Rumah Susun Sewa

RUMAH Susun Sewa yang berada di Kelurahan Tingkulu itu mangkrak. Sudah beberapa tahun, dengan alasan ada masalah administrasi, rumah bertingkat itu belum juga dihuni.

Padahal ketika bencana longsor melanda Kota Manado pada Februari 2013 silam, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menjanjikan memboyong warga yang tinggal di daerah rawan longsor masuk ke rumah susun itu.

Namun hingga bencana kembali datang, kali ini berupa banjir bandang yang menyapu ratusan rumah warga pada 15 Januari lalu, rumah susun itu tetap sepi tanpa penghuni.

Dan pada Selasa (3/2), Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut kembali menjanjikan rumah susun sewa di Kelurahan Tingkulu bisa segera ditempati warga yang menjadi korban bencana.

Warga korban bencana, utamanya yang kehilangan rumah memang harus segera ditempatkan di lokasi yang lebih baik dibanding kamp pengungsian.

"Rusunawa sudah akan digunakan warga. Saya sudah mengarahkan camat, untuk wilayah wanea dan sebagian Tikala segera yang hilang rumahnya diajak apakah mau pindah. Semua yang di Ranotana Weru hampir 70 rumah (hanyut) itu," kata Wali Kota GS Vicky Lumentut dalam sebuah wawancara dengan Tribun Manado, kemarin.

Karena sifatnya sewa, untuk 6 bulan ke depan Wali Kota menjanjikan gratis. Sesudahnya baru akan dipungut biaya sewa antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.

Selain mengatasi masalah korban banjir yang kehilangan rumah dengan rumah susun sewa, pemerintah juga menyediakan alternatif pemberian ganti rugi tunai rumah rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 35 juta dan rusak ringan Rp 25 juta.

Kemudian ada bantuan biaya sewa rusunawa, dan dibangunkan rumah di tanah yang disiapkan Pemerintah Provinsi Sulut. Lokasinya di Pandu atau Kalasey.

Data yang dibutuhkan haru by name, by address, dan by foto.

Untuk itu, Pemerintah Kota Manado harus cepat menyusun data secara akurat sehingga persoalan korban banjir segera terselesaikan.

Butuh tenaga dan pikiran ekstra serta pengorbanan waktu para pemimpin pengambil kebijakan. (*)

Sumber Tribun Manado: 4 Februari 2014

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes