Simpati Berantas Korupsi di Alor

KALABAHI, PK -- Calon Bupati dan Wakil Bupati Alor, Drs. Simeon Pally dan Drs. Yusran Tahir (paket Simpati) akan menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, termasuk memberantas korupsi dalam waktu 100 hari kerja. Hal itu dilakukan jika paket Simpati dipercayakan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Alor lima tahun ke depan (2009-2014).

Simeon Pally mengatakan hal ini ketika berkampanye di lapangan mini Kota Kalabahi, Sabtu (25/10/2008) sore. Dalam kampanye yang dihadiri pendukung dan simpatisan berjumlah ribuan, Simeon Pally didampingi Yusran Tahir dan sejumlah jurkam yang adalah pengurus partai pendukung, baik tingkat propinsi maupun kabupaten.

Pally menilai rakyat Alor sudah mahir berdemokrasi. Hal itu ditandai dengan banyaknya massa yang hadir dalam kampanye paket Simpati. Pilkada yang merupakan bagian dari demokrasi ini pada intinya berada di tangan rakyat.

Pally mengungkapkan, kalau terpilih sebagai bupati dan wabup Alor, paket Simpati akan melaksanakan visi dan misi, serta program kerja yang telah disusun. Paket Simpati bertekad menjadikan rakyat Alor sejahtera, berkecukupan dalam kehidupan, baik jasmani maupun rohani.

Sedangkan untuk misi paket Simpati, demikian Pally, melaksanakan tugas dengan Tri Krida yakni perbaikan pemerintahan, peningkatan SDM, dan pemberdayaan ekonomi.
Untuk bidang pemerintahan, dalam 100 hari kerja nanti, Pally akan menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, antara lain dengan memberantas korupsi, karena korupsi menyengsarakan rakyat.

Untuk menjaga wibawa pemerintah, diusahakan agar tidak terjadi perbuatan amoral. Selain itu, Pally bertekad menciptakan pemerintahan yang demokratis dan terbuka, serta menempatkan personel sesuai keahliannya, dan akan melakukan pemekaran wilayah mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
Hal menarik lainnya di bidang pemerintahan yang disampaikan Pally adalah memperhatikan kesejahteraan aparat desa. Ketua RT dan RW serta Linmas akan diberi gaji. Demikian pula kepala desa, bila pensiun akan diberi pesangon.

Untuk bidang peningkatan SDM, tandas Pally, Kabupaten Alor masih menempati ranking 16 di NTT untuk tingkat kelulusan ujian nasional (UN). Paket Simpati akan mengembalikan kehormatan bidang pendidikan di kabupaten ini. Guru-guru di daerah terpencil akan diberikan insentif dan biaya perjalanan dinas. Untuk mutasi guru pun akan disediakan anggaran dari APBD II sehingga tidak harus mengeluarkan dana pribadi. Pally juga berjanji akan membuka sejumlah unit sekolah baru.

Di bidang kesehatan, Pally akan memperhatikan secara khusus tenaga medis yang bertugas di pedesaan. Juga akan melobi tenaga dokter umum maupun spesialis PNS dari pusat untuk ditempatkan di Alor. Kepada dokter-dokter yang bersedia tugas di Alor, akan disiapkan rumah dan kendaraan dinas.

Masalah kesehatan lainnya yang menjadi perhatian, kata Pally, meliputi pemenuhan kebutuhan air bersih, masalah lingkungan dan perumahan.

Untuk bidang pemberdayaan ekonomi, Pally menekankan komitmen paket Simpati untuk menaikkan harga komoditi dan menjaga kestabilan harga. (oma)

Pos Kupang edisi Senin, 27 Oktober 2008 halaman 8, http://www.pos-kupang.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes