Suap Auditor, Staf Dolog Bajawa Diciduk

BAJAWA, PK -- Yusuf Nunuhitu, Staf Dolog Bajawa, yang hendak menyuap Ketua Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Ngada, Selasa (24/2/2009), diciduk aparat Polres Ngada. Pria itu sudah diamankan di Mapolres Ngada bersama barang bukti sebuah amplop berisi uang Rp 1.650.000.

Nunuhitu diperiksa di kantor Inspektorat Ngada terkait penyaluran beras untuk keluarga miskin (Raskin) di Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, yang diduga bermasalah. Saat sedang diperiksa oleh ketua tim auditor, Daniel Ngebu, Nunuhitu menyelipkan sebuah amplop berisi uang pada berkas di atas meja auditor. 

Ngebu tersinggung, marah dan langsung berteriak. Dia pun langsung melapor atasannya. Setelah itu mereka melapor ke Polres Ngada dan Nunuhitu pun diciduk polisi.

Kapolres Ngada, AKBP Erdy S melalui Kasat Reskrim, AKP I Ketut Subandria, semalam, membenarkan adanya kasus suap tersebut. Dijelaskan Subandria, Yusuf Nunuhitu adalah oknum pegawai Dolog yang bertugas di Bajawa. Dia dilaporkan ke Polres Ngada karena saat diperiksa tim auditor, yang bersangkutan mau menyuap auditor dengan uang Rp 1.650.000. 

"Ketua Tim Auditor merasa dipermalukan karena ingin disuap sehingga ia melapor dan kami langsung ke kantor Inspektorat untuk mengamankan Nunuhitu dan uang yang dipakai menyogok itu. Yang bersangkutan sudah kita amankan dan dalam proses pemeriksaan," kata Subandria.

Dia menjelaskan, Nunuhitu ingin menutup kasus raskin yang sedang diaudit petugas inspektorat itu dengan uang. "Dia mau suap auditor sehingga kasusnya tidak mencuat," kata Subandria.

Kepala Inspektorat Ngada, Wempi Bate yang dikonfirmasi di rumahnya di Kelurahan Lebijaga-Bajawa, semalam, mengatakan, pihaknya terpaksa melaporkan staf Dolog Bajawa itu ke polisi karena mau menyuap tim auditor yang sedang menjalankan tugas memeriksa penyaluran raskin di Desa Nginamanu. Dalam proses pemeriksaan, katanya, ditemukan ada 12.600 Kg raskin pada tahun 2008 tidak disalurkan kepada masyarakat di Nginamanu. 

Tim inspektorat, katanya, memanggil Nunuhitu untuk diperiksa karena berdasarkan keterangan dari Desa Nginamanu yang bersangkutan telah menerima memo guna mengeluarkan beras dari Dolog Bajawa untuk dibagikan kepada warga miskin di Nginamanu.

"Nah, saat diperiksa itu Nunuhitu sudah mengakui bahwa dia sudah menggunakan raskin 12.600 Kg itu untuk kepentingan pribadi. Mungkin yang bersangkutan merasa salah lalu ingin menyuap tim auditor dengan uang. Tim auditor lapor saya dan kami putuskan untuk lapor kasus ini kepada polisi," papar Wempy. 

Sedangkan Daniel Ngebu mengatakan, dirinya merasa dipermalukan oleh Nunuhitu yang hendak menyogoknya dengan uang. 

"Saya langsung berteriak karena saya mau disuap. Setelah saya lapor ke pimpinan, saya lapor ke polisi. Saya tidak tahu jumlah uangnya berapa tapi saya lihat uang itu disimpan dalam amplop dan diselipkan di kertas di meja pemeriksaan. Saya merasa tersinggung karena yang bersangkutan sudah mengaku salah bahwa dia telah menggunakan raskin untuk kepentingan pribadi. Ini raskin untuk orang miskin tapi dia gunakan untuk kepentingan pribadi. Lalu dia mau suap saya lagi. Saya marah," kata Daniel Ngebu di kediamanya Wempy Bate, atasannya.

Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2008 raskin di Ngada sesuai pagu sebanyak 283.975 Kg. Dalam realisasasi hanya 271.375 Kg sehingga ada selisih 12.600 Kg. Tim lalu menelusuri selisih tersebut. Ternyata raskin tersebut digunakan oleh Nunuhitu dan tidak dibagikan kepada masyarakat miskin yang berhak menerimanya.

"Biasanya desa-desa yang mendapat raskin melapor ke Binsos Setda Ngada. lalu keluar memo berupa DO (delivery order) agar raskin bisa didrop ke desa. Kades Nginamanu pada 2008 ternyata mengatakan ia tidak pernah menerima raskin sebanyak Rp 12.600 Kg itu. Kades juga mengaku memo raskin telah dia titip kepada Nunuhitu," jelas Daniel Ngebu. 

Disaksikan Pos Kupang di Mapolres Ngada, semalam, Nunuhitu langsung diambil keterangannya oleh penyidik Polres Ngada. (ris)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes