Kondisi Banunaek Mulai membaik

SOE, PK -- Setelah dirawat satu hari di RSUD SoE, kondisi kesehatan mantan Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Drs. Daniel A Banunaek mulai membaik. Kekurangan cairan (dehidrari) yang menimpanya sudah bisa diatasi tim medis.

Ahli penyakit dalam RSUD SoE, dr. Ferdinandus S Kakiay, Sp.Pd mengatakan itu saat dikonfirmasi Pos Kupang di SoE, Minggu (17/5/2009) sore.

Menurut Dokter Ferdi, kekurangan cairan yang menimpa Banunaek akibat kurangnya asupan makanan.
"Soal kenapa asupan makanan dan minuman yang kurang saya tidak tahu. Saya hanya menilai dari kondisi fisiknya saat saya periksa. Kondisinya sangat lemah saat pertama kali kami terima," ujar Ferdi.

Banunaek ditahan di Rutan SoE sejak Kamis (14/5/2009) sebagai tersangka kasus penebangan liar 211 kayu jati di kawasan hutan Fatuanas. Pada Sabtu (16/5/2009), dia dilarikan ke RSUD SoE karena kondisi kesehatannya memburuk setelah dua malam menjalani masa tahanan di Rutan.

Ferdi mengatakan, saat dibawa ke RSUD SoE, kondisi Banunaek sangat lemah, mengalami dehidrasi dan respon terhadap orang menurun. Namun sampai kemarin dehidrasi yang dialaminya sudah bisa ditangani. 

Banunaek, katanya, juga mengeluh merasa nyeri hebat di ulu hati, kepala dan nyeri lambung. "Akibat nyeri itu sehingga mengakibatkan tensi darahnya naik turun. Dan akibat nyeri ulu hati itu bisa merambat ke mana-mana. Lantaran nyeri ulu hati dan lambung mengakibatkan dia susah makan dan minum. Karena kalau diberikan makanan dan minuman akan bertambah nyeri," jelas Ferdi.

Menurut dia, terapi yang dilakukan harus memperbaiki lambung terlebih dahulu. Luka di lambungnya harus diobati baru perlahan-lahan diberi asupan makanan.
Sedangkan jantung Banunaek dalam kondisi baik sesuai hasil rekam jantung. Namun untuk memastikannya akan dilakukan tes lagi dengan alat yang lebih bagus. 
Sementara dari hasil tes darah, ditemukan malaria falcivarum.

Sebelum tertimpa masalah, demikian Ferdi, Banunaek sudah rutin berobat ke dokter ahli penyakit dalam dan dokter ahli syaraf di Kupang. Menurutnya, usia Banunaek yang sudah lanjut menyebabkan yang bersangkutan juga terkena gejala parkinson. (aly)

Pos Kupang 18 Mei 2009 halaman 1
Reaksi:

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Kondisi Daniel Banunaek memburuk kaena yang bersangkutan tidak mau makan saat meringkuk dalam penjara di Oetimu Soe- UTAN SOE. Sengaja tidak mau makan supaya nga tidur di penjara tetapi tidur di rumah sakit. Tim kejaksannaan diminta supaya tidak terjebak dengan permainan dari tersanngka DANIEL BAnunaek ex Buppati TTS yang hampir memiskinkan kabipaten Cendana ini.

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes