Fren Pimpin Sementara

KUPANG, PK -- Dari hasil perhitungan cepat (quick qount) oleh Lingkaran Survai Indonesia (LSI), Jaringan Isu Publik (JIP) dan rekapitulasi Pos Kupang di sejumlah kabupaten, pasangan Drs. Frans Lebu Raya-Ir. Esthon L Foenay, M.Si (paket Fren) memimpin sementara perolehan suara pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT, Sabtu (14/6/2008). Paket Tulus (Drs. IA Medah- Drs. Paulus Moa) menempati urutan kedua, disusul paket Gaul (Gaspar Parang Ehok-Julius Bobo) di tempat terakhir.

Dari perhitungan cepat yang dilakukan LSI, sampai pukul 17.30 Wita, Fren menang 38,30 persen, Gaul 28,66 persen, Tulus 33,04 persen. Perolehan suara sementara berdasarkan quick qount ini diumumkan kepada wartawan di Hotel Kristal, kemarin sore, oleh Barkah Patimuhu dan Arman Salam sebagai West Manager Area dan Research Manager LSI serta Setia Darma dari JIP. "Kami hanya membantu memberi informasi yang cepat kepada warga. Hasil akhir ada pada KPU," kata Arman dan Barkah.


Arman menjelaskan, metodologi survai yakni menggunakan teknik penarikan sampel multistage random sampling. Jumlah sampel TPS 350. Sampel tersebar secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih dan dipilih secara acak di seluruh wilayah kecamatan. "Data sampel yang masuk mencapai 94,81 persen. Sedangkan sampling eror 1 persen," katanya.

Arman mengungkapkan, LSI dan JPI sudah berulangkali melakukan survai pilkada. Sekitar 40 kali LSI melakukan survai dan tak satu pun meleset.


Sementara dari rekapitulasi Pos Kupang di sejumlah desa dan kecamatan di kabupaten-kabupaten dan berdasarkan data-data dari KPU kabupaten, Fren menang di Flores Timur, Lembata, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Ngada, Sumba Timur, Sumba Tengah, Ende, Sikka dan Kota Kupang. Sedangkan paket Tulus menang di Kabupaten Alor, Timor Tengah Selatan (TTS), Rote, Kabupaten Kupang. Gaul menang di Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat dan Sumba Barat.

Frans Lebu Raya di hadapan pendukung dan simpatisan paket Fren di Sekretariat DPD PDIP NTT, Sabtu malam, mengatakan, hasil yang diperoleh merupakan kemenangan Tuhan dan seluruh rakyat NTT. Karena itu, semua masyarakat NTT harus menghargai dan kedaulatan rakyat tidak dicederai.

"Mari kita kawal dan antar hasil pilihan langsung rakyat ini di PPK, KPU hingga penetapannya. Jangan sampai angka 500 berubah jadi 50 dan angga 11 berubah jadi 17 dan lainnya. Fren akan berjuang membela suara rakyat yang adalah suara Tuhan," kata Lebu Raya.

Gaspar Parang Ehok, sesaat setelah memberikan suaranya di TPS VI, Kelurahan Oebobo mengatakan, paket Gaul siap kalah. "Tentunya paket Gaul sudah siap untuk menerima kekalahan apabila dalam pemungutan suara memang harus kalah. Kita siap dukung paket yang menang. Kita berharap paket yang menang nanti juga dapat menggunakan program kerja kami, karena visi dan misi kami merupakan juga aspirasi dari masyarakat NTT," kata Gaspar Ehok.

Linmas Mengamuk
Insiden kecil terjadi di Labuan Bajo. Puluhan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kecamatan Komodo, Manggarai Barat mengamuk dan sempat menyandera sejumlah kotak suara.

Sebelum mengancam untuk memboikot penghitungan suara di tingkat kecamatan, para anggota linmas ini sempat melakukan unjuk rasa ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Mabar yang beralamat di samping Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Haji Jafar Ali Rafi, Labuan Bajo.

Salah satu anggota linmas yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, pihaknya resah karena belum juga mendapat upah sementara mereka sudah bekerja dan hamper selesai. "Kami merasa khawatir jangan sampai kasus seperti pilkada dan pilpres kali lalu terulang karena itu kami mau agar secepatnya honor kami diselesaikan," katanya.

Kapolres Mabar, AKBP Butje Hello, yang dikonfirmasi melalui, Kabag Ops, AKP Viktor Jemadu, mengatakan, aksi yang dilakukan para linmas sudah diatasi beberapa saat setelah pihak polres menurunkan anggota guna mengamankan. Dia mengakui pihaknya langsung ke Kantor PPK Kecamatan Komodo guna mengamankan aksi yang dilakukan pihak linmas. Sementara menurut pihak Badan Kesbangpol, dana untuk para linmas sudah ada namun belum dikatahui pasti kapan pencairannya. (aca/dar/yel/ben/osa/gem)

Distribusi suara dalam persen berdasarkan zona

---------------------------------------------------------------------------------
Zona Fren Gaul Tulus
---------------------------------------------------------------------------------
- Alor, Flores Timur, Lembata 49,16 % 12,44 % 38,4 %
- Belu dan TTU 46,24 % 28 % 25,76 %
- Ende, Nagekeo, Ngada, Sikka 48,89 % 25,72 % 25,39 %
- Kota Kupang, Kupang, Rote Ndao 36,06 % 6,78 % 57,16 %
- Manggarai, Mabar, Matim 17,85 % 71,66 % 10, 49 %
- Sumba Barat, SBD, Sumteng, Sumtim 35,35 % 38,63 % 26,02 %
- TTS 40,3 % 9,63 % 50,06 %
----------------------------------------------------------------------------------
Sumber : LSI dan JIP

Pos Kupang edisi Minggu, 15 Juni 2008 halaman 1
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes