Seleksi Anggota KPUD Belu Diduga KKN

ATAMBUA, PK -- Perekrutan calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu diduga kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Buktinya, calon anggota yang lolos wawancara adalah kerabat dekat panitia tim seleksi calon anggota KPU.

Selain itu, materi wawancara oleh tim seleksi bukan seputar UU dan aturan KPU, tetapi seputar mengapa tidak mendukung salah salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Belu dan persoalan keluarga.

Calon anggota KPU Belu, Hermalinda Klau, SE saat ditemui di Atambua, Selasa (15/9/2008), mengungkapkan, selaku salah seorang peserta yang direkrut menjadi anggota KPU Belu dia kecewa terhadap sistem perekrutan calon oleh tim seleksi. Persoalan ini pun sudah disampaikan secara tertulis kepada KPU Propinsi NTT di Kupang untuk melihat secara jeli 10 orang calon yang lolos seleksi sesuai hasil tes wawancara.

"Saya harus menyampaikan ketimpangan perekrutan itu kepada KPU NTT yang punya kewenangan memproses 10 calon anggota KPU Belu yang lolos. KPU NTT supaya meninjau kembali asal-usul data riwayat hidup 10 calon yang lolos karena pada dasarnya beberapa diantaranya kerabat dekat panitia tim seleksi calon anggota KPU Belu. Vinansius Bian Seran adalah adik kandung dari tim seleksi atas nama Bernando Seran dan Maria Timo adalah tanta kandung dari ketua tim seleksi Manuel Makaraek. Ini sangat jelas ada muatan KKN di dalam perekrutan calon anggota KPU Belu," tegasnya.


Hermelinda juga menyampaikan apa yang dialaminya ketika diwawancarai penguji keempat atas nama Bernando Seran. Materi yang ditanyakan, kata Hermelinda, bukan menyangkut mekanisme layaknya seorang penguji seputar UU Pemilu atau kegiatan KPU, melainkan soal mengapa tidak mendukung paket Brita.

"Materi yang ditanyakan kepada saya mengapa Anda tidak mendukung paket Brita. Selain itu mempertanyakan masalah yang menyangkut keluarga, khususnya ketidakterlibatan saya dalam pesta nikah anak dari Ketua Golkar Belu pada tanggal 29 September 2007. Hal yang sama juga ditanyakan ketua tim seleksi. Bahkan yang lebih fatal, tiga hari sebelum tes wawancara, Bernando Seran menelepon Pak Anton Nahak, kakak ipar saya, menanyakan mengapa saya tidak mendukung paket Brita. Kami tim seleksi calon anggota KPU semuanya orang Brita," tutur Hermelinda.

Hermelinda menyatakan keheranannya, apa hubungan antara perekrutan calon anggota KPU dengan urusan keluarga ataupun urusan politik. Ini berarti, jelas Hermelinda, ada tendensi atau muatan lain agar dirinya tidak diloloskan.

"Jika saya tidak lolos hanya karena tidak bisa menjawab pertanyaan penguji menyangkut materi sekitar UU dan KPU, tentunnya saya dengan bangga menerima hasil keputusan tes, tetapi karena pertanyaan-pertanyaan seperti tidak mendukung paket Brita dan tidak menghadiri pesta nikah, maka ini mengundang pertanyaan," ujar aktivis LSM ini.

Hermelinda mengusulkan kepada KPU NTT agar melihat secara jeli kondisi riil yang ada saat seleksi calon anggota KPU Belu karena sesungguhnya masih terjadi praktik kolusi yang sangat kental dan merugikan pihak lain.

Selain itu, 10 orang yang akan dites lagi di Kupang supaya benar-benar di-review kemampuannya, apakah pantas menjadi anggota KPU hasil seleksi yang jujur atau karena keluarga atau karena keterkaitan dengan urusan politik.

Secara terpisah, anggota tim seleksi, Johanes Bernando Seran, S.H, M.Hum mengatakan, tim seleksi sudah bekerja sesuai prosedur, regulasi dan otoritas yang melekat pada tim. Oleh karena itu, putusan yang telah diambil tim bersifat final dan mengikat semua pihak.

Bernando mengatakan, menurut hukum administrasi negara, putusan tim berkarakter einmalig, artinya sekali dan selesai untuk dilaksanakan, bersifat final.

"Apabila ada calon yang merasa tidak puas, silakan menempuh jalur lain dan silakan mencari tim penguji lain yang lebih berkualitas sehingga bisa meloloskan yang bersangkutan menjadi anggota KPU," kata Bernando yang dihubungi ke handphone-nya. (yon)

Pos Kupang edisi Selasa, 16 September 2008 halaman 8
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes