Bangun Nagekeo Melalui Tiga Pilar

MBAY, PK -- Paket Oke (dr. Johanes don Bosco Do, Mkes- Drs. Theofilus Woghe) yang dijagokan PDIP dalam Pilkada Nagekeo, menyatakan akan membangun Nagekeo melalui tiga pilar utama.

Tiga pilar utama itu adalah pertama, membangun bersama masyarakat adat, tokoh agama, LSM dan lembaga pendidikan. Kedua, membangun bersama pelaku usaha dan pebisnis. Ketiga, pemerintah dan birokrasi perlu menjaga keseimbangan dan tidak memihak dalam melaksanakan tugas.

Demikian disampaikan Cabup Don Bosco Do dan Cawabup Woghe saat berkampanye di depan warga Rendu di Desa Tengatiba, Kecamatan Aesesa Selatan, Jumat (1/8/2008) siang.
Ditegaskan bahwa pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan serta peningkatan ekonomi masyarakat melalui koperasi menjadi sektor prioritsas.

Woghe mengajak masyarakat Rendu agar pada tanggal 11 Agustus 2008 mencoblos Paket Nomor IV.
"Agenda pokok yang akan kami lakukan yakni membangun Nagekeo dari desa. PPL di Nagekeo harus ditempatkan di desa dan kelurahan dan gajinya diperhatikan. Ekonomi rakyat perlu ditingkatkan dengan membuka pasar di desa," tegas Woghe.

Dikatakan Woghe, jika terpilih mereka akan membangun SMK di Aesesaa Selatan dan membuka perguruan tinggi negeri di Mbay.

Cabup Nagekeo, dokter Don mengatakan, persoalan pembangunan selama ini kesalahannya ada pada pemimpin, bukan pada rakyat karena pemimpin yang mempunyau kekuasaan dan kewenangan.

Ketua Tim Pemenangan Paket Oke, Gaspar Batu Bata mengatakan, Paket Oke akan memperhatikan masalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi di Nagekeo dan ia meminta masyarakat Nagekeo menjatuhkan pilihan pada Paket Nomor 4, Don-Theo.

Pantauan Pos Kupang, kampanye Paket Oke dimeriahkan tarian ja'i. Paket Oke bersama warga Rendu menari ja'i di depan warga Rendu yang memadati arena kampanye. (ris)

Pos Kupang edisi 2 Agustus 2008, halaman 1
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes