang pilu. Bagi yang unggul dan nanti diumumkan sebagai pemenang tak perlu jemawa. Bersukaria silakan. Overdosis jangan. 

Pihak yang kalah atau sukses tertunda, mari berlapang dada. Bak pertandingan sepak bola selalu ada yang menang dan kalah.  

Sejujurnya sistem pemilu kita masih jauh dari ideal. Tak elok pura-pura menutup telinga untuk mendengar riuhnya suara curang di mana-mana. Belum lagi soal pelanggaran etika yang sebagian orang anggap biasa-biasa saja. 

Seorang netizen bertanya lirih, adakah hal baik yang dihasilkan dari pelanggaran demi pelanggaran? Wallalualam. (*)

Sumber: Pos Kupang



Mengenang Basuki Subianto

 

Basuki Subianto

Reformasi di ini negeri pada 1998 membawa konsekuensi luas termasuk di bidang pers dan media massa.

Media yang agak sesak napas kebebasan pada masa otoriter Orba, sontak menikmati kemerdekaan.

Institusi pers pun tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Persaingan lebih keras dibandingkan masa sebelumnya.

Kami di Harian Pos Kupang pada masa itu merasakan efeknya. 

Pos Kupang yang sejak 1 Desember 1992 merupakan satu-satunya koran harian di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat pesaing kuat dengan konsep dan semangat baru pula.

Pos Kupang wajib berbenah agar tetap bertahan hidup. 

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Pos Kupang, Om Damyan Godho menghubungi koleganya sesama wartawan Harian Kompas, Basuki Subianto.

Pada tahun 1998 Basuki Subianto mengemban tanggung jawab sebagai Pemimpin Redaksi Banjarmasin Post di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Beliau berduet dengan guru dan senior saya, Kakak Yusran Pare yang juga pernah mengasuh kami di Pos Kupang sebelum reformasi.

Om Damyan Godho meminta bantuan sobatnya  Om Bas (Basuki Subianto) datang ke Kupang memotivasi  dan terutama berbagi ilmunya kepada kami awak redaksi. 

Om Bas dengan senang hati membimbing kami selama kira-kira sepekan. Om Bas memberi pengetahuan dan keterampilan jurnalistik mulai dari cara mengumpulkan bahan berita berbobot, pemilihan angle hingga buat judul yang memikat hati pembaca.  

Cara Om Bas mengajar asyik nian. Rileks, dan santai tapi langsung masuk isi kepala. Mudah dipahami.  

Kalau bicara dan tertawa, Om Bas akan mengeluarkan suara baritonnya yang khas. Cara tertawanya menular.  

Pengetahuan dan keterampilan jurnalistik yang Om Bas bagikan pada masa itu sangat membantu Pos Kupang  dapat bertahan dan melewati situasi yang sulit.

Saya selalu mengingat Om Bas sebagai pria murah senyum yang optimistis. 

Kemarin, hari Minggu 4 Februari 2024, Om Basuki Subianto tutup usia  setelah sempat dirawat di rumah sakit. Innalilahi wainna ilaihi rojiun.

Selamat jalan Om Bas. 

Bahagia kekal di sisiNya. Tuhan meneguhkan dan menghibur keluarga yang ditinggalkan. (*)

Kolhua, 5 Februari 2024 (Fb Dion)

Bukan Peti Mati Terakhir


Beta mau berkata lugas saja bahwa perbudakan modern di kampung halaman kita, Flobamora, belum usai bahkan semakin menjadi-jadi.

Di penghujung tahun 2023, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menerima kiriman peti jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negeri seberang.

Malah tiga sekaligus di bulan Desember saat sebagian besar masyarakat di bumi tenggara NKRI ini merayakan Natal.

Mengutip laporan Pos Kupang, ketiga PMI yang meninggal di luar negeri pada Desember 2023 adalah Yohanes Baptista Baga asal Desa Beru Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Lenisius Soba asal Desa Zozozea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, dan Piter Betan alias Petrus Doni Betan asal Kelurahan Lewolere, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Tahun 2023 sebanyak 151 Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural asal Provinsi NTT meninggal dunia di luar negeri, dominan di Malaysia.

Angka kematian yang bikin merinding. Bulu kuduk berdiri. Bayangkan setiap bulan rata-rata NTT menerima 12 peti mati.

Secara statistik dalam lima tahun terakhir, jumlah kiriman peti mati dari luar negeri ke NTT memang terus menanjak.

Pos Kupang mencatat pada 2018 sebanyak 105 jenazah PMI, 119 jenazah tahun 2019, sebanyak 87 jenazah pada tahun 2020, tahun 2021 sebanyak 121 jenazah, dan 106 jenazah tahun 2022. Tahun 2023 melonjak sampai 151 jenazah.

Sejak tahun 2018 hingga 2023, NTT menerima 689 peti jenazah PMI. Jumlah yang tidak sedikit bukan?

Sebagai pembanding, Kompas.id 23 Juli 2023 mewartakan, selama tahun 2018-2022, sedikitnya 516 pekerja migran Indonesia asal Nusa Tenggara Timur meninggal di luar negeri.

Dari jumlah itu, 499 orang di antaranya pekerja migran ilegal karena mereka berangkat ke negara lain tanpa dokumen resmi.

Menurut Koordinator Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia, Gabriel Goa, jumlah PMI asal NTT yang meninggal di luar negeri itu dihitung berdasarkan jumlah peti jenazah yang tiba melalui Bandara internasional El Tari, Kupang.

Selain melalui Bandara El Tari, sebenarnya masih ada peti jenazah PMI asal NTT yang tiba dengan kapal laut karena keluarga mengalami kesulitan biaya memulangkan jenazah dengan pesawat terbang.

Namun, jumlah peti jenazah yang dipulangkan dengan kapal laut itu tidak terdata.

”Dari 516 orang yang meninggal itu, hanya 17 orang yang berstatus pekerja migran prosedural. Pekerja resmi ini mendapatkan santunan yang diterima ahli waris. Sementara pekerja nonprosedural tidak mendapat santunan, bahkan memulangkan peti jenazah ke NTT pun susah payah karena menyangkut biaya,” kata Gabriel, Kamis (20/7/2023).

Kisah klasik memilukan ini entah kapan bisa berakhir. Sejak puluhan tahun lalu pekerja migran asal NTT nekat ke mancanegara bermodal fisik semata.

Mereka pergi mencari sesuap nasi tanpa dokumen resmi yang menjamin keselamatan, kenyamanan dan terutama hak-hak mereka sebagai pekerja.

Pemerintahan berganti rutin di bumi Flobamora. Kepemimpinan daerah pun beralih alami tapi jarum waktu seolah tidak bergerak di sini.

Perbudakan atau istilah tren tindak pidana perdagangan orang masih terjadi dalam langgam dan rupa baru sesuai zaman.

Di luar sana satu orang PMI mati apalagi PMI itu ilegal merupakan tragedi.

Jangan-jangan kita di sini justru menganggap 151 (peti jenazah) sekadar angka tanpa makna. Bukan urusan lu (anda) dan beta.

Peti mati PMI yang terus bertambah jumlahnya saban tahun (mestinya) membuat Nusa Tenggara Timur terluka.

Terluka karena kita benar-benar tak berdaya untuk menekan apalagi memeranginya. Peti mati telah menjadi elegi harian.

Luka mengangga lebar itu mendera pemerintah dan masyarakat. Pemimpin daerah terluka, gereja terluka, perguruan tinggi juga terluka.

Aktivis LSM, civil society, kaum cerdik pandai, tokoh agama, tokoh masyarakat, kaum muda, pun insan media massa terluka.

Kita semua terluka. Anda dan saya termasuk mereka yang sedang gigih berjuang merebut kursi eksekutif dan legislatif pada 14 Februari 2024.

Angka kemiskinan ekstrem di NTT gemuk amat. Lebih dari satu juta orang tertatih-tatih untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan dan minum sehari-hari.

Posisi kita belum bergeser dalam klasemen kemiskinan nasional. Tetap tiga besar bersama sesama saudara di Papua yang pulaunya kaya raya.

Maka yakin dan percayalah 151 itu bukan peti mati terakhir! Mungkin segera tiba yang baru di beranda Nusa Tenggara Timur. Dan, kita terluka lagi.

Siapa peduli? 

Sumber: Pos Kupang


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes