Tiga Paket Angkat Masalah Kemiskinan

KUPANG, PK -- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013, yakni Paket Fren (Frans Lebu Raya-Esthon Foenay), Gaul (Gaspar P Ehok-Julius Bobo) dan Tulus (Ibrahim A Medah- Paulus Moa) sama-sama mengangkat masalah ketertinggalan daerah dan kemiskinan masyarakat NTT dalam rumusan visi, misi dan program mereka.

Hal ini terungkap saat ketiga paket tersebut memaparkan visi, misi dan program mereka dalam rapat paripurna DPRD NTT, Senin (26/5/2008) malam. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD NTT, Drs. Mell Adoe. Lebu Raya mengatakan, penanggulangan kemiskinan merupakan agenda khusus Paket Fren.

Dia mengutip data UNDP, Bappeda dan BPS (2005) bahwa indeks pembangunan manusia NTT di urutan ke 24 dari 26 propinsi di Indonesia dengan skor HDI 60,4. Sementara jumlah penduduk miskin NTT pada tahun 2007 sebanyak 1.166.600 orang.

"Ini semakin mempertegas bahwa persoalan mendasar pada masyarakat NTT umumnya dan masyarakat desa khususnya adalah kemiskinan dengan sejumlah rentetan ikutannya. Sebagai salah satu propinsi dengan prosentase penduduk miskin yang masih tinggi diperlukan strategi khusus yang direalisasikan melalui program yang pro rakyat miskin," katanya Lebu Raya.

Agenda khusus lainnya adalah pembangunan daerah perbatasan, pembangunan daerah kepulauan, pembangunan daerah rawan bencana. Sedangkan agenda lainnya yang akan dilakukan yaitu pemantapan kualitas pendidikan, pembangunan kesehatan, pembangunan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pembenahan sistem hukum daerah yang berkeidilan, konsolidasi tata ruang dan pengelolaan lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan, anak dan pemuda.

Gaspar Ehok dari Paket Gaul, mengatakan, persoalan ketertinggalan, kemiskinan, pengangguran, busung lapar dan KKN di NTT disebabkan pembangunan di NTT yang keluar dari arah dan kebijakan strategi.

"Selama dua tahun kami mendengar, melihat dan merasakan apa yang dialami masyarakat. Dan, kemiskinan melanda seluruh dimensi. Mengapa seperti ini? Karena ada persoalan dimana sistim dan kebijakan tidak berpihak kepada masyarakat miskin. Kemiskinan hanya menjadi komoditas politik. Kebijakaan sektoral terpusat dan kebijakan menjadi urusan birokrasi. Selain itu kurangnya kemitraan serta masyarakat miskin diposisikan sebagai obyek. Masalah kemiskinan di semua daerah dipandang sama, padahal terjadi diversiasi. Di sisi lain, peran swasta masih pasif, masih menunggu proyek. Oleh karena itu perlu peran yang pasti dari swasta dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat," kata Gaspar.

IA Medah dari Paket Tulus, mengatakan, NTT merupakan daerah tertinggal jika menggunakan pendidikan, kesehatan, pendapatan perkapita sebagai indikator. "Dibutuhkan kualitas gubernur dan kekuatan birokrasi untuk memacu pertumbuhan di semua sektor dengan menggerakkan dan memanfaatkan sumber daya yang ada. Dua hal yang dilakukan adalah mewujudkan birokrasi yang bersih dan mewujudkan masyarakat mandiri yang adil dan sejahtera," kata Medah.

Medah juga menegaskan bahwa salah satu target jika ia dan Paulus Moa terpilih memimpin NTT, adalah menambah daerah pemekaran, diantaranya menjadikan Flores sebagai propinsi.

Pemaparan visi dan misi ini dihadiri Wakil Ketua DPRD NTT, Drs. Kristo Blasin dan Hendrik Markus, Sekda NTT, Jamin Habid yang mewakili Gubernur NTT, anggota Dewan dan jajaran Muspida NTT. Ketua Panwas Pilgub, Drs. Djidon de Haan juga hadir. Ketua dan anggota KPU NTT tidak terlihat. Massa pendukung ketiga paket ikut menyaksikan dari luar ruangan sidang Dewan.

Rapat paripurna ini digelar setelah DPRD NTT mendapat SK Mendagri No. 121.53-357 Tahun 2008 tanggal 24 Mei 2008, tentang Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. SK ini menyatakan bahwa hari pencoblosan Pilgub NTT yang dijadwalkan tanggal 2 Juni 2008 diundur ke tanggal 14 Juni 2008.

Kemarin pagi, Ketua KPU NTT, Robinson Ratukore menandai dimulainya masa kampanye Pilgub NTT ditandai pengibaran bendera Parpol pengurung tiga paket di halaman Sekretariat KPU NTT. Selanjutnya diikuti dengan pembacaan dan penandatangan ikrar kampanye damai oleh tiga pasangan calon. (aca)

Pos Kupang edisi Selasa, 27 Mei 2008 halaman 1
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes