Bingung Contreng, Satu Jam dalam Bilik Suara

DINA Misa (40), warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, berada dalam bilik suara selama satu jam. Misa yang memilih di TPS 5, Dusun I, Desa Tanah Merah, kebingungan mencontreng karena banyaknya partai politik, caleg dan calon DPD. 

Disaksikan Pos Kupang di TPS 5, Dusun 1, Desa Tanah Merah, Kamis (9/4/2009) pukul 09.00 Wita , sekitar 100 orang warga telah berada di dalam lokasi tersebut. Beberapa orang petugas KPPS pun terlihat sedang menyiapkan surat suara. Petugas Linmas sedang berdiri di pintu masuk TPS dan waga berdiri menunggu giliran.

Sekitar 30 menit menunggu, nama Dina Misa dipanggil petugas KPPS. Dengan tenang, Dina Misa melangkah menuju meja petugas dan menerima empat lembar surat suara untuk DPR, DPD, DPRD Propinsi NTT dan DPRD Kabupaten Kupang. Dina Misa masuk ke bilik suara pukul 09.30 dan baru keluar dari bilik suara sekitar 10.40 Wita.

Kepada Pos Kupang, dia mengaku bingung dengan cara baru yakni mencontreng. Dia mengaku tidak pernah mengikuti sosialisasi yang dilakukan KPUD tentang cara memilih pada pemilu kali ini. "Beta (saya, Red) tidak tahu ini cara baru. Yang beta ingat hanya coblos," katanya.

Dina Misa menyampaikan kekesalannya kepada petugas KPPS karena tidak memberikan penjelasan kepada dirinya. Linda Mesak, warga desa itu, mengatakan, sebagian masyarakat yang tinggal di daerah ini belum mengerti tentang cara mencontreng sehingga ada warga yang membutuhkan waktu lama dalam bilik suara untuk menyalurkan aspirasi mereka dengan benar.

Pemandangan yang sama terlihat di beberapa TPS dalam Kota Kupang. Bahkan ada pemilih yang diangap cerdas, juga kebingunan di dalam TPS. Rata-rata seorang pemilih menggunakan waktu 5-10 menit sehingga pelaksanaan pemilu kali ini memakan waktu dan melelahkan.(cc)

Pos Kupang edisi Sabtu, 11 April 2009 halaman 7
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes