Korban Nameng Tertimbun Material Setebal 5 Meter

SIAU, TRIBUN - Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, Pemkab Sitaro dan masyarakat telah berhasil mengidentifikasi posisi para korban banjir bandang di Desa Nameng Kecamatan Siau Barat Utara (Sibaru), Kabupaten Sitaro, Kamis (30/1/2014). Diperkirakan 31 korban tertimbun material batu setebal kira-kira 5 meter di kedalaman lebih dari 20 meter di dasar laut.

"Diperkirakan perahu itu terbalik dan menutupi penumpang (para korban). Lalu dalam posisi itu, ada material tanah keras, kayu dan batu tertimbun  di atasnya dengan ketebalan sekitar 5 meter di di kedalaman lebih dari 20 meter di dasar laut. Jelas evakuasi sangat sulit," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sitaro, Gandha Mulalinda, Kamis (30/1).

Menurut Gandha sejumlah keluarga korban sudah menemui pemerintah setempat menyatakan pasrah jika memang kondisinya demikian. " Jika hingga hari terakhir batas rencana pencarian belum juga ditemukan, maka sesuai kesepakatan bersama dengan keluarga korban akan dilaksanakan ibadah di tempat kejadian," tuturnya.

Senada diutarakan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Sitaro James Marthin. Disebutkannya, batas pencarian yang disepakati keluarga adalah tiga hari. Hari  ini sebelum jam 1 siang akan dilakukan ibadah pemakaman di lokasi kejadian dihadiri keluarga korban, masyarakat dan Bupati Sitaro Tony Supit serta jajarannya.

Menurut James, keluarga korban sudah ikhlaskan bahwa mereka yang hilang telah terkubur di dasar laut di perairan Desa Nameng. "Mereka sudah terkubur di bawah laut karena memang faktanya seperti itu. Keluarga korban sudah pasrah," ujarnya. James menuturkan sambutan Bupati Sitaro Tony Supit untuk ibadah pemacakam itu  sudah disiapkan. "Sebelum jam satu siang besok (hari ini) ibadah pemakaman akan dilakukan bersama-sama di lokasi bencana," katanya.

Dihubungi Kamis (30/1), Kapolres Sangihe, AKBP Sumitro mengakui pencarian serta proses evakuasi korban belum membuahkan hasil.  "Belum dapat. Kami masih berupaya," kata  Sumitro. Diakuinya,  pencarian masih berlanjut hari ini,  Jumat (31/1). Ia menjelaskan, tim sudah menurunkan penyelam dari Pol Air,  TNI AL dan Basarnas serta warga setempat.

Agenda hari ini, kata kapolres, tim  gabungan bersama masyarakat akan melakukan tabur bunga di lokasi kejadian dan doa bersama.  "Mudah-mudahan ada hasil setelah acara tabur bunga dan doa bersama," kata. Saat ditanya apakah tim penyelam harus ditambah, Sumitro mengatakan personel yang ada sudah cukup.

Kalau  ditambah, belum bisa menjadi patokan bisa berhasil karena cuaca yang tidak bersahabat serta medan berat. "Ombaknya sangat kuat. Biar diturunkan 2.000 orang belum tentu mendapatkan hasil maksimal. Kita berharap saja setelah tabur bunga dan doa bersama ada hasil," tuturnya. Sampai kapan pencarian dilakukan? "Itu tergantung keputusan dari tim. Tapi walaupun pencarian dihentikan, kami akan memonitor terus. Bisa saja waktu pencarian dihentikan lalu tiba-tiba ada penemuan mayat," demikian Sumitro.

Seperti diwartakan sebelumnya,  Sabtu (25/1) pagi,  puluhan warga Desa Nameng, Siau turun dari kampung mereka menuju dermaga di pantai antara Desa Nameng dan Bukide. Mereka hendak ke Pasar Ulu Siau menggunakan perahu motor. Sekitar pukul 09.00 Wita saat ABK perahu masih menunggu kedatangan seorang penumpang, hujan turun di wilayah itu disertai angin kencang.

Menurut saksi mata, angin puting beliung yang datang tiba-tiba membuat air laut seperti terangkat ke atas lalu terhempas di atas sela-sela lereng perkampungan di pantai itu. Air kembali tercurah dari lereng ke arah laut, berubah seperti banjir bandang yang menghantam perahu di pantai. Perahu terguling, tercabik-cabik. Para penumpang diterjang air bah bercampur material  batu, pasir dan kayu. Sebagian besar penumpang terhempas ke laut dan sebagian tertimbun material longsoran dari perkampungan. Hingga kini baru tiga korban tewas yang ditemukan.(dit/kev)

Sumber: Tribun Manado 31 Januari 2014 hal 1
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes