Manado Bangkit

RABU, hari ke-15 di tahun 2014 benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Sulawesi Utara, terlebih Kota Manado. Banjir bandang dan longsor menghantam Bumi Nyiur Melambai tanpa ampun. Belasan orang tewas, puluhan orang hilang.

Di sisi harta benda, ratusan sepeda motor dan mobil hanyut, tertimbun longsor dan rusak parah. Sementara ribuan rumah rusak, puluhan hanyut. Sekitar 40.000 kepala keluarga mengungsi.

Sungguh mengerikan. Bayi dan anak-anak terjebak belasan jam di lantai atas rumah dan bahkan di atap tanpa penerangan dan makanan. Bersyukur pada Kamis (16/1) dan Jumat (17/1), mereka sudah berhasil dievakuasi.

Cerita pilu datang dari berbagai sudut Sulawesi Utara. Kesedihan mengemuka karena harus kehilangan sanak famili, tetangga, teman dan merelakan harta benda yang selama ini dimiliki untuk menjalani kehidupan. Hanya dalam sekejap, semuanya hilang.

Kita semua harus mengerahkan segala potensi untuk kembali membangkitkan korban bencana. Apa yang kita miliki harus dikerahkan, sekalipun itu bukan dalam bentuk materi. Tenaga pun jadi.

Kita bersyukur, masih banyak orang yang mau bahu-membahu membantu korban. Mengerahkan apa yang dimiliki. Kita juga bangga memiliki Tim SAR, TNI dan Polri yang tak kenal lelah melakukan evakuasi.

Uluran tangan dari para pengusaha untuk menyisihkan sebagian dari rezeki demi dibagi kepada korban turut membantu. Dan kita harapkan semua turun bersama, tanpa harus dikomando untuk memberikan bantuan kepada mereka.

Kita mulai bisa tersenyum ketika melihat para korban banjir pulang ke rumah dan penuh semangat membersihkan rumahnya yang porak-poranda dan penuh lumpur. Mereka ini butuh bantuan peralatan kebersihan, butuh pakaian, termasuk pakaian dalam dan selimut, tentu selain makanan dan minuman yang menjadi utama.

Untuk itu, mari kita dorong demi membangkitkan semangat hidup para korban. Semoga saja tak ada lagi bencana. Namun demikian kita tetap harus waspada menghadapi cuaca ekstrem ini.
Kemudian kita berharap tidak ada lagi orang yang membuat isu-isu menyesatkan termasuk tsunami. Pemerintah harus proaktif memberikan tanggapan atas hoax yang disebar orang tak bertanggung jawab. Semoga kita semua dilindungi Tuhan. (*)

Sumber Tribun Manado: 18 Januari 2014
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes