Gaya Hidup Eksekutif Muda Manado

ilustrasi
Nongkrong di cafe atau restoran sudah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan termasuk kelompok remaja dan eksekutif muda di Manado.

BERDASARKAN pantauan Tribun Manado,  Sabtu (26/1/2013), beberapa tempat hang out dipadati oleh pengunjung yang didominasi oleh para remaja dan eksekutif muda.

Mereka makan dan ngobrol bersama rekan-rekan dan keluarga. Mereka menikmati kebersamaan di akhir pekan. Pamela (28) mengaku, sering hang out bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya di akhir pekan. "Saya jalan bareng mereka seminggu dua sampai tiga kali. Biasanya kami mencari tempat yang suasananya nyaman, " ujarnya.

Wanita yang saat ditemui sedang nongkrong bersama temannya di JW Restaurant and Bar Manado  ini mengatakan, hang out bersama sahabat dan kelurga juga termasuk kebutuhan hidup. "Nongkrong bisa memberikan banyak manfaat. Karena kita juga butuh refresing setelah sibuk bekerja. Dengan nongkrong bisa menghilangkan kepenatan dan kejenuhan di tempat kerja, " ujarnya.

Ia mengaku, restoran dan cafe selalu menjadi pilihannya untuk nongkrong karena  suasananya yang nyaman. "Selain ngobrol kita juga makan dan minum bersama, biar lebih asyik. Biasanya ditraktir teman atau kadang bayar sendiri. Kalau bayar sendiri biasanya sekali nongkrong Rp 100 ribu " kata Pamela.

Gledys (20) pun mengaku hobi nongkrong bersama teman-teman. Tempat yang dikunjungi adalah restoran-restoran mahal. "Saya biasa jalan bersama teman. Kami memilih restoran karena suasanya lebih nyaman sehingga kami bisa ngobrol sepuasnya, " katanya saat diwawancarai Tribun Manado di Dante Manado Town Square.

Menurutnya, selain makan dan minum, ia dan rekan-rekannya sering membahas topik tertentu. "Biasanya kami membahas tentang hobi kami masing-masing, atau artis idola dan masih banyak topik lainnya. Yah kami bisa duduk di sini sampai tiga jam, " kata Gledys.

Semakin tingginya daya beli masyarakat segmen ini, cafe dan restoran cepat saji makin kebanjiran pengunjung. Operational Manager JW Restaurant and Bar, Ferdy mengatakan, pada akhir pekan, pengunjung restorannya meningkat pesat. "Per hari itu bisa sampai 300 orang yang didominasi oleh kaum muda. Mereka bisa sampai jam dua pagi di sini, " ujarnya.

Ferdy mengaku, pengunjung yang datang bisa duduk hingga berjam-jam sambil menimati suasa restoran. "Selain makan mereka juga ngobrol hingga berjam-jam, apalagi di akhir pekan seperti ini kita buka hingga jam dua pagi sehingga mereka bebas ngobrol sepuasnya, " katanya. (joice hape)

Sumber: Tribun Manado edisi cetak 27 Januari 2013 hal 1
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes