Fren Tidak Bedakan Suku dan Agama

RUTENG, PK -- Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Esthon Foenay (Paket Fren) tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan. Karena, Fren nasionalis. Perbedaan-perbedaan yang ada dijadikan sebagai kekuatan untuk membangun NTT.

Demikian ditegaskan juru kampanye (jurkam) nasional Paket Fren, Sonny Keraf saat tampil berkampanye di hadapan pendukung dan simpatisan Paket Fren di lapangan bolakaki Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Jumat (6/6/2008). Selain Sonny, kampanye rapat umum itu juga menampilkan jurkam dr. Husein Pancratius, Cypri Aoer dan Frans Lebu Raya.

"Sekarang kita memilih kepala daerah. Bukan memilih kepala suku. Oleh karena itu kita tidak perlu membeda-bedakan suku dan agama. Mari kita bersatu untuk membangun NTT untuk semua suku dan agama. Selama ini kita berkelahi terus antarsuku, Larantuka-Manggarai, Timor-Rote, Flores-Timor-Sumba dan lain sebagainya. Karena kita berkelahi sehingga tidak secara serius untuk mengurus daerah dan masyarakat NTT. Mari kita pilih pemimpin yang dapat merangkul semua suku dan agama yaitu Paket Fren," tegas Sonny.

Sonny juga mengatakan, Fren memiliki program-program yang realistis sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Diantaranya, memprioritaskan pendidikan yang berkualitas dan relevan disesuaikan dengan potensi daerah. Misalnya pengembangan pendidikan yang berbasis perikanan dan kelautan serta pertanian dan perkebunan.

Jurkam Husein Pancratius mengatakan masyarakat harus memberi pilihan yang cerdas kepada calon pemimpin yang cerdas pula seperti Fren. Masyarakat, lanjutnya, harus mengenali calon pemimpin yang berkelakuan baik, muda dan energik serta tidak terlibat kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Cypri Aoer meminta agar aparat pemerintah harus netral selama pelaksanaan Pilgub. Dan masyarakat tidak boleh ikut jika dipaksakan oleh aparat yang bersikap tidak netral. Dia juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap serangan fajar yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab.

Lebu Raya yang tampil terakhir menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Manggarai yang memberi respon positif kepada Paket Fren. Lebu Raya mengatakan, dia dan Esthon berasal dari masyarakat kecil dan mereka tidak akan pernah melupakan masyarakat kecil.

"Saya perhatikan petani karena saya berasal dari keluarga petani. Saya tidak lupa diri. Tidak lupa asal-usul karena jika terpilih saya tidak akan salah arah," ujar Lebu Raya.

Dia juga menegaskan akan menegakan hukum dan memberantas KKN. "Selama menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTT dan Wakil Gubernur NTT tidak pernah korupsi karena saya tahu korupsi menyengsarakan rakyat," tegas Lebu Raya yang disabut tepuk tangan dan suitan pendukungnya. (lyn/yel/aca)

Link http://www.pos-kupang.com/main/index.php
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes